Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mamabucakes dan Rahasia Sukses Maharani dari Hobi Sampingan

Mamabucakes tak hanya menawarkan kue kering saja, tetapi berkembang juga dengan aneka sajian pencuci mulut Redvelvet Royale Cheese, dan Savory Bread.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  08:00 WIB
Andi Maharani, pemilik label Mamabucakes.  - Mamabucakes
Andi Maharani, pemilik label Mamabucakes. - Mamabucakes

Bisnis.com, JAKARTA - Mendapatkan penghasilan dari hobi merupakan suatu kepuasan tersendiri.

Begitu pula yang dirasakan oleh Andi Maharani pemilik label Mamabucakes yang bisa menjual 30 toples kue kering dan 30 loyang Redvelvet Royale Cheese dalam setiap pekan.

Dari hobi dan bakat membuat kue kering, Andi konsisten membuat produk yang disukai pelanggan.

Penghasilannya tersebut bahkan bisa membantu perekonomian keluarga yang sedang tidak kondusif karena pekerjaan suami yang sempat alami keadaan tidak baik.

Andi mengatakan awalnya tak menyangka apabila usahanya akan berkembang seperti saat ini. Bahkan dalam dua bulan terakhir, penjualan Savory Bread buatannya mencapai 450 kotak, padahal harga yang ditawarkan cukup merogoh kocek dalam yaitu Rp95.000 per kotak.

Wanita dengan tiga orang putra tersebut awalnya sekadar hobi sampingan saja sambil bekerja di salah satu bank kenamaan Indonesia. Ia juga mengaku sama sekali tak ada latarbelakang pendidikan kuliner.

"Saya lulusan psikologi pada 2007, lalu langsung kerja di bank. Dan setelah tiga tahun kerja, saya menikah dan sulit mencari pekerjaan baru yang jadwalnya cocok bagi ibu berkeluarga. Dari sana saya lanjutkan mengikuti permintaan teman-teman yang ingin dibuatkan kue karena memang saya menyukai membuat kue," katanya pada Bisnis, Kamis (20/5/2021).

Meskipun belum memiliki nama, pada 2010 Andi tetap menjajakan kue buatannya mengikuti pesanan yang diterimanya.

Akhirnya, dari mulut ke mulut kue kering buatannya mulai banyak dikenal pasar. Namun ia sama sekali belum punya nama untuk prodaknya. Bahkan, ia juga menerima pesanan kue ulang tahun.

Pada 2013, ia menerima orderan 200 toples dari salah satu perusahaan. Dari sana, Andi yang belum memiliki nama untuk prodaknya mulai melabeli kuenya dengan nama Maharani.

Namun, nama tersebut hanya bertahan sebentar karena pada 2014 berganti menjadi Mamabucakes.

"Nama Maharani itu banyak yang komentar pasaran. Akhirnya digantikan dengan Mamabucakes. Ide nama tersebut muncul karena anak pertama saya yang saat ini memanggil saya mamabu. Setelah diskusi dengan suami akhirnya dipakai nama itu," kenang Andi.

Setelah merintis usaha kue lebih dari 10 tahun, untuk sampai di titik saat ini Andi telah banyak mengalami berbagai jatuh bangun dalam menjalankannya.

Apalagi, saat memulai usahanya alat teknologi informasi yang digunakan masih terbatas. Ia masih menggunakan metode SMS untuk mempromosikan kue kering buatannya.

Namun karena Andi selalu mengutamakan kualitas rasa, kebersihan dan tampilan produknya, maka promosi dari mulut ke mulut sangat membantunya.

Sejak awal, di luar menerima pesanan pribadi, Mamabucakes menggunakan metode preorder untuk menarik pembeli.

Kini tak hanya aneka kue kering saja, Mamabucakes juga menyajikan aneka sajian pencuci mulut, Redvelvet Royale Cheese, dan Savory Bread.

Menurut Andi, untuk menjadi pengusaha sukses tak hanya modal yang besar saja. Namun bagaimana cara pelaku usaha kreatif dan bijak dalam menjalankan usaha tersebut.

Saat pandemi menerjang, Andi justru memanfaatkan hal tersebut untuk lebih kreatif dengan membuat produknya lebih kecil dari ukuran sebelumnya. Dengan begitu harga tak ia naikkan, justru dikurangi untuk tetap dapat dijangkau pembeli.

Dalam menjalankan Mamabucakes, ia mengaku tidak pernah tergesa-gesa dan berambisi tinggi. Semuanya dilakukan perlahan namun konsisten. Ia selalu menikmati prosesnya.

"Beruntunglah saya memiliki suami dan anak yang memahami saya. Dan untuk jadi enterterpreneur penting sekali untuk jangan pernah sombong dan selalu bersyukur," tutup Andi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kue kering makanan olahan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top