Lima Hal yang Bisa Dipelajari dari Krisis di Masa Pandemi Virus Corona

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), setiap orang harus mampu menjadi kreatif dalam menjalankan bisnis untuk bertahan hidup.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  14:04 WIB
Lima Hal yang Bisa Dipelajari dari Krisis di Masa Pandemi Virus Corona
Ilustrasi - Stansburylegal

Bisnis.com, JAKARTA – Merebaknya pandemi virus Corona (Covid-19) sejak beberapa bulan terakhir telah memukul sejumlah lini usaha. Begitu banyak perusahaan baik perusahaan besar maupun usaha kecil dan menengah yang terkena dampak tersebut.

Namun, sebagai pebisnis, seseorang harus mampu melihat sisi lain dari tantangan yang kini sedang dihadapi sehingga usaha dapat terus berjalan. Dikutip dari forbes.com, berikut lima hal yang dapat dipelajari para pemilik bisnis dari krisis yang terjadi akibat virus corona saat ini.

1. Kita tidak sendiri

Kita harus dapat menyadari bahwa yang mengalami krisis pada masa ini bukanlah kita sendiri. Banyak orang yang juga mengalami hal yang sama. Beberapa perusahaan harus menutup usahanya, jutaan orang telah di PHK, banyak klien yang menunda proyek, dan lain sebagainya.

Saat kita merasa bahwa pandemi ini telah mempengaruhi setiap manusia di dunia ini, bahwa bukan hanya kita satu-satunya karyawan yang di-PHK atau bukan kita satu-satunya yang harus berjuang memulihkan bisnis, maka saat ini pula kita merasa lebih kuat karena kita menghadapi tantangan ini bersama-sama.

2. Apa yang kita lakukan saat ini akan menentukan kesuksesan di masa depan

Dalam kondisi saat ini, kita harus mampu proaktif dan kreatif untuk memasarkan usaha, bukan menjadi seorang yang hanya meringkuk dan meratapi nasib karena roda bisnis harus berubah secara tiba-tiba.

Sebab, ketika kita tidak melakukan apa-apa maka kita pun tidak akan menjadi apa-apa dan akan kalah dengan keadaan, Namun, ketika kita berjuang lebih keras, berlari lebih kencang melebihi batas kemampuan, maka kita akan membantu roda perekonomian tetap berjalan. Berbagai cara harus dilakukan, bahkan jika kita harus keluar dari jalur rencana bisnis yang sudah dipersiapkan.

3. Masa depan sudah berubah

Berbicara tentang masa depan, maka kita akan berbicara tentang bagaimana kita berharap agar semuanya kembali pada bisnis seperti sedia kala. Namun kenyataannya, belum tentu semua akan kembali menjadi seperti biasanya atau bahkan mungkin tidak pernah.

Untuk itu kita harus memikirkan rencana bisnis baru untuk menghadapi kenormalan baru atau new normal yang mungkin akan terjadi. Misalnya saja mempelajari bagaimana mengoperasikan bisnis dari jarak jauh, menawarkan karyawan bekerja dari rumah, memanfaatkan media digital, dan lain sebagainya.

4. Kita tidak pernah bisa terlalu mempersiapkan

Tidak ada diantara kita yang benar-benar bisa memprediksi sebuah bencana sehingga ketika pandemi ini datang, banyak pemilik bisnis yang tidak siap. Namun, dalam kondisi ketidakpastian tersebutlah kita sebagai pelaku usaha harus dapat mempersiapkan berbagai kemungkinan yang terjadi, terutama dalam pengaturan keuangan. Meskipun tidak benar-benar bisa mengatasi krisis tetapi setidaknya bisa membantu di saat hal buruk terjadi.

5. Badai pasti berlalu

Kita harus dapat mengatakan pada diri sendiri setiap hari bahwa krisis ini pasti akan segera berakhir. Ingatlah bagaimana orang-orang dapat selamat dari depresi hebat, atau Perang Dunia II atau kejadian 9/11. Meski terjadi trauma, krisis, dan dampak finansial yang hebat tetapi setiap manusia pasti akan memiliki caranya masing-masing untuk bertahap hidup. Berpikir positiflah dan yakin bahwa hal-hal baik akan segera datang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bisnis, tips bisnis, Virus Corona

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top