Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Elaine Low, Si Mantan Akuntan Calon Pewaris Tahta Low Tuck Kwong

Kenalan dengan Elaine Low, calon penerus Low Tuck Kwong yang pernah jadi akuntan.
Elaine Low, Si Mantan Akuntan Calon Pewaris Tahta Low Tuck Kwong/twitter
Elaine Low, Si Mantan Akuntan Calon Pewaris Tahta Low Tuck Kwong/twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Munculnya nama Elaine Low di deretan gurita bisnis sang taipan baru bara Low Tuck Kwong ternyata turut mengundang rasa penasaran publik.

Sebagai salah satu anak dari Low Tuck Kwong, Elaine bertanggungjawab atas The Farrer Park Company, bisnis penyumbang harta kekayaan terbesar keluarga di sektor kesehatan dan gaya hidup alias lifestyle. 

Berdasarkan Real-Time Billionaires List di Forbes, harta kekayaan keluarga ini telah mencapai US$26,2 miliar atau setara dengan Rp401,1 triliun.

Karena kekayaannya itu, Low Tuck sukses menyalip Budi Hartono dan Michael Hartono (Duo Hartono), pendiri Grup Djarum per Jumat (3/3/2023). 

Lantas, seperti apa profil dari Elaine Low dan bisnis yang dia urus yakni The Farrer Park Company? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya. 

Elaine Low berada di jajaran dewan The Park Farrer Company (TPFC). 

Perempuan yang merupakan lulusan magister The Lee Kuan Yew School of Public Policy pada 2014 ini, tergabung dalam afiliasi asosiasi akuntan profesional dan anggota dari Institute of Singapore Chartered Accountants.

Berkat latar belakang pendidikan yang mendukung, tak heran jika Elaine dipercaya untuk memimpin perusahaan spesialis medis dan perhotelan swasta ternama.

Perusahaan ini yang mengendalikan Farrer Park Hospital dan One Farrer Hotel berstandar bintang lima Singapura. 

Melansir dari Tatler Asia, dia bercerita soal konsep penggabungan antara hotel dan rumah sakit dalam satu kompleks ini emang menjadi model bisnis unik yang diinginkan keluarganya. 

“Kami kebetulan mengenal tim di balik TFPC, yang terdiri dari beberapa dokter keluarga saya, dan kami percaya bahwa mereka memiliki filosofi dan pendekatan yang tepat dalam memajukan proyek,” kata Elaine, Rabu (3/3/2023). 

Investasi pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur negara sekaligus dan memobilisasi sumber daya, seakan mempercepat pertumbuhan grup bisnisnya jadi layanan kesehatan terbaik Asia Tenggara bahkan dunia.

Profil The Farrer Park Company

Melansir dari situs resmi perusahaan, lokasi Farrer Park adalah situs bersejarah Singapura, di mana rangkaian peristiwa olahraga, politik dan penerbangannya selama 180 tahun terakhir terjadi di wilayah ini. 

Pada akhirnya, Farrer Park mengalami perubahan transformatif yang ditandai dengan berdirinya Connexion, kompleks perawatan kesehatan dan perhotelan pertama yang terintegrasi pada 2014 di Singapura. 

Berdasarkan DP Architects, Connexion adalah pusat gaya hidup terintegrasi pertama di Asia. Pengembangan baru oleh DP Design yang mencakup pusat kesehatan spesialis serta hotel dan spa bintang lima yang berupaya menyediakan tempat untuk penyembuhan dan relaksasi dalam satu tujuan.

Fasilitasnya terdiri dari One Farrer Hotel and Spa yang mewah, Rumah Sakit Farrer Park, Pusat Medis Farrer Park sekaligus Owen Link yang merupakan zona ritel dan makanan.

Tujuannya, agar pasien yang dirawat oleh tim spesialis medis dan kesehatan yang berpengalaman di lingkungan yang dirancang dengan cermat.

Sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi sekaligus meningkatkan kesejahteraan, istirahat, dan pemulihan.

Deretan Bisnis Elaine Low 

Selain menjadi bos dari jaringan Farrer Park Medica Center dan bisnis akomodasi lewat One Farrer Hotel, Elaine juga menjabat sebagai direktur Seax.

Ini merupakan sebuah perusahaan provider IT Asia Tenggara yang telah menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan teknologi dunia. 

Melansir dari Bisnis, meski dia telah mencopot jabatannya, akan tetapi Elaine pernah menjadi Direktur Eksekutif Metis Energy yang dulunya perusahaan bernama Manhattan Resources, perusahaan sektor energi terbarukan. 

Meski begitu, dia bersama kakaknya Low Yi Ngo dan ayahnya masih berstatus pengendali dan penerima manfaat terbesar dengan porsi kepemilikan 34 persen atas Kaiyi Investment Pte Ltd dan Energy Resource Investment Pte Ltd. 

Kedua perusahaan tersebut saat ini merupakan investor terbesar Metis Energy dengan total kepemilikan 61,63 persen saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler