Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Subsidi Ongkir Harbolnas Masih Digodok Pemerintah

Apalagi untuk menaikkan tingkat konsumsi masyarakat melalui ecommerce. “Kami tentu mendukung usaha pemerintah mendorong kemajuan industri (e-commerce). Harapannya, ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Astri dalam keterangan tertulisnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2021  |  16:28 WIB
Ilustrasi belanja online - Antara
Ilustrasi belanja online - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -Sejumlah ecommerce mendukung upaya peningkatan daya beli masyarakat yang dilakukan pemerintah.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengapresiasi upaya pemerintah menyokong daya beli masyarakat.

Apalagi untuk menaikkan tingkat konsumsi masyarakat melalui ecommerce. “Kami tentu mendukung usaha pemerintah mendorong kemajuan industri (e-commerce). Harapannya, ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Astri dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan Tokopedia juga tengah mempelajari dampaknya pada bisnis perusahaan. Mereka sudah menyiapkan berbagai produk serta program untuk memeriahkan musim belanja online saat jelang Lebaran nanti.

Sementara itu, Head of Category Management Bukalapak Ruth Retno Dewi sudah mengambil ancang-ancang menyambut momen puncak belanja online nasional jelang Lebaran. Salah satunya, menyelenggarakan program utama, yakni Pilihan Jagoan Di Ramadan.

“Kami siapkan berbagai barang kebutuhan rumah tangga, hobi dan otomotif serta barangbarang lainnya yang dibutuhkan untuk Ramadan dan Lebaran,” ujar Retno.

Bukalapak juga bakal berlakukan beragam penawaran menarik, seperti Cashback hingga Rp 1 juta dan Gratis Ongkir di program Pilihan Jagoan Di Ramadan. Retno optimistis, transaksi akan meningkat jelang Lebaran dibandingkan waktu sebelumnya. Pihaknya juga sudah mengantisipasi momen puncak belanja online.

“Jelang Lebaran, transaksi online cenderung meningkat. Kami tetap fokus menciptakan pengalaman transaksi yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna,” kata Retno.

Sementara itu, Pemerintah masih menggodok mekanisme pemberian subsidi biaya pengiriman atau ongkos kirim (ongkir) dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada Ramadan 2021.

“Pemerintah sedang mempersiapkan kegiatan kegiatan yang sejalan dengan (insentif) yang diberikan kepada industri otomotif maupun properti. Ini sedang dikaji secara lebih dalam dan dalam waktu singkat akan diumumkan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip dari Antara.

Menko Airlangga menuturkan pemerintah telah mempersiapkan sejumlah paket kebijakan dan telah membahas mengenai subsidi ongkos kirim dengan sejumlah platform.

“Pada prinsipnya para platform juga ingin berkontribusi jadi intinya para platform juga akan menanggung daripada ongkos kirim dan ini sedang dipersiapkan dengan Menteri Perdagangan,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Airlangga Hartarto mengatakan, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako dan THR diyakini bisa membantu pertumbuhan ekonomi.

Menurut Airlangga, kasus Covid-19 yang sekarang makin terkendali mesti diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi. THR juga akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri. THR dan Gaji ke-13 bisa mendorong konsumsi masyarakat.

Program-program Kementerian Koordinator Perekonomian nantinya bersinergi dengan THR swasta untuk meningkatkan daya beli. Diharapkan ekonomi bisa kembali ke level pertumbuhan pra Covid-19 sebesar 5 persen pada akhir tahun. Karena itu, ekonomi perlu tumbuh 6,7 persen di triwulan II-2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi harbolnas

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top