Analisis Data, Kunci Dukung Konsumer-Sentris dan Inovasi

--Analisis data adalah kunci untuk mendukung konsumer-sentris dan inovasi-- SAP mensurvai bank regional untuk mendapatkan gambaran pada bagaimana mereka berinovasi dan menyederhanakan sistem dan sumber daya untuk mengubah wawasan menjadi tindakan. Kini
Martin Sihombing | 30 April 2013 10:30 WIB

--Analisis data adalah kunci untuk mendukung konsumer-sentris dan inovasi--

SAP mensurvai bank regional untuk mendapatkan gambaran pada bagaimana mereka berinovasi dan menyederhanakan sistem dan sumber daya untuk mengubah wawasan menjadi tindakan.

Kini bank sedang meningkatkan perhatian mereka pada data dan analisis, didorong oleh tujuan untuk mencapai sebuah keunggulan kompetitif melalui pemahaman yang lebih baik pada kebutuhan pelanggan, perilaku biaya, dan manajemen risiko yang lebih baik. Kemampuan analisis yang unggul dapat membantu bank membedakan diri mereka dengan bank lain melalui wawasan pelanggan yang lebih baik, dan ada peningkatan perhatian dalam hal menciptakan platform multi-kanal yang terintegrasi dan cerdas.

“Konsumer-sentris adalah faktor kunci kesuksesan dalam perbankan saat ini -sebuah kondisi persaingan yang makin ketat, tantangan-tantangan regulasi, dan ekspektasi pelanggan yang makin meningkat menggerakkan bank untuk mengadopsi model operasi yang lebih berfokus pada pelanggan,” saran Don Trotta, SAP Global Head of Banking Industry Development.

Bank-bank terkemuka di Asia sedang menciptakan unit berdedikasi untuk pengalaman pelanggan, membawa konsep desain pemikiran ke dalam bisnis perbankan. Pandangan yang lebih intim pada pelanggan menyediakan keunggulan kompetitif yang krusial ketika ditransformasikan menjadi tindakan. Penawaran-penawaran produk menjadi disederhanakan untuk digunakan oleh pelanggan.

Bank-bank di Asia mempergunakan analisis dengan kreatif dalam bidang utama marketing, risiko, dan analisis finansial. Pembedaan yang nyata pada pasar saat ini ditentukan oleh bagaimana para pelanggan melihat bank memperlakukan mereka dan analisis pelanggan menarik perhatian

MENUJU ORGANISASI KONSUMER SENTRIS YANG INOVATIF

Bank-bank terkemuka sedang mengorganisasir diri dengan para pelanggan. Hal ini sejalan dengan organisasi yang lebih terkonsumer-sentris. Sebuah bank yang berbasis di Singapura, misalnya, telah menciptakan sebuah tingkat grup fungsi untuk pengalaman pelanggan yang melapor langsung kepada CEO.

Meningkatnya fokus pada inovasi juga telah menempatkan sorotan pada peran data dan analisis. Di Singapura, sebuah bank telah memberikan inovasi pada tempat yang khusus dengan menciptakan posisi, “Head of Innovation” untuk membimbing dan mengelola proses inovasi di dalam bank. Bank-bank di Korea memiliki fungsi-fungsi bisnis baru yang melihat kemunculan teknologi sama seperti model-model operasi bisnis baru. Budaya dan lingkungan teknologi di Korea seperti di atas sehingga inovasi teknologi berkembang, dan karenanya cocok untuk proyek-proyek percontohan di bidang teknologi.

TEKNOLOGI PERUSAHAAN

Bank-bank sedang membenahi teknologi mereka untuk dimasukkan ke dalam tingkat arsitektur dan platform perusahaan untuk mengintegrasikan infrastruktur data yang sebelumnya ditimbun dan terfragmentasi.

Bank-bank Australia dan Korea yang telah memulai untuk mengganti sistem inti perbankan (core banking) mereka dengan platform multi-kanal tingkat perusahaan empat hingga lima tahun yang lalu, saat ini telah berada pada posisi yang membuat iri untuk meningkatkan kemampuan yang real-time dan terintegrasi yang disediakan platform baru tersebut.

Generasi baru internet banking, media sosial dan “big data”

Bank dengan platfom internet banking terbaik di Asia memiliki pandangan seperti perusahaan pada data-data pelanggan -tanpa embel-embel dan interaktif- dan menyediakan analisis real-time yang memungkinkan perbandingan di antara grup setingkat. Platform internet banking semakin banyak menyediakan layanan daftar-sekali (single sign-on), serta penawaran produk yang relevan ditargetkan pada berbagai segmen pelanggan.

Beberapa bank juga telah berusaha untuk mengintegrasikan media sosial dengan platform internet banking (IB) mereka. Sebuah bank India, misalnya, memungkinkan para pelanggan untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan akun, seperti melihat laporan, memeriksa status cek mereka, dan memesan buku cek ketika browsing Facebook. Analisis digunakan dibelakangnya untuk menentukan produk/layanan mana yang harus didorong untuk para pelanggan.

Bank-bank di Malaysia sedang berada di tengah pembenahan sistem internet mereka - baik sebagai langkah perbaikan atau penciptaan kemampuan baru terhadap implementasinya.

Batas terdepan selanjutnya dalam analisis internet banking melibatkan pengembangan kemampuan dan infrastruktur analisis yang memungkinkan untuk dapat menganalisis data berbasis situs non-finansial dan tidak terstruktur.

Michel Borst, Vice President for Financial Services, SAP Asia Pacific Japan mengatakan “topik Big Data selalu didominasi oleh data yang dihasilkan dari situs media sosial. Namun, hal tersebut adalah analisis dari sumber data lain yang telah ada pada organisasi yang akan mendorong transparansi, efisiensi operasi, pengurangan dan perubahan biaya hingga proses-proses bisnis. Teknologi yang dibutuhkan untuk menciptakan nilai dari volume besar data internal dari sumber yang berbeda-beda sebelumnya berada di luar jangkauan bagi sebagian besar perusahaan. Data harus dikumpulkan, diolah, dianalisis, dan dibuat tersedia untuk pengguna yang membutuhkan untuk membuat keputusan yang lebih baik tepat waktu. Di sinilah SAP masuk.”

PLATFORM MOBILE

Mobile banking, yang merupakan kombinasi dari banking, transaksi dan lokasi data, mengubah cara orang menabung. Berbagai bank telah menawarkan layanan mobile banking melalui aplikasi-aplikasi mobile yang didukung oleh analisis canggih.

Sejumlah bank sudah mulai memanfaatkan analisis mobile melalu data yang berbasis lokasi (location based data - LBD) ke target pelanggan yang lebih baik, menggunakan LBD untuk target pelanggan dengan penawaran pemasaran real-time sesuai dengan lokasi mereka.

INTEGRASI BATAS/LINTAS WILAYAH

Beberapa bank lokal di Asia, seperti bank terkemuka berbasis di Malaysia akan memperluas wilayah pasarnya dengan memperluas operasi mereka di luar negeri. Untuk bank-bank tersebut, mempertahankan pengalaman pelanggan yang konsisten lintas batas adalah isu yang utama. Untuk mencapainya, data dan infrastruktur analisis mereka perlu diintegrasikan dan isu-isu perlindungan data akan menjadi perhatian.

MENYEBARKAN PUSAT ANALISIS TERBAIK DI LUAR NEGERI

Bank-bank terbaik dalam analisis menempatkan banyak perhatian untuk menjaga potensi mereka. Beberapa berusaha mencegah kehilangan potensi dengan menyebarkan tim di luar negeri pada lingkungan murah-biaya jauh dari pesaing mereka, menciptakan pusat terbaik pada lokasi-lokasi tersebut.

BANK BERPRAKTIK TERBAIK MULAI UNTUK BERKOLABORASI

Mengumpulkan dan mengorganisir data dari berbagai titik tetap menjadi area fokus bagi bank. Pada saat yang bersamaan, bank berpraktik terbaik sudah menerapkan atau mencari kolaborasi dengan anak perusahaan bank atau pihak eksternal yang dianggap mampu memberikan nilai tambah. Kolaborasi ini ditujukan untuk mengakses tambahan data bagi tim data untuk mendapatkan wawasan yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh bank.

INFOGRAFIS USER-FRIENDLY

Bank-bank terbaik dalam analisis berfokus pada penyajian informasi secara sederhana, bentuk grafis yang mudah dimengerti oleh para pengguna. Pengenalan alat dashboarding layanan-mandiri juga membantu pengguna bisnis dalam memanfaatkan analisis sederhana untuk kebutuhan sehari-hari ataupun tambahan. Manfaat terlihat nyata - wawasan yang tidak dipahami dengan baik dan dikomunikasikan pada pengguna bisnis tidak akan menghasilkan nilai bisnis.

Aplikasi data dan analisis berevolusi secara konstan. Infrastruktur tingkat perusahaan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan dan manejemen data adalah disiplin yang sedang berlangsung. Bank akan terus berinvestasi dan bereksperimen untuk menciptakan platform yang optimal untuk memenuhi kebutuhan mereka terhadap pengambilan keputusan dan perencanaan bisnis. Bank yang telah disurvai melihat periode pasca krisis finansial saat ini sebagai kesempatan yang bagus untuk menempatkan struktur dan sistem yang dieprlukan dalam rangka untuk meningkatkan siklus pertumbuhan berikutnya.(antara/msb)

Sumber : Newswire

Tag : infrastruktur, perbankan, sap
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top