Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prospek Bisnis Mukena Menjanjikan, Gina Abdillah Hijab Store Hadirkan Inovasi

Salah satu pelaku usaha yang membaca peluang dari bisnis mukena dan perlengkapan shalat ini adalah Gina Abdillah pemilik brand Gina Abdillah Hijab Store.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 Juli 2022  |  16:41 WIB
Prospek Bisnis Mukena Menjanjikan, Gina Abdillah Hijab Store Hadirkan Inovasi
Gina Abdillah Hijab Store. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Bisnis fesyen muslim di Indonesia tetap memiliki prospek yang potensial. Apalagi sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tak heran bila banyak pelaku usaha yang berlomba-lomba mengambil ceruk peluang bisnis fesyen muslim tersebut.

Tidak hanya busana atau jilbab saja yang dikategorikan sebagai fesyen, mukena pun telah menjadi salah satu item fesyen yang desainnya terus berkembang. Para pelaku usaha terus melakukan inovasi dengan menghadirkan produk perlengkapan sholat yang lembut, nyaman dan mudah dibawa saat berpergian.

Salah satu pelaku usaha yang membaca peluang dari bisnis mukena dan perlengkapan shalat ini adalah Gina Abdillah pemilik brand Gina Abdillah Hijab Store. Mengangkat tagline “Cool & Comfortable”, Gina ingin mukena yang dia hadirkan lebih nyaman digunakan untuk masyarakat Indonesia yang hidup di iklim tropis.

Selain nyaman karena menggunakan bahan silk premium yang halus dan lembut, mukena ini juga memiliki desain klasik yang simple dan elegan.

“Menariknya lagi, kami juga menyiapkan Pouch dengan design dan label nama atau quote sesuai dengan permintaan customer sehingga kami memproduksinya dengan menggunakan sistem ‘Made by Order’,” ujarnya.

Saat awal memulai pada 2015 lalu, Gina mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta yang digunakan untuk membeli seluruh kebutuhan produksi, termasuk peralatan dan bahan baku yang merupakan produk impor.

“Selain itu, kami juga mencari mitra untuk beberapa kebutuhan penunjang produksi kami lainnya,” ujar wanita yang menjalankan bisnis ini sambil bekerja.

Diakui olehnya saat awal memulai, hal terberat yang harus dia lakukan adalah memperoleh bahan baku yang sesuai dengan keinginan konsumen, termasuk mencari sumber daya manusia.

Namun seiring berjalannya waktu, saat ini proses produksinya sudah berjalan dengan baik sehingga Gina sebagai owner hanya tinggal melakukan supervisi dan quality control saja. Sebab, semua proses produksi sudah dilakukan oleh tim yang dia miliki.

“Kondisi ini beda dibandingkan saat awal memulai. Namun, berkat kesungguhan, dan dan kerja keras, itu semua dapat dilalui bahkan kurang dari sebulan produk yang kami produksi langsung laris manis dan diterima oleh kaum muslimah dari berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Bahkan saat ini, produk mukena yang diproduksi oleh Gina Abdillah Hijab Store ini telah menarik minat customer hingga ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Korea dan Spanyol (Madrid). 

Selain itu permintaan konsumen pun makin bertambah tidak hanya travel praying set (mukena dan pouch) saja tetapi mulai berkembang berupa travel sajadah, print scarf, dan travel set lengkap (mukena dan sajadah).

“Di samping itu, kami juga menjual bahan baku (kain) untuk kebutuhan kaum muslimin dan muslimah Indonesia. Kedepan, Insya Allah kami juga akan memproduksi pakaian muslimah lainnya,” ungkapnya.

Gina mengakui penjualannya saat ini terus bertumbuh, apalagi dengan kasus Covid yang mulai menurun dan banyak masyarakat yang mulai melakukan traveling sehingga produk mukena dan travel praying set miliknya makin diminati.

“Menjelang Hari Raya Idul Adha ini permintaan dan penjualan juga relatif tinggi, terutama untuk kebutuhan pribadi yang ingin berangkat Haji & Umroh, atau pesanan hadiah untuk keluarga yang akan berangkat Haji & Umroh,” ujar pemilik akun instagram @gina_abdillah ini.

Adapun rata-rata permintaan dan penjualan perbulan saat ini berkisar antara 40-60 pcs. Namun menjelang Ramadan, Idul Fitri serta Idul Adha biasanya meningkat menjadi 100-250 pcs bahkan pernah menyentuh hingga terjual lebih dari 300 pcs.

Untuk produk yang paling laris adalah travel praying set yang mencakup mukena dilengkapi pouch dengan custom tulisan seharga Rp. 445.000. Selanjutnya adalah travel sajadah (sudah termasuk custom nama) dengan kisaran harga Rp115.000, serta travel praying set lengkap termasuk travel sajadah yang dibanderol seharga Rp545.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm fesyen Mukena
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top