Mesin Pengolah Susu Buatan Dimas Bantu UKM

Di dalam susu terdapat banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. tetapi susu sapi yang baru diperah tak bisa langsung dikonsumsi masyarakat. Jika tak diolah, kuman di dalam susu bisa membahayakan kesehatan manusia.
Feni Freycinetia Fitriani | 02 April 2014 19:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Di dalam susu terdapat banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. tetapi susu sapi yang baru diperah tak bisa langsung dikonsumsi masyarakat. Jika tak diolah, kuman di dalam susu bisa membahayakan kesehatan manusia.

Selain itu, susu adalah bahan pangan yang tak tahan lama dan mudah rusak. Oleh karena itu, pelaku usaha di bisnis ini  membutuhkan proses pengemasan dan penyimpanan yang baik untuk menjaga kandungan gizi yang ada di dalam susu.

Berangkat dari fenomena ini, peternak dan pelaku usaha membutuhkan teknologi modern agar bisa mengolah susu sapi dan menghasilkan berbagai produk turunannya.

Salah satu orang yang memproduksi mesin pengolah susu adalah Dimas Indro. Di bawah bendera CV. Dipokusumo Engineering, Dimas menghasilkan aneka jenis mesin sejak 2003.

Dimas mengatakan mesin yang dia hasilkan diperuntukkan bagi dua jenis konsumen, yaitu pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri. Salah satu tujuannya agar peternak sapi dan pelaku UKM bisa meningkatkan pendapatannya.

“Keuntungan yang didapatkan dari hasil jual susu segar sangat sedikit. Dengan mesin pengolah ini, saya berharap peternak dan UKM bisa mendapat nilai tambah dari produk susu,” katanya, Rabu (2/3/2014).

Selain menambah nilai ekonomis, peternak dan UKM juga bisa memperpanjang daya simpan susu.

Ada beberapa jenis mesin pengolah susu yang dihasilkan oleh CV. Dipokusumo Engineering. Namun, Dimas mengaku jenis mesin yang paling laku adalah mesin pasteurisasi susu dan mesin pembuat yogurt.

Dia juga sangat memperhatikan standar dalam membuat mesin-mesin tersebut. Dia menggunakan material stainless steel 306 dan pipa sanitary. Kendati menggunakan teknologi sederhana, mesin-mesin diklaim sesuai dengan standar internasional pengolahan susu.

Mesin-mesin buatan Dimas sudah dipasarkan ke berbagai daerah, antara lain Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Untuk pemasaran, dia bekerja sama dengan kelompok ternak dan dinas peternakan di berbagai daerah.

Harga mesin pengolah susu berkisar antara Rp2 juta—Rp60 juta. “Garansi mesin 1 tahun, tetapi untuk konsultasi bisa seumur hidup,” kata Dimas.

Tag : peluang usaha
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top