Gandeng BPJS Kesehatan, Pertamina Lubricants Luncurkan Asuransi Mekanik

PT Pertamina Lubricants meluncurkan program Asuransi Mekanik BPJS Kesehatan yang diberikan kepada lebih dari 100 mekanik dan anggota keluarganya di Sumatra bagian utara.
Siti Munawaroh | 13 Oktober 2017 10:22 WIB
Pemberian fasilitas BPJS Kesehatan untuk mekanik Pertamina Lubricants. - Bisnis.com/Siti Munawaroh

Bisnis.com, MEDAN - PT Pertamina Lubricants bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meluncurkan program Asuransi Mekanik BPJS Kesehatan yang diberikan kepada lebih dari 100 mekanik beserta anggota keluarganya di wilayah Sumatra Bagian Utara.

Program ini diresmikan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) PT Pertamina Lubricants dengan BPJS Kesehatan Cabang Medan, yang dilakukan oleh Sales Region Manager I Medan Nugroho Setyo Utomo dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Ari Dwi Ariyani Kamis (12/10) malam di Medan, Sumatra Utara.

Nugroho mengatakan program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial (corporate social responsibilty/CSR) loyalitas mekanik oleh perusahaan yang menyentuh pada aspek jaminan sosial kesehatan.

Kartu BPJS Kesehatan, kata Nugroho, akan diberikan kepada lebih dari 100 mekanik beserta keluarga selama setahun ke depan, dengan total kepesertaan 198 orang. Ke-100 orang itu mekanik-mekanik yang bekerja di bengkel owned-channel Pertamina seperti Olimart dan Bengkel Enduro serta bengkel umum.

“Kami mencari mekanik yang belum memiliki jaminan kesehatan dan kami seleksi. Ini sebagai benefit kepada mekanik, bentuk kepedulian, dan apresiasi, karena mereka loyal menggunakan atau membantu penjualan produk kami,” ujarnya.

Menurut Nugroho, program ini sudah diluncurkan di berbagai wilayah seperti Surabaya, Makassar, Jakarta, Semarang, Banjamasin, Balikpapan dan Bali. Secara keseluruhan Pertamina Lubricants telah memberikan lebih dari 500 kartu BPJS Kesehatan untuk mekanik dan keluarga.

“Mekanik adalah ujung tombak penjualan dan mereka benar-benar dekat dengan konsumen dan masyarakat. Penjualan pelumas Pertamina tidak lepas dari mekanik sebagai influencer. Kalau feed back positif, kami evaluasi lagi untuk tahun depan apakah jumlah outlet yang berkinerja baik akan diikutkan juga dalam program ini,” papar Nugroho.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Ari Dwi Ariyani mengharapkan semakin banyak BUMN, yang bisa melakukan program CSR seperti yang dilaksanakan Pertamina Lubricants ini.

“Ini langkah yang baik. Para mekanik tersebut mendapatkan fasilitas kesehatan Kelas II, selain mekanik juga seluruh keluarganya mendapat perlindungan kesehatan. Sejauh ini untuk BUMN baru Pertamina Lubcricants, kami tengah melakukan pendekatan dengan BUMN lainnya. Harapannya ada dua atau tiga BUMN lagi yang melaksanakan program CSR seperti ini,” papar Ari Dwi Ariyani.

Pada kesempatan yang sama, Sales Region I Pertamina Lubricants juga menyelenggarakan sesi product knowledge untuk para mekanik.

Training tersebut diberikan sebagai usaha Pertamina Lubricants agar para mekanik mengetahui kualitas pelumas dan sekaligus sebagai endorser dalam penyampaian kualitas produk pelumas Pertamina kepada konsumen.

“Pembinaan mekanik merupakan salah satu darah dari pertumbuhan industri otomotif di Indonesia. Semakin tingginya kompetisi bisnis pelumas kendaraan saat ini, kami tetap bersyukur bahwa produk kami tetap menjadi primadona,” pungkas Nugroho.

Tag : bpjs kesehatan, Pertamina Lubricants
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top