Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menjahit Laba dari Pembuatan Mukena Customized

Prospek bisnis mukena juga hadir dari konsep mukena customized, di mana konsumen bisa memilih sendiri motif bahan dan desain yang diinginkannya.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 23 Juni 2015  |  14:55 WIB
Anggranei bercita-cita untuk mengembangkan produk fesyen lainnya.  - @anggrek
Anggranei bercita-cita untuk mengembangkan produk fesyen lainnya. - @anggrek

Bisnis.com, JAKARTA - Prospek bisnis mukena juga hadir dari konsep mukena customized, di mana konsumen bisa memilih sendiri motif bahan dan desain yang diinginkannya.

Bisnis mukena dengan konsep tersebut dijalani oleh Anggraeni Budy Indriyanti. Meskipun masih sangat baru terjun ke dalam bisnis ini, perempuan yang berdomisili di Bogor tersebut telah memiliki pasar sendiri.

Awalnya, Anggraeni memang tertarik dengan mukena katun Jepan yang saat ini sedang populer di Instagram, bahkan dia sempat kepikiran untuk menjadi reseller. Tetapi dia pun melakukan riset dan survei kecil-kecilan untuk melihat harga dan kualitas produk.

“Ada harga ada kualitas, mukena yang murah-murah itu kualitasnya tidak sebaik yang diharapkan, jadi saya memutuskan dan mencoba untuk produksi sendiri meskipun kuantitas penjualannya tidak sehebat produk yang sudah ready stock,” katanya.

Sekarang, Anggraeni memproduksi lima jenis mukena dengan sistem pre-order. Setiap calon konsumen bisa memilih motif kain katun Jepang yang telah disediakan, setelah itu bisa memilih jenis mukena yang diinginkan.

“Setiap konsumen akan memiliki mukena dengan desain limited edition, karena kami hanya menyediakan kain dengan satu warna dan satu motif untuk setiap mukena,” katanya.

Mukena yang diberi nama Anggrek tersebut dibanderol dengan harga Rp280.000 per set. Konsumen akan mendapatkan mukena, sajadah, tas cantik dan bonus bros dengan warna senada mukena yang dipesan.

Untuk memesan produk mukena ini, konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama, karena proses produksi membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari, hingga produk siap dikirimkan ke konsumen.

Adapun, motif kain dan jenis mukena yang bisa dipesan oleh konsumen dapat dilihat di akun instagram @Anggrek19shop. Selain itu, Anggraeni juga memasarkan produknya secara langsung kepada kenalan dan memanfaatkan aplikasi obrolan Blackberry Messenger.

“Konsumen bisa bebas meminta apakah mau ditambahi detail kantong, atau panjangnya ditambah karena badannya yang tinggi,” katanya.

Ke depannya, Anggranei bercita-cita untuk mengembangkan produk fesyen lainnya. Tetapi untuk jangka pendek dia tetap fokus terhadap pembuatan mukena sambil mengembangkan brand sendiri. []

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha Mukena
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top