Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Rahasia Taco Bell Sukses Jadi Top Franchise di Dunia

Taco Bell juga mempelajari jika Anda adalah merek yang normal, maka Anda juga akan menjadi tertinggal. Disrupsi dapat menjadi waktu yang cepat untuk maju.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 07 Januari 2022  |  18:48 WIB
Menu Taco Bell
Menu Taco Bell

Bisnis.com, JAKARTA - Franchise 500 dari Entrepreneur, mengumumkan bahwa Taco Bell menjadi top franchise di dunia untuk tahun kedua berturut-turut.

Taco Bell memiliki sejarah yang panjang dalam mendengarkan franchisee. Grup ini telah memiliki lebih dari 90 persen dari 7.000 lebih lokasi merek di seluruh dunia.

Meskipun industri waralaba pada umumnya sering menyukai keseragaman, Taco Bell memiliki filosofi yang agak berbeda. Selama makanan dan layanannya konsisten dengan merek, Taco Bell menerima ide apapun yang menghibur.

Alasan ini dikarenakan para waralaba lebih dekat dengan pelanggan mereka, dibandingkan dengan kantor pusat perusahaan. Untuk itu, pihak waralaba lebih melihat masalah terlebih dahulu dan dapat mengembangkan solusi yang dapat mengubah permainan, dan memanfaatkan apapun yang membuat menjadi unik.

Selain itu, selama masa pandemi, Taco Bell juga mempelajari jika Anda adalah merek yang normal, maka Anda juga akan menjadi tertinggal. Disrupsi dapat menjadi waktu yang cepat untuk maju. Perencanaan yang dirancang pada hari ini, akan dimanfaatkan pada tahun ini dan seterusnya.

1. Beralih ke Digital

Selain mendengar inovasi dari pihak franchisee, Taco Bell mendengar para konsumennya bahwa mereka ingin merek ini menjadi lebih digital dan lebih mobile. Para pelanggan kemudian menginginkan lebih banyak akses dan penghargaan loyalitas.

“Kami memiliki restoran makan di tempat yang cukup signifikan; kami memiliki drive-thru yang sangat tradisional. Kami tidak berada dalam bisnis pengiriman. Kami tidak memiliki program loyalitas.” Ucap Mark King, CEO Taco Bell.

Taco Bell kemudian merespons dengan cepat. Hal inilah yang mendorong pada konsep Go Mobile-nya, sebuah ide yang telah dikembangkan sebelum pandemi tetapi kemudian mulai diprioritaskan. Dengan ini, maka memiliki setidaknya satu jalur yang dikhususkan untuk pelanggan yang memesan terlebih dahulu di aplikasi seluler.

2. Mendengar penggemarnya

Selain itu, lebih dari merek restoran cepat saji lainnya, penggemar Taco Bell merasakan rasa kepemilikan atas menu. Hal ini menjadi penyebab perusahaan menghormati hasrat tersebut dengan program loyalitas Taco Bell Rewards baru untuk pengguna aplikasi.

3. Memperhatikan tren diet

Konsumen semakin tertarik pada makanan nabati, dan Taco Bell sedang bersiap untuk memenuhi permintaan itu dengan cara baru dan inventif.

Dahulu, Taco Bell telah menjadi tempat sambutan bagi para vegetarian sejak tahun 1960-an ketika orang-orang bisa mendapatkan kacang hitam tanpa daging, burrito keju, dan kentang. Pada Oktober 2015, Taco Bell bahkan menjadi merek Quick Serve Response's (QSR) pertama yang mencetak item menu bersertifikat American Vegetarian Association.

Kini, Taco Bell memiliki lebih dari 30 pilihan vegetarian atau vegan bersertifikat AVA, dan mengembangkan menu Veggie Cravings untuk pemesanan online.

4. Memikirkan dampak kemasan untuk lingkungan

Taco Bell tahu bahwa sebagian besar basis konsumennya mengkhawatirkan lingkungan. Hal ini menjadi penyebab mereka membuat semua kemasan yang dapat didaur ulang, dapat dibuat kompos, atau dapat digunakan kembali pada tahun 2025.

Sebelumnya, Taco Bell menghadapi permasalahan bahwa terdapat beberapa kemasan yang tidak dapat didaur ulang.

Pada April 2021, Taco Bell mengambil langkah untuk memecahkan masalah itu. Taco Bell menjadi merek QSR pertama yang bermitra dengan TerraCycle, sebuah perusahaan yang, antara lain, mengumpulkan limbah pasca konsumen yang tidak dapat didaur ulang dan mengubahnya menjadi bahan mentah.

5. Bermitra untuk di masa depan

“Jika Anda tahu sesuatu tentang sejarah kami, kami mengalami pasang surut. Banyak dari franchisee kami telah melalui puncak dan lembah itu. Mereka memilikinya dalam DNA mereka. Faktor paniknya lebih rendah.” Ucap Grams.

Tidak ada yang tahu secara pasti masa depan Taco Bell. Namun Mike Grams, Presiden Taco Bell dan COO global mengatakan bahwa perlunya pemahaman dan kemitraan yang perlu dilakukan bersama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner franchise
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top