Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

3 Perempuan Cantik di Balik Rose All Day Cosmetics, yang Raih Pendanaan Rp84,29 Miliar

Merek kosmetik lokal Rose All Day Cosmetics (RADC) mendapatkan pendanaan Seri A Rp84,29 miliar
Founder Rose all Day
Founder Rose all Day

Bisnis.com, JAKARTA - Merek produk kecantikan lokal Indonesia, Rose All Day Cosmetics (RADC), jadi perbincangan setelah berhasil mengumpulkan pendanaan US$5,41 juta atau sekitar Rp84,29 miliar, dalam putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh perusahaan modal ventura SWC Global. 

MelansirAC Ventures, putaran terakhir tersebut didukung oleh DSG Consumers Partners dan investor lama AC Ventures, berdasarkan pengajuan startup tersebut ke Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapura.

Sebelumnya, pada Agustus RADC sedang menyelesaikan putaran ekuitas baru senilai US$5-6 juta dari DSG Consumers Partners dan investor lainnya.

Menurut pengajuan ACRA, SWC Global menyumbang US$3,46 juta untuk pembiayaan, sementara DSG Consumer memberikan US$1,4 juta.

Pengajuan lebih lanjut menunjukkan bahwa RADC membeli kembali saham dari salah satu pendiri Samantha Joselyn Wijaya senilai US$1,57 juta.

Lantas siapa yang ada di balik brand kecantikan lokal ini? 

Brand kecantikan yang didirikan pada 2017 ini didirikan oleh seorang wanita bernama Tiffany Danielle, bersama kedua kawannya Samatha Wijaya dan Cindy Gunawan. 

Perempuan lulusan jurusan komunikasi di Pepperdin University tersebut memulai bisnisnya dari "iseng". Di tengah gempuran brand luar negeri, kala itu Kylie Lip Kit yang sedang ngetren, akhirnya mereka  mencoba membuat lipstik sendiri, alih-alih ikutan tren dan harus jauh-jauh pesan dari luar negeri.

Dari satu lipstik yang diluncurkan pada 2017, merek tersebut kini memiliki 77 produk kosmetik warna dan produk perawatan kulit yang dijual melalui situs webnya, pasar online seperti Shopee dan Tokopedia, serta gerai ritel. 

Sejak awal, Danielle telah terlibat dalam pengembangan dan pemasaran produk, bekerja sama dengan artis lokal, influencer kecantikan, dan merek lainnya. Perusahaan ini kemudian mendapat dukungan dari AC Ventures dan GIA Ventures.

Perusahaan kosmetik ini dimulai dengan modal awal US$10,000. Mereka kemudian mengumpulkan US$500.000 dalam putaran pendanaan awal pada 2020 yang dipimpin oleh AC Ventures.

Melalui Rose All Day Tiffany juga masuk ke dalam jajaran 30 Under 30 Forbes Asia di bidang ritel dan e-commerce. Rose All Day Cosmetics memasarkan diri sebagai merek kecantikan bersertifikat Halal yang bebas dari tes ke binatang, menawarkan solusi riasan dan perawatan kulit berkualitas tinggi.

Perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan tahunan sebesar empat kali lipat pada 2022 dan diklaim akan mencatat pertumbuhan enam kali pada tahun ini. 

Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi industri kecantikan karena besarnya populasi kaum muda, pertumbuhan kelas menengah, dan meningkatnya kesadaran mengenai penampilan fisik, khususnya di kalangan kaum muda.  

Berdasarkan data Statistita, pasar kecantikan dan perawatan pribadi di negara ini diperkirakan akan membengkak lebih dari 20 persen hingga mencapai US$9,6 miliar pada 2027, dari US$7,9 miliar pada 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper