Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin jadi Wirausaha Sukses? Tinggalkan 5 Kebiasaan Buruk Ini

Menjadi wirausaha sukses merupakan impian dari semua pemilik lini bisnis. Namun, berharap dan bermimpi tak akan mengubah apapun apabila tanpa pergerakan. Perlu ada perubahan substansial dalam kehidupan sehari-hari dari pelaku usaha untuk mencapai kesuksesan.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 20 Mei 2021  |  14:36 WIB
Main ponsel sebelum tidur. Jika hiburan tidak menambah pertumbuhan sebagai pengusaha, Anda mungkin harus mempertimbangkan kembali kebutuhan tersebut dalam hidup Anda.  - Boldsky
Main ponsel sebelum tidur. Jika hiburan tidak menambah pertumbuhan sebagai pengusaha, Anda mungkin harus mempertimbangkan kembali kebutuhan tersebut dalam hidup Anda. - Boldsky

Bisnis.com, JAKARTA - Menjadi wirausaha sukses merupakan impian dari semua pemilik lini bisnis. Namun, berharap dan bermimpi tak akan mengubah apapun apabila tanpa pergerakan. Perlu ada perubahan substansial dalam kehidupan sehari-hari dari pelaku usaha untuk mencapai kesuksesan.

Hal paling dasar yang perlu dilakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses adalah berkomitmen untuk mengubah hidup dan melepaskan kebiasaan buruk. Melansir entrepreneur, Kamis (20/5/2021), berikut adalah lima kebiasaan buruk wirausaha yang perlu ditinggal.

1. Berfokus Tuntutan Bukan Kesehatan

Sangat mudah untuk terseret ke dalam mentalitas hiruk pikuk saat mencoba membangun bisnis. Mendengarkan kisah beberapa pemimpin dalam mengelola sektor wirausaha atau startup, membuat Anda akan berpikir bahwa harus terus berada dalam mode hiruk-pikuk untuk menjadi seorang pengusaha sukses.

Akan Tetapi, Anda jauh lebih baik memfokuskan pada aktivitas yang meningkatkan kesehatan daripada memusatkan energi mental pada kebutuhan untuk selalu terburu-buru.

Kerjakan kebiasaan makan yang sehat, kebiasaan olahraga yang sehat dan kebiasaan meditasi meremajakan. Dengan begitu Anda akan menjadi pengusaha yang jauh lebih bahagia dalam jangka panjang.

2. Meromantisasi Bukannya Bekerja Sama

Seperti banyak pengusaha yang merasa mereka selalu perlu terburu-buru, begitu pula banyak pengusaha yang ingin fokus pada romansa kewirausahaan. Sangat mudah untuk tergiring dari bacaan artikel yang mengidealkan konsep kewirausahaan dan pembangunan perusahaan.

Daripada menghabiskan waktu untuk mengembangkan ide menjadi seorang pengusaha, mengapa tidak mulai langsung bekerja untuk menjadi seorang pengusaha.

3. Buang Waktu di Media Sosial

Banyak pengusaha berpikir mereka perlu memantau media sosial secara berkelanjutan jika mereka ingin bisnis sukses. Mereka merasa perlu melacak pesaing, memantau tren pasar, dan mencari tahu berita terbaru di sektor bisnis dan startup.

Sebenarnya, jika menghabiskan banyak waktu di media sosial membuat Anda tidak mengerjakan bisnis tersebut. Otomatiskan sebagian besar pemantauan dan unggahan media sosial Anda, sehingga sebagian besar hari kerja didedikasikan untuk mengembangkan perusahaan.

Media sosial memang memiliki tempat spesial dalam perkembangan bisnis. Namun, hal itu seharusnya tidak menghabiskan sebagian besar waktu Anda bila menginginkan berkembangnya bisnis.

4. Terlalu Banyak Hiburan

Pikirkan tentang laba atas investasi hiburan Anda jika ingin menjadi pengusaha sukses. Apakah Anda menghabiskan waktu luang dengan menonton video Youtube atau berbaring di depan televisi? Apakah rutin bermain video game saat tidak bekerja di perusahaan?

Jika hiburan tidak menambah pertumbuhan sebagai pengusaha, Anda mungkin harus mempertimbangkan kembali kebutuhan tersebut dalam hidup Anda.

Tentu setiap orang perlu bersantai dan rileks, namun membaca buku lebih bagus untuk memperluas pandangan dunia atau menambah kecerdasan akan penggunaan waktu yang lebih baik.

5. Penundaan

Penundaan adalah kebiasaan buruk lainnya yang harus Anda tinggalkan jika ingin sukses jangka panjang . Jika terus-menerus menunda tugas tertentu, pertimbangkan apakah tugas tersebut harus didelegasikan ke asisten atau alat otomatis sebagai pengingat.

Ada berbagai macam alat otomatisasi seperti Workato, IFTTT, dan Zapier yang membuatnya sangat mudah untuk mengotomatiskan banyak tugas bisnis harian Anda.

Semakin cepat belajar bagaimana menghilangkan penundaan dari rutinitas, maka semakin cepat peluang untuk menjadi pengusaha yang lebih baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

entrepreneur nonton film
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top