Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kisah Pala Nusantara dari Hobi Jadi Souvenir di KTT G20

Pala Nusantara dimulai dari hobi hingga bisa masuk ke pasar global
Ilham Pinastiko, CCO Pala Nusantara
Ilham Pinastiko, CCO Pala Nusantara

Bisnis.com, JAKARTA – Ide dan inspirasi membangun bisnis bisa datang dari mana saja, bisa dari coba-coba atau dari hobi. Tak jarang bisnis yang dibangun dari kecintaan terhadap sesuatu bisa menjadi besar dan sukses.

Salah satu bisnis yang dibangun dari hobi dan bisa berkembang pesat di Indonesia adalah Pala Nusantara, merek jam tangan dan aksesoris berbahan dasar kayu, yang sempat menjadi salah satu souvenir utama di ajang KTT G20.

Sosok di balik Pala Nusantara adalah Ilham Pinastiko, yang memiliki hobi seni dan merupakan seorang lulusan bidang desain produk.

Dia memulai bisnis Pala Nusantara dari hobinya membuat kerajinan tangan pada 2009. Menurutnya, membangun bisnis dari sesuatu yang dicintai bisa menjadi "bahan bakar" untuk membuat bisnis itu terus berjalan.

Ilham memilih bahan kayu sebagai bahan utama dalam karya-karyanya karena melihat kayu di Indonesia yang berlimpah namun dieksploitasi, hanya diolah untuk barang yang itu-itu saja, seperti furnitur meja dan kursi. 

"Dari sana saya harus bikin produk yang menghormati kayu karena kayu itu usianya ratusan tahun, kenapa kok mesti kayak gitu cara penggunaannya? Di situ akhirnya keluarlah ide untuk bikin sesuatu yang kecil tapi value-nya sama dengan furnitur besar, dan bisa lebih berharga yaitu jam tangan," kisahnya.

Memanfaatkan Iklan Sosial Media

Untuk memasarkan produknya, Ilham memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini, dengan beriklan di sosial media, meskipun kala itu pengaruh internet belum sebesar sekarang.

Ilham melakukan riset mendalam selama setahun sebelum memasarkan produknya, dan memulai memasarkan produk dengan peluncuran jam tangan di sebuah pameran pada 2010.

Tak disangka, produknya yang unik.laris manis hingga terjual habis 100 buah, dan dipesan lagi 100 buah lainnya, dengan harga Rp1 juta per buah.

Ketika masuk ke 2015-2016, dia mulai memasarkan produknya lewat internet dan mengamplifikasi pemasarannya menggunakan iklan sosial media.

"2015 saya mulai lepas produk ke online, saya buat website hang bagus. Selama produknya unik, bagus, banyak macamnya, terus desain websitenya bagus, ada promo-promo menarik, orang pasti mau beli," ujarnya.

Bermodal sekitar 3 juta per bulan beriklan di Facebook, produknya bisa dikenal menjangkau Sabang hingga Merauke, dan terkonversi menjadi penjualan senilai Rp40 juta.

Penamaan Pala Nusantara

Pada 2015, Ilham sempat terpaksa untuk melepas "anak"nya yang dibangun sejak 2009. Dari sana, dia bangun kembali dan melakukan riset selama setahun, dan muncul dengan nama Pala Nusantara.

Menurutnya, nama suatu merek harus mencerminkan mimpi dari pemiliknya. Selain itu, nama merek juga harus bisa diingat dan membuat orang penasaran dengan produk-produknya.

Nama "Pala" dipilihnya mengambil dari nama rempah buah pala yang terkenal hingga membuat penjajah datang ke Indonesia hanya untuk mengambil buah itu.

"Dulu 300-400 tahun yang lalu buah pala itu sangat bernilai karena bisa menjadi pengganti kulkas. Jadi saat kulkas belum ditemukan daging di subtropis bisa awet 3 sampai 4 bulan karena ditumpuk dengan pala. Itu alasannya jadi kok bisa negara Eropa berbondong-bondong ke Indonesia. Karena itulah yang saya ambil saya ingin produk saya bisa dikenal sampai mancanegara global," jelasnya.

Sementara, "Nusantara" diambil sebagai tanda bahwa produk miliknya adalah buatan Indonesia. Nama Nusantara juga menjadi "roh" dalam setiap desain produk jam tangannya sehingga tak mudah ditiru orang lain.

Kini Pala Nusantara sudah berhasil menyentuh pasar global. Salah satu titik baliknya adalah ketika bekerja sama dengan Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. Pala Nusantara kemudian berhasil menjadi salah satu souvenir yang hadir di KTT G20.

Tak hanya itu, Pala Nusantara juga sempat masuk ke pameran-pameran kelas dunia seperti Paris Fashion Week.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper