Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Neurafarm, Wirausaha Asal Indonesia Menangkan Program Kewirausahaan Internasional

Selain tim dari Indonesia, terdapat lima tim lainnya dari beberapa negara di Asia antara lain Canfem (India); Fempreneur Secrets (Singapura); Gabi (Hong Kong, Special Administrative Region of the People's Republic of China); International Changemaker Olympiad (India); dan Safewheel (Bangladesh).
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  07:55 WIB
Neurafarm
Neurafarm

Bisnis.com, JAKARTA - Neurafarm, tim kewirausahaan sosial dari Indonesia berhasil memenangkan program Global Young Social Entrepreneurs (YSE) Singapore International Foundation (SIF) dan meraih hadiah hingga S$20.000 dalam bentuk pendanaan awal untuk memulai atau mengembangkan ide bisnis sosial mereka.

Selain tim dari Indonesia, terdapat lima tim lainnya dari beberapa negara di Asia antara lain Canfem (India); Fempreneur Secrets (Singapura); Gabi (Hong Kong, Special Administrative Region of the People's Republic of China); International Changemaker Olympiad (India); dan Safewheel (Bangladesh).

Keenamnya dipilih berdasarkan dampak dan skalabilitas usaha sosial mereka, serta tingkat komitmen anggota tim.
SIF Governor dan Ketua Juri YSE 2020, Lian Wee Cheow, mencatat bahwa krisis COVID-19 telah meningkatkan kebutuhan wirausaha sosial untuk menangani masalah sosial.

Dia melihat banyak wirausaha muda yang mampu menciptakan perubahan sosial ke arah yang positif.

"Komitmen tim, bersama dengan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, memberi kami harapan bahwa bisnis mereka benar-benar dapat berkembang dengan baik," ujarnya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (30/3/2021).

Febi Ifdillah, Chief Executive Officer Neurafarm dari Indonesia, mengatakan bahwa dia dan timnya telah memperoleh keterampilan dan wawasan yang tak ternilai dari workshop dan bimbingan dari mentor yang telah mendukung di setiap langkahnya.

"Kami juga senang mendengar dari tim lain dan pelaku industri tentang bagaimana mereka melakukan pendekatan kewirausahaan sosial di pasar yang berbeda," ujarnya.

Dia juga melihat program ini memberi perspektif baru, dan berharap dapat terus terlibat dengan jaringan YSE internasional setelah program ini berakhir.

Ms Fung Ka Yan, Director Gabi dari Hong Kong mengatakan sangat memuaskan menjadi bagian dari YSE bersama tim. "Kami sangat bersyukur telah memenangkan pendanaan, yang akan membantu kami mengembangkan bisnis kami untuk mempromosikan kesempatan pendidikan yang inklusif dan merata bagi semua orang," tuturnya.

Sementara itu, YSE Pitching for Change, SIF Chairman Ambassador Ong Keng Yong mengatakan selama delapan bulan program YSE, para pembuat perubahan muda kami telah mewujudkan semangat ketahanan saat menavigasi tantangan di dunia nyata.

“Kami bangga mendukung mereka dalam mewujudkan impian kewirausahaan sosial mereka menjadi realitas. Pertumbuhan program YSE selama 11 tahun terakhir ini adalah sebuah bukti nilai dalam menyatukan komunitas dunia untuk berkolaborasi dan mempengaruhi perubahan positif sistemik untuk dunia yang lebih baik," terangnya.

YSE Global berupaya untuk menginspirasi, melengkapi, dan memungkinkan kaum muda dari berbagai negara untuk memulai atau mengembangkan usaha sosial mereka.

Sejak 2010, program ini telah membina lebih dari 1.200 alumni di 39 negara dan membangun jaringan 577 wirausaha sosial di seluruh dunia.  Program YSE kali ini merupakan yang pertama dalam 11 tahun sejarah yang dijalankan sepenuhnya secara online.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wirausaha entrepreneur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top