Tangkap Maunya Anak Milenial, Ruang Boho Sediakan Ruang Studio Bohemian

Berangkat dari kebosanan terhadap dunia studio yang terkesan monoton, Gema Mayer mengubah pola ruangan foto dengan tema Bohemian. Siapa sangka, bisnis yang diberi nama Ruang Boho ini cukup digandrungi anak milenial.
Rayful Mudassir | 07 Januari 2018 14:16 WIB
Ruang Boho. - .

Bisnis.com, JAKARTA- Berangkat dari kebosanan terhadap dunia studio yang terkesan monoton, Gema Mayer mengubah pola ruangan foto dengan tema Bohemian. Siapa sangka, bisnis yang diberi nama Ruang Boho ini cukup digandrungi anak milenial.

Sebagai fotografer, Gema merasakan betul senjakala studio foto. Jika tak berubah, bukan tak mungkin bisnis ini akan semakin ditinggal oleh konsumen. Gema kerja keras mencari ide mengubah nuansa foto yang tadinya biasa, menjadi lebih enak dipandang dan dijadikan latar foto.

“Awalnya gua pengen bikin studio foto dengan konsep yang ingin terlihat feel like homeGua bikin apa adanya,” katanya kepada Bisnis.

Setelah terpukau dengan konsep Bohemian, dia kemudian mencari ornamen khas untuk ruang studionya. Namun, Gema terkendala barang pendukung yang sulit ditemukan di pasaran. Hanya beberapa toko tersedia aksesori khas ini. Jumlahnya pun sangat terbatas.

Gema kemudian membuat ornamen bohemian seperti pot bunga dan kursi dengan mempekerjakan staf sesuai dengan keahliannya. Tak heran, banyak barang pendukung di Ruang Boho diproduksi sendiri. Umumnya, dia menggunakan setiap ornamen berwarna merah bata.

Istilah bohemian sebenarnya telah lama di kenal di dunia. Nama ini digunakan untuk menggambarkan gaya hidup nontradisional dari para pengembara pada 1.800-an. Secara umum, gaya bohemian menunjukkan sebuah konsep tidak kaku atau lebih bebas dalam mengekspresikan sebuah nuansa.

Meski terkesan bebas, ada beberapa fitur khas gaya bohemian, seperti menggunakan furnitur penuh warna dan lebih acak. Namun, jika dilihat secara sederhana, konsep ini agak mirip dengan gaya di masa lalu. Apalagi perpaduan warna merah bata dan warna mirip lainnya membuat kesan studio lampau.

Usaha ini memang baru dirintis sejak 8 bulan lalu. Akan tetapi, antusiasme yang tinggi dari masyarakat membuat Ruang Boho berhasil menambah satu lagi studio bertema sama dalam waktu yang relatif singkat.

“Kami punya main studio yakni Ruang Boho, lebih seperti ruang tamu, kemudian ada second studio, yakni Kamar Boho,” jelas Gema.

Kini Ruang Boho menjadi tempat favorit anak ‘zaman now’ Jakarta. Sejak 2 bulan terakhir, dua hingga tiga klien mengunjungi lokasi Ruang Boho di Jalan Praja Dalam, B3 Nomor 1a, Kebayoran Lama, Gandaria setiap hari. Saat weekend, biasanya meningkat menjadi lima sampai enam klien.

Ruang Boho memasang tarif berbeda untuk Ruang Boho dan Kamar Boho. Untuk Ruang Boho, dikenai harga Rp700.000 untuk sekali booking berdurasi 3 jam. Adapun, Kamar Boho hanya Rp500.000 untuk 3 jam.

“Biasanya mereka membawa fotografer sendiri dan kami berikan izin, sambil bisa menikmati suasana bohemian. Kalau memang mereka butuh fotografer dari kami, ya kami sediakan,” tutur Gema. 

 

Tag : peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top