Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profil Zhong Shanshan, 'Lone Wolf' yang Jadi Orang Terkaya di Asia

Pengusaha asal China Zhong Shanshan menjadi orang terkaya keenam di dunia tanpa investasi di bidang unggulan seperti teknologi informasi, mobil listrik atau perdagangan terorganisir.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  15:09 WIB
Zhong Shanshan, 'Lone Wolf' yang Jadi Orang Terkaya di Asia. - Web24
Zhong Shanshan, 'Lone Wolf' yang Jadi Orang Terkaya di Asia. - Web24

Bisnis.com, JAKARTA -- Chairman perusahaan air minum kemasan China Nongfu Spring, Zhong Shansan, didapuk sebagai orang terkaya keenam di dunia menurut Bloomberg Billionaires Index.

Zhong mengalahkan miliarder sukses lainnya seperti Warren Buffet, pendiri Google Larry Page, dan mantan pemilik Microsoft Corp. Steve Ballmer.

Dilansir melalui Entrepreneur, Senin (11/1/2021), Zhong menjadi pembicaraan utama sepanjang pekan lalu setelah menggeser seorang miliarder asal India, Mukesh Ambani, dari posisi teratas orang terkaya di Asia.

Menjadi orang keenam terkaya di dunia tanpa investasi di sektor unggulan sepanjang abad ini seperti teknologi informasi, mobil listrik atau perdagangan terorganisir seperti tidak mungkin.

Zhong memulai kariernya sebagai kuli bangunan, kemudian terjun ke dunia jurnalistik, dan juga bertani jamur, sebelum menjadi pengusaha.

Ini adalah kedua kalinya seseorang berkebangsaan China berada di sepuluh besar ekonomi Bloomberg Billionaires Index setelah Wang Jianlin berada di peringkat kedelapan pada tahun 2015.

Lahir di kota Hangzhou, Zhong berhenti sekolah dasar selama revolusi budaya di China. Dia dikenal sebagai 'lone wolf' karena menjauhkan diri dari politik, tidak terlibat dengan klan kaya lain dan tertarik pada bisnis, sangat berbeda dengan pengusaha China lainnya.

Zhong, 66 tahun, yang sering digambarkan sebagai pria yang dapat mengubah air menjadi emas, menyadari bahwa kekayaannya telah membengkak pada tahun 2020, seperti banyak pengusaha kaya lainnya, kecuali pendiri Alibaba, Jack Ma.

Dia adalah salah satu nama dengan pertumbuhan kekayaan tercepat dalam sejarah.

Zhong Shanshan Lone Wolf yang Jadi Orang Terkaya di Asia

Air menjadi salah satu bahan dasar penciptaan vaksin yang membantu empat kerabat Zhong menjadi jutawan. Adik perempuannya dan tiga saudara istrinya — semuanya memiliki 1,3 persen kepemilikan saham di Nongfu — bernilai US$1,3 miliar, menurut Bloomberg.

Meskipun Ambani pernah menjadi salah satu orang terkaya di dunia, saham Reliance Industries Ltd. miliknya mengalami stagnasi karena mereka berada di bawah tekanan untuk mewujudkan revolusi digital yang dijanjikan.

Pada saat yang sama, dalam dua hari perdagangan pertama tahun 2021, saham Nongfu naik 18 persen, naik lebih tinggi 200% sejak September tahun lalu.

Pada 2020, perusahaan farmasi miliknya, Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co, go public, dengan sahamnya naik lebih dari 2.500% sejak April tahun lalu.

Berkat lonjakan itu, Zhong kini berada di peringkat keenam Bloomberg Billionaires Index dengan kekayaan sebesar US$9,17 miliar.

Di posisi pertama CEO Amazon Jeff Bezos unggul dengan kekayaan sebesar US$188 miliar, disusul oleh CEO Tesla Elon Musk (US$176 miliar), pendiri Microsoft Bill Gates (US$131 miliar), serta chairman LVMH Bernard Arnault (US$113 miliar), dan Mark Zuckerberg pendiri Facebook. (US$103 miliar).

Zhong juga naik peringkat karena perusahaan teknologi China telah runtuh di tengah meningkatnya penjagaan pepemerintah.

Jack Ma, orang terkaya di Asia sebelum Ambani mengambil alih gelarnya tahun lalu, sekarang memiliki kekayaan bersih US$51,2 miliar, turun dari US$61,7 miliar pada Oktober karena rezim Alibaba-nya menghadapi pengawasan yang meningkat dari otoritas China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china asia amazon.com tokoh
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top