Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gula Aren Diminati, Temanggung Galakkan Penanaman Pohon Enau

Gula aren memang kian populer setelah masyarakat tersadarkan kembali akan manfaat gula ini. Selain tidak berisiko menimbulkan penyakit seperti diabetes, gula merah ini juga memiliki segudang khasiat untuk kesehatan. Lantaran itu pula Temanggung menggalakkan penanaman pohon Enau alias Arenga pinnata.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  08:46 WIB
Ilustrasi - Petani mengambil air nira dari pohon aren.  - ANTARA
Ilustrasi - Petani mengambil air nira dari pohon aren. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggalakkan penanaman pohon aren di kawasan Gunung Sumbing, Sindoro, dan Gunung Prahu. Selain untuk konservasi alam, pohon aren memiliki nilai ekonomi tinggi, terutama sebagai sumber bahan baku gula merah yang kian digemarin.

Gula aren memang kian populer setelah masyarakat tersadarkan kembali akan manfaat gula ini. Selain tidak berisiko menimbulkan penyakit seperti diabetes, gula merah ini juga memiliki segudang khasiat untuk kesehatan. Lantaran itu pula Temanggung menggalakkan penanaman pohon Enau alias Arenga pinnata.

Gula aren memiliki indeks glikemik 35 atau separuh dari gula putih. Artinya peningkatan glukosa dalam darah akan lebih lambat dibandingkan dengan apabila mengonsumsi gula putih.

Oleh karena tanpa melalui proses pemurnian, gula aren kaya akan vitamin dan mineral, di antaranya vitamin B, kalsium, kalium, magnesium, zat besi, dan sodium. Bahkan, gula aren juga memiliki kalori rendah jadi sangat tepat untuk menurunkan berat badan secara efektif dan bisa mencegah timbulnya obesitas.

"Bagian dari pohon aren semuanya bernilai ekonomis, air nira sebagai bahan baku utama pembuatan gula merah/aren, buah diolah menjadi kolang kaling, ijuk sebagai bahan baku untuk sapu ijuk, dan daun diambil lidinya," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKLH) Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono, seperti dikutip Antara, Senin (31/5/2021).

Selain itu, pohon ini juga memiliki manfaat konservasi. Pohon aren merupakan salah satu tumbuhan penyeimbang ekosistem dan ekologi perdesaan. Fungsi pohon aren secara ekologis sebagai pengawet sumber daya alam terutama tanah. Akar serabut pohon aren sangat kokoh, dalam, dan tersebar sehingga memiliki fungsi penting bagi penahan erosi tanah.

"Selain manfaat konservasi terutama untuk penyerapan air, masyarakat nantinya dapat memanfaatkan dari sisi ekonominya sehingga dapat menambah penghasilan, misalnya gula aren bisa laku Rp15.000 hingga Rp18.000 per kilogram," katanya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggalakkan penanaman pohon aren dalam program sabuk gunung untuk konservasi pada lahan kritis di kawasan Gunung Sumbing, Sindoro, dan Gunung Prahu.

Selain pohon aren dalam program sabuk gunung juga menggalakkan penanaman pohon bambu dan beringin sebagai tanaman konservasi karena juga mampu menyerap air dan tahan lama.

Ia menyebutkan untuk mendukung program sabuk gunung tersebut disiapkan sekitar 220.000 bibit aren, bambu, dan beringin. "Dalam pengadaan bibit tersebut, kami bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan," katanya.

Penanaman bibit akan dilaksanakan pada Oktober dan November 2021 dengan perkiraan sudah mulai hujan sehingga tanaman mudah tumbuh. Ia menyampaikan selain menyiapkan bibit dari dana APBD Kabupaten Temanggung sekitar Rp2 miliar, pihaknya juga berupaya melakukan kerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) untuk penyediaan bibit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula kelapa Gula Aren
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top