Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Budidaya Ternak Lele, Modal dan Perkirakan Keuntungannya

Jika Anda tertarik untuk berusaha dalam budidaya ternak lele, maka terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  19:32 WIB
Suratman peternak ikan lele memberikan pakan ikan yang ia budidayakan di Bletengan, Copokosawit, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/9/2020).  - ANTARA
Suratman peternak ikan lele memberikan pakan ikan yang ia budidayakan di Bletengan, Copokosawit, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/9/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Budidaya ternak lele menjadi salah satu usaha yang banyak ditekuni oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini lantaran lele sering dikonsumsi oleh masyarakat, memiliki nutrisi dan vitamin, makanan yang juga dapat dikonsumsi setiap hari dan berpotensi mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.

Jika Anda tertarik untuk berusaha dalam budidaya ternak lele, maka terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Lalu, hal apa saja yang perlu Anda siapkan untuk budidaya ternak lele?

1. Persiapkan Kolam

Dalam membuat kolam, Anda dapat membangun dengan semen ataupun dengan terpal. Anda juga perlu memperhatikan mengenai kedalamannya agar ikan tidak kepanasan. Pastikan juga Anda memperhatikan untuk mengelola airnya.

Jangan lupa untuk membiarkan terlebih dahulu untuk pembentukan lumut. Hal ini membantu agar air menjadi tidak cepat keruh. Selanjutnya maka proses pembibitan dapat dilakukan.

Selain itu, pastikan jangan menggunakan air bekas limbah.

2. Proses pembibitan

Untuk menghasilkan ikan lele yang berkualitas, maka sebaiknya Anda juga memiliki pengetahuan dalam memilih bibit yang unggul.

Jika Anda masih pemula, Anda dapat mencoba untuk memilih bibit lele jenis dumbo. Hal ini lantaran perawatannya yang mudah dan juga tidak ribet.

Anda juga dapat bertanya kepada teman pemilik bibit terpercaya Anda.

Kemudian dalam waktu menebar bibit, Anda juga perlu memperhatikan waktu yang baik.

Hindari memasukkan bibit lele secara bersamaan. Anda dapat menebar lele baik pada pagi hari atau malam hari.

3. Proses pemeliharaan

Untuk proses pemeliharaannya, Anda dapat memilih pakan lele yang baik seperti memilih nutrisi yang baik. Anda dapat memberikannya baik pada pagi, sore dan malam hari.

Kemudian, Anda juga perlu memperhatikan hama. Oleh karena itu, suplemen tambahan juga perlu diberikan pada ikan.

Untuk aktivitas panennya sendiri dapat dilakukan yakni setelah 3 bulan penangkaran.

Modal dalam usaha ternak lele

Dalam memiliki modal usaha ternak lele, Anda dapat menyiapkan biaya sebesar Rp2-3 jutaan saja, tergantung dengan jumlah bibit dan berapa banyak kolam yang Anda dapat persiapkan.

Contohnya, untuk mempersiapkan kolam Anda dapat menyiapkan biaya sekitar Rp1 juta. Hal ini lantaran untuk biaya dua buah terpal, kerangka kolam, dan untuk biaya lainnya.

Lalu, Anda juga memerlukan biaya dalam operasional seperti membeli bibit sebanyak 2000 ekor, pakan vitamin dan obat. Jumlah biaya tersebut meliputi sekitar Rp1,1 hingga Rp1,3 jutaan saja.

Asumsi Keuntungan

1 kg lele siap panen biasanya berisi 7-8 ekor. Dengan asumsi kehilangan 10%, hasil panen bisa mencapai 113 kg.

Saat ini, harga satu kilogram lele di pasar adalah Rp25.000,00 hingga Rp30.000,00. Maka, keuntungan yang Anda dapatkan berkisar 1,2 hingga 1,7 juta (113 x Rp25.000,00 = Rp2.825.000,00).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikan lele pecel lele lele budidaya lele
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top