Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ampuh! Begini Cara Bujuk Pembeli Segera Checkout Produk Jualan Anda

Ingin toko online Anda didatangi banyak pembeli yang serius? Begini caranya
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 15 Maret 2023  |  12:20 WIB
Ampuh! Begini Cara Bujuk Pembeli Segera Checkout Produk Jualan Anda
Online shopping - Merchants.polipay.co.nz

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak pelaku usaha online yang merasakan bagaimana susahnya mencari pembeli serius.

Pasalnya, meski berjualan online dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Namun, itu bukan serta merta membuat mereka melakukan transaksi. 

Banyak konsumen online suka menelusuri toko online, memasukkan produk ke dalam keranjang, lalu beralih ke situs lain, sampai akhirnya  mereka mengabaikan keranjang belanja online shop  dan tidak melakukan pembayaran atau biasa disebut cart abandonment.

Biasanya, beberapa alasan ini terjadi, karena adanya harga tambahan atau bahkan proses yang rumit, atau kebijakan pengembalian yang kurang jelas.

Lantas, seperti apa tips agar pelanggan tidak membatalkan keranjang belanja online shop? 

1. Perjelas biaya dan ongkos kirim

Konsumen selalu mencari penawaran, terutama dalam ekonomi yang sulit. Mereka pasti tidak ingin merasa dimanfaatkan, jadi jika ada biaya tambahan yang harus Anda tambahkan ke harga jual, jelaskan dengan baik sebelum konsumen memutuskan untuk menambahkan item ke keranjang.

Misalnya, jika Anda menjual produk tas, perjelas di awal jika ada biaya garansi atau biaya lain yang ditambahkan ke total biaya.

Jika Anda menawarkan pilihan pengiriman, perjelas juga biaya dari tiap jenis pengiriman, mulai dari yang instan, pengiriman hari sama, maupun pengiriman reguler. Dengan begitu, konsumen bisa menyesuaikan pembayaran dan pengiriman dengan kebutuhan mereka.

Penting untuk menunjukkan biaya pengiriman di awal agar konsumen tidak merasa kaget saat akan membayar. Untuk menarik konsumen, Anda juga bisa menampilkan adanya promo gratis atau potongan ongkir.

2. Beri pelanggan banyak pilihan pembayaran

Pembayaran kartu kredit bukan lagi satu-satunya cara orang membayar pembelian online. Menambahkan lebih banyak opsi pembayaran pelanggan dapat  meyakinkan konsumen untuk menyelesaikan pembelian.

Berikan pilihan metode pembayaran seperti kartu kredit, bank transfer, hingga dompet digital. Anda juga bisa menggunakan mata uang kriptosebagai pembayaran. 

Akan tetapi penting untuk menggunkana jenis pembayaran yang sesuai dengan solusi pembayaran point of sale (POS) Anda. 

3. Tombol checkout harus mudah ditemukan

Proses pembayaran dimulai saat pengunjung menambahkan produk ke keranjang mereka. Anda dapat mendorong mereka untuk melanjutkan proses checkout ritel dengan meletakkan tombol tambah yang besar dan terang di sebelah opsi produk. Buatlah cukup besar dan unik agar menonjol dari elemen halaman lainnya .

Namun, tidak perlu membuat hal-hal mewah. "Tambahkan ke Troli" sederhana atau yang serupa sering kali cukup. 

4. Situs online harus responsif

Desain toko online Anda harus cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan perangkat yang berbeda. Anda harus membuat pengalaman pembayaran cepat dan mudah terlepas dari perangkat yang digunakan pelanggan. Ingat, pembeli cenderung berbelanja di ponsel mereka  

Melansir dari Entrepreneur, makin mudah navigasi antara halaman produk dan halaman transaksi di toko online, maka makin besar juga kemungkinan customer untuk benar-benar menyelesaikan transaksi.

Pasalnya, ini memberikan pilihan yang memungkinkan customer untuk melihat-lihat sekaligus kembali ke halaman transaksi. 

Dengan cara tersebut, konsumen tidak bingung ataupun merasa dipaksa untuk mengambil keputusan di saat itu juga dan memberikan kesempatan untuk mereka melihat varian produk. 

5. Sediakan CS yang mudah dihubungi

Untuk mengantisipasi adanya gangguan yang terjadi, maka penting bagi Anda untuk memastikan ada seseorang yang standy dalam mengatasi masalah pelanggan.

 Pertimbangkan untuk menambahkan opsi seperti obrolan online yang terhubung langsung ke customer service.

Metode ini memastikan pelanggan dapat langsung terhubung dengan seseorang. Anda juga dapat menambahkan opsi untuk mengirim email ke layanan pelanggan yang merinci secara menyeluruh setiap masalah yang dialami pelanggan.

6. Pastikan pengguna memiliki pengalaman checkout yang aman

Pelanggan yang membeli secara online harus merasa aman memberikan informasi pembayaran kepada Anda. Pastikan Anda menyiapkan perlindungan untuk menghentikan penipuan kartu kredit atau upaya mencuri informasi yang dimasukkan oleh pelanggan. 

Situs web Anda harus mengikuti pedoman yang tepat untuk formulir pembayaran dan menggunakan protokol seperti Secure Sockets Layer (SSL) untuk melindungi transaksi.

Jika Anda memiliki aplikasi, Anda juga harus mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa pengalaman pembayaran seluler berjalan dengan aman dan lancar. 

Pastikan Anda memberikan informasi tentang pihak yang pemproses pembayaran Anda. Secara khusus, nama besar pihak ini akan menambah kredibilitas bisnis Anda.

7. Gunakan login yang mudah dan tanpa kata sandi

Pelanggan mungkin kewalahan jika mereka harus checkout melalui proses verifikasi seperti kode akses satu kali (OTP) atau autentikasi multi faktor (MFA) berdasarkan kata sandi. 

Alih-alih menggunakan kata sandi, pengunjung dapat mengautentikasi identitas mereka menggunakan biometrik yang disimpan di perangkat dengan satu klik. 

Dengan tidak menggunakan kata sandi juga, itu bisa menghentikan phishing dan merupakan cara yang bagus untuk menghilangkan banyak distraksi proses pembayaran online, sehingga berkontribusi pada pengoptimalan pembayaran.

Otentikasi tanpa kata sandi juga memudahkan pengguna untuk masuk atau mendaftar akun baru.

Dalam hal belanja online, memiliki proses checkout yang efisien sangat penting untuk mempertahankan pelanggan sekaligus target penjualan terpenuhi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online tips bisnis toko online
Editor : Mia Chitra Dinisari
back to top To top