Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kisah Rafi Putra Arriyan, CEO & Co-founder Flip.id, Layanan Transfer Gratis Antar Bank

Sebelumnya pada tahun keempat, Rafi pernah bekerja dalam salah satu platform crowdfunding di Indonesia yakni Kitabisa.com. Dari sini Rafi memperlajari berbagai hal hingga mendorongnya untuk menciptakan sesuatu yang bisa membantu orang banyak.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 21 September 2021  |  15:16 WIB
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Rafi Putra Arriyan, merupakan sosok dibalik aplikasi Flip.id yang menawarkan transfer antar bank secara gratis.

Flip.id merupakan platform untuk mengatasi masalah transfer antar bank tanpa biaya admin. Flip.id didirikan pada tahun 2015 dan kini telah diunduh lebih dari lima juta kali.

Rafi menjadi salah satu orang yang mengatasi permasalahan ini bersama dengan kedua temannya, yakni Ginanjar dan Lukman.

Dia mempelajari dari permasalahan sehari-hari yang dialaminya.

Pada awal mulanya, Rafi mengira bahwa dirinya akan menjadi seorang musisi dan tidak melanjutkan kuliah. Namun dikarenakan tuntutan oleh Ayahnya, akhirnya Rafi diijinkan untuk tetap mendalami hobinya yakni di bidang musik, namun harus tetap berkuliah.

Rafi kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia dalam ilmu komputer. Rafi kemudian mengikuti aktivitas marching band hingga akhirnya bertemu dengan temannya, yang kini juga menjadi pendiri dari Flip.id.

Bersama dengan temannya, Rafi sering mengikuti berbagai lomba dan mengerjakan proyek. Dari dana yang didapat dari hasil lomba, Rafi, Ginanjar dan Lukman menggunakan uang tersebut untuk membangun Flip.id.

Flip.id sendiri didirikan setelah mereka baru saja lulus menempuh pendidikannya di UI. Awalnya terdapat beberapa ‘godaan’ setelah lulus yakni adanya tawaran pekerjaan. Namun dikarenakan mencari tim yang sesuai adalah hal yang sulit, maka mereka berkomitmen untuk tetap membangun Flip.

“Buat cari tim kaya ini ngga gampang. Saat SMA, cari teman untuk band aja susah, apalagi untuk mencari tim kerja untuk jangka panjang” Ucapnya yang dikutip dari Youtube Young On Top (21/02/18).

Konsep dari Flip.id sendiri tidak langsung muncul saat lulus berkuliah. Konsep ini muncul ketika Rafi menemukan permasalahan untuk membayar hutang kepada temannya, namun cukup terganggu dengan biaya admin yang harus ia bayar dikarenakan berbedanya bank yang mereka pakai.

Dari permasalahan tersebut, akhirnya Rafi dan temannya berusaha untuk membuat sistem bagi mereka sendiri. Semakin lama, semakin banyak yang menggunakan sistem tersebut hingga akhirnya kini tercipta dari Flip.id.

Motivasi terbentuknya Flip.id

Sebelumnya pada tahun keempat, Rafi pernah bekerja dalam salah satu platform crowdfunding di Indonesia yakni Kitabisa.com. Dari sini Rafi memperlajari berbagai hal hingga mendorongnya untuk menciptakan sesuatu yang bisa membantu orang banyak.

“Saya belajar banyak hal dari membuat produk, membangun ide, membantu orang, marketing, dan lain sebagainya” Ucapnya yang dilansir dari Youtube TEDx Talks (30/08/16).

Dari hal tersebut, Rafi kemudian membangun Pushla, aplikasi untuk berdonasi dalam berbagai proyek sosial. Walaupun awalnya Pushla disambut dengan baik, Pushla kemudian tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Dengan bertanya pada mentor, Rafi menyadari bahwa Pushla tidak terlalu menyelesaikan permasalahan yang masyarakat butuhkan.

Dengan itu, maka Rafi, Ginanjar dan Lukman berhasil menjawab permasalahan masyarakat yakni pada biaya admin antar bank. Kini pengguna Flip lebih dari tiga juta pengguna, dan nilai transfer antar bank yang sudah dikirimkan Flip sejak Oktober 2016 telah mencapai Rp24 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top