Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Chuck Feeney, Miliarder Idola Bill Gates dan Warren Buffet Meninggal Dunia

Di usia 92 tahun, Chuck Feeney meninggal dunia di rumahnya pada 9 Oktober 2023 waktu setempat.
Chuck Feeney, Miliarder Idola Bill Gates dan Warren Buffet Meninggal Dunia
Chuck Feeney, Miliarder Idola Bill Gates dan Warren Buffet Meninggal Dunia

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha ritel dan dermawan Irlandia-Amerika Charles Francis'Chuck' Feeney meninggal di rumahnya di San Francisco.

Feeney merupakan idola dari dua miliarder dunia yakni Warren Buffett dan Bill Gates.

Miliarder, yang memperoleh kekayaannya melalui belanja bebas bea, mendedikasikan dekade terakhir hidupnya untuk menyumbangkan kekayaannya. Dia berusia 92 tahun.

Feeney menyumbangkan lebih dari $8 juta untuk pendidikan, kesehatan, ilmu pengetahuan dan sosial melalui yayasan pribadinya, Atlantic Philanthropies.

Pada hari Senin, yayasan tersebut mengumumkan bahwa Feeney meninggal dengan tenang di San Francisco.

Yayasan tersebut mengatakan Feeney terkenal dengan jam tangan khasnya seharga $15, kantong plastik untuk tas kerja, dan kesukaannya pada penerbangan ekonomi. “Terbang di bagian depan pesawat tidak membawa Anda ke sana lebih cepat,” katanya. Dalam tiga dekade terakhir, dia tidak memiliki mobil atau rumah, dan lebih memilih tinggal di apartemen sewaan sederhana.

Feeney memperoleh kekayaannya setelah ikut mendirikan Duty-Free Shoppers, jaringan toko bebas bea di bandara yang mengkhususkan diri pada barang-barang mewah, pada tahun 1960 dengan teman sekelas sarjana dari Cornell University, CNN melaporkan. Pada tahun 1966, dia menjual sahamnya di Duty-Free Shoppers.

Mr Feeney lahir di Elizabeth, New Jersey, pada tahun 1931, selama Depresi Besar, dari orang tua Irlandia-Amerika. Dia percaya pada "Memberi Saat Hidup". "Jauh lebih menyenangkan memberi ketika Anda masih hidup daripada memberi ketika Anda mati," kata Feeney dalam biografinya, "The Billionaire Who Wasn't."

Menurut situs Atlantic Philanthropies, Pada bulan Februari 2011, Feeney menjadi penandatangan Giving Pledge ke-59, sebuah upaya yang dimulai oleh Bill dan Melinda Gates dan Warren Buffet.

Meskipun Feeney telah berkomitmen untuk menyumbangkan kekayaannya hampir tiga dekade sebelumnya, dia mendukung upaya untuk mendorong individu dan keluarga terkaya di Amerika untuk mendedikasikan kekayaan mereka untuk tujuan filantropi.

“Saya tidak bisa memikirkan cara yang lebih bermanfaat dan pantas untuk memanfaatkan kekayaan,” tulisnya,

Selain memberi selagi seseorang masih hidup – mengabdikan diri secara pribadi pada upaya yang berarti untuk memperbaiki kondisi manusia.

Filantropi Atlantik didirikan oleh pengusaha Chuck Feeney, yang pada tahun 1982 memutuskan untuk mengabdikan kekayaannya untuk melayani kemanusiaan. Filantropi Atlantik, memberikan hibah berjumlah lebih dari $8 miliar, sebagian besar tanpa nama, untuk tujuan-tujuan di lima benua.

Ia meninggalkan istrinya, Helga dan kelima anaknya serta 16 cucunya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper