Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Jenis Teknologi yang Dibutuhkan Semua Pengusaha di Era Digital

Untuk menciptakan daya tahan, maka perusahaan harus mampu menciptakan peluang baru dan memaksimalkan peran teknologi.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 11 November 2020  |  17:24 WIB
Tips Bisnis - ilustrasi
Tips Bisnis - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Tidak bisa disangkal bahwa hidup manusia sangat bergantung pada internet dan media sosial yang telah merevolusi cara kita berinteraksi.

Ketergantungan pada alat digital ini juga merambah ke dunia bisnis.

Pandemi telah mempercepat tren belanja online, dan banyak perusahaan mengandalkan alat Software as a service (SaaS) dan Platform as a Service (PaaS) untuk menjaga operasional bisnis tetap berjalan lancar.

Bagi wirausahawan, ketergantungan pada teknologi ini menciptakan peluang baru, tetapi juga mengharuskan startup menggunakan alat dan teknologi yang tepat sendiri.

Seperti dilansir melalui Entrepreneur, Anda bisa menganggap daftar ini sebagai starter kit untuk menjalankan bisnis di era digital.

1. Teknologi cloud native

Teknologi cloud native tidak lagi 'bagus untuk dimiliki' - ini menjadi sangat penting.

Teknologi cloud native menawarkan kecepatan, skalabilitas, dan elastisitas yang dapat dimanfaatkan oleh semua ukuran bisnis untuk keuntungan mereka.

Kemampuan untuk membangun dan menjalankan solusi mutakhir yang dihosting di lingkungan cloud publik, pribadi, atau hybrid dan memanfaatkan container, layanan mikro, infrastruktur yang tidak dapat diubah, API, dan komputasi tanpa server kini menjadi mainstream.

Bisnis perusahaan, serta pengusaha, memiliki satu fokus yang sama - transformasi bisnis. Dalam banyak kasus, teknologi memungkinkan transformasi ini, sementara layanan cloud native platform mempercepatnya.

2. Alat pemasaran

Era digital telah memperkenalkan kita dengan sejumlah teknik pemasaran baru, dan wirausahawan yang sukses harus menggunakan masing-masing alat ini jika mereka ingin menjangkau pelanggan mereka. Media sosial, kampanye email, SEO, dan PPC mewakili sumber lalu lintas dan pelanggan yang signifikan untuk brand.

Banyak perusahaan rintisan tidak memiliki sumber keuangan untuk menyewa biro iklan dan alat pemasaran akan mempermudah dan lebih terjangkau untuk mengelola setiap tugas.

Misalnya, HootSuite memungkinkan perusahaan rintisan untuk menjadwalkan posting media sosial berminggu-minggu sebelumnya, sementara Mailchimp membantu pengusaha membuat dan mengelola kampanye email.

3. Pemantau data bertenaga mesin

Salah satu keuntungan terbesar alat teknologi modern adalah kemampuannya untuk mengumpulkan data. Dengan mempelajari lebih lanjut tentang pelanggan Anda atau efisiensi proses Anda, Anda dapat membuat perubahan penting pada bisnis Anda untuk meningkatkan profitabilitas Anda.

Mendapatkan data adalah satu hal. Mengetahui cara menggunakannya adalah hal lain. Itulah sebabnya banyak perusahaan rintisan beralih ke alat pembelajaran mesin yang secara otomatis memantau tren data dan memberikan wawasan untuk mengungkapkan arti angka sebenarnya.

Dengan mengubah angka dan data menjadi informasi yang bermakna, pengusaha dapat mengambil tindakan cepat untuk meningkatkan bisnisnya.

4. Perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan

Karena pelanggan sangat penting, tidak mengherankan jika ada segmen khusus alat teknologi yang didedikasikan untuk mereka. Perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan (CRM) memberi perusahaan kekuatan yang lebih besar dalam cara mereka menangani hubungan penting ini.

Jika digunakan secara efektif, alat CRM dapat membuat perbedaan besar untuk keuntungan Anda. Sebuah survei dari Capterra menemukan bahwa 47% pengguna CRM mengatakan perangkat lunak tersebut secara signifikan meningkatkan retensi dan kepuasan pelanggan.

5. Otomatisasi dasar

Hanya ada 24 jam dalam sehari, dan pengusaha sering merasa mereka membutuhkan satu atau tiga jam ekstra untuk mengatur semua yang menjadi tanggung jawab pekerjaan mereka. Hal ini terutama berlaku bagi para solopreneur, yang menjalankan seluruh bisnis sendiri.

Alat otomatisasi dapat membantu segala hal mulai dari pelacakan biaya dan mengirim pengingat untuk janji temu hingga menghasilkan kontrak atau mengelola orientasi klien. Faktanya, WorkMarket’s 2020 In (Sight) Report menemukan bahwa 78% pemimpin bisnis merasa bahwa otomatisasi dapat membantu mereka menghemat tiga jam per hari - atau kira-kira 360 jam sepanjang tahun.

Apa pun industri yang Anda coba kembangkan, teknologi yang tepat akan membuat perbedaan untuk startup Anda.

Dengan perangkat lunak yang memungkinkan kolaborasi, membantu Anda mendapatkan wawasan yang lebih baik mengenai status bisnis Anda atau hanya mengotomatiskan tugas-tugas dasar, Anda akan memiliki sumber daya yang diperlukan untuk pertumbuhan yang berarti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi tips bisnis inovasi teknologi
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top