Permintaan Jasa Freelancer Naik 120%

Permintaan jasa freelancer oleh perusahaan diperkirakan melonjak 120% per tahun.
Andhika Anggoro Wening | 10 April 2016 17:49 WIB
Sribulancer - Sribulancer

Bisnis.com, JAKARTA – Permintaan jasa freelancer oleh perusahaan diperkirakan melonjak 120% per tahun.

Menurut siaran pers dari Sribulancer, perusahaan yang menghubungkan perusahaan dengan pekerja freelance, jumlah freelancer semakin bertambah dari waktu ke waktu.

“Bahkan tidak jarang pekerja yang berstatus karyawan tetap pun mencari pendapatan tambahan dengan menjadi seorang freelancer, bunyi siaran pers yang diterima Bisnis.com, Minggu (10/4/2016).

Menurut siaran pers itu, skema kerja sama dengan freelancer memberikan keuntungan dalam mengembangkan strategi yang efektif dalam memanfaatkan sumber daya manusia yang tersedia untuk memaksimalkan kinerja perusahaan.

Sribulancer.com mengklaim telah menghimpun 76.450 freelancer, lebih dari 2.000 klien dan 7.345 job posting sejak berdiri 2014.
 
Menurut pengelola Sribulancer, permintaan jasa freelancer oleh perusahaan tidak dapat dipungkiri memiliki manfaat bagi para perusahaan, antara lain memaksimalkan produktivitas karyawan dan perusahaan, efisiensi biaya rekrutmen, menambah ide-ide segar dan obyektif, dan fleksibilitas waktu.

Seorang freelancer mempunyai kebebasan waktu sehingga akan selalu siap kapan saja jika diminta oleh klien untuk bekerja atau memberikan masukan termasuk di akhir pekan dan pada jam-jam malam sesudah jam kantor.

Profesi freelancing (pekerja lepas) di Indonesia sendiri sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sejak dulu telah banyak orang Indonesia melakukan pekerjaan paruh waktu mulai dari sektor informal seperti menjadi loper Koran atau kuli bangunan lepas sampai ke sektor formal seperti menjadi penterjemah, konsultan, penulis dan lain-lain.

Dulu profesi freelancer di Indonesia dipandang sebelah mata karena dianggap kurang bergengsi dan tidak menyediakan jaminan sosial yang mencukupi seperti asuransi atau adanya pensiun. Akan tetapi, seiring perkembangan teknologi terutama internet dan media sosial, profesi freelancer saat ini mulai mendapatkan pengakuan dan semakin banyak perusahaan yang membutuhkan jasa freelancer.
 
Masalahnya, tentu tidak mudah menemukan pekerja paruh waktu atau freelancer yang berkualitas dan terjamin aman. Ada baiknya sebelum menyewa freelancer sebuah perusahaan memiliki data atau informasi awal mengenai kualitas freelancer yang bersangkutan. Karena informasi awal ini sangat penting untuk menjamin kelanjutan pekerjaan atau proyek yang dipercayakan kepada freelancer.

Perusahaan yang akan menyewa freelancer harus mencari data melalui relasi yang telah dikenal baik, atau melalui plaform freelancer yang terpercaya. Karena kesalahan menyewa seorang pekerja paruh waktu bukan saja merugikan perusahaan secara finansial, tetapi juga akan membahayakan reputasi perusahaan yang bersangkutan.

Tag : entrepreneur
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top