Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tiga Tantangan dan Realitas yang Dihadapi Pelaku Usaha Saat Pandemi

Penting bagi para pengusaha untuk ikut komunitas agar bisa mendapatkan berbagai informasi dan networking untuk pengembangan usaha.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 Februari 2021  |  16:29 WIB
Ilustrasi - Greenenterprise
Ilustrasi - Greenenterprise

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah memberi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. Namun di balik tantangan tersebut sebetulnya ada sebuah realita yang terkadang belum dipahami para pelaku usaha

Juanda Rovelim, Founder iCommunity & Kavlink Solusi Digital mengidentifikasi adanya tiga tantangan dan tiga realita yang dihadapi para pebisnis di masa pandemi yang dia dapatkan dari hasil survei kepada para pelaku usaha.

Tantangan pertama yang kerap dihadapi adalah masalah permodalan. Di masa pandemi ini, tak sedikit pelaku usaha yang kehabisan modal usaha atau harus menahan modalnya agar bisa tetap survive.

“Padahal jika Anda bertemu dengan para investor yang bisa memberikan bantuan pendanaan untuk pengembangan usaha maka tantangan tersebut bisa diatasi. Maka realitasnya Anda hanya belum bertemu dengan orang yang bisa menyediakan modal usaha,” tuturnya dalam Indonesia Retail dan F&B outlook 2021, Sabtu (28/2/2021) .

Tantang tersebut menurutnya bisa diatasi jika pelaku usaha tersebut bergabung di dalam komunitas. Karena biasanya di dalam komunitas tersebut banyak investor yang menawarkan modalnya, dan pelaku usaha bisa ikut serta dengan menyertakan proposal.

Tantangan kedua adalah seseorang ingin memulai usaha atau mengembangkan bisnisnya tetapi tidak memiliki pengalaman yang mumpuni. Juanda mengatakan bahwa realitas sebetulnya di balik tantangan tersebut adalah orang tersebut belum bertemu dengan orang yang tepat yang bisa dijadikan sebagai mentor.

“Di dalam komunitas, Anda bisa menemukan banyak sekali mentor dari pelaku usaha yang sudah sukses menjalankan usahanya. Jangan sungkan untuk meminta mentorship dari pengusaha-pengusaha sukses yang ada di dalam komunitas seperti Ibu Susanty Widjaya, CEO Bakmi Naga Resto yang sudah berpengalaman dalam berbisnis,” tuturnya.

Tantangan ketiga adalah seseorang ingin memulai usaha tetapi tidak memiliki produk unggulan. Realita dari tantangan ini sebetulnya hanyalah Anda belum menemukan partner yang tepat dapat menjalankan usaha dan menjual produk-produk unggulan.

“Kalau Anda belum memiliki produk maka Anda bisa mencari kemitraan atau lisensi dan ini paling mudah mendapatkannya di dalam komunitas atau asosiasi. Anda bisa menemukan produk yang sesuai dengan pasion Anda,” terangnya.

Sementara itu, Susanty Widjaya, CEO Bakmi Naga Resto membenarkan tiga tantangan dan tiga realitas yang dijabarkan oleh Juanda tersebut. Misalnya saja dalam hal permodalan saat ini banyak cara bagi pelaku usaha untuk mendapatkan akses permodalan apalagi tak sedikit angel investor maupun venture capital yang siap memberikan permodalan bagi pelaku usaha yang memiliki ide bisnis unik dan menarik.

Dia pun menyepakati pentingnya komunitas bagi para pengusaha sebab melalui komunitaslah seseorang bisa dengan mudah mendapatkan berbagai informasi dan networking untuk pengembangan usaha. “Networking itu sangat penting bagi pengusaha dan itu bisa didapatkan dari komunitas,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengusaha tips bisnis Virus Corona pandemi corona Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top