Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Strategi Bisnis Digital, Cuan Mengalir dengan List Building

Membangun bisnis di era digital butuh strategi jitu di balik layar, bukan sekadar mengumbar promo via media sosial.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 18 November 2020  |  07:29 WIB
Buku LBBB - Tribelio.com
Buku LBBB - Tribelio.com

Bisnis.com, JAKARTA- Dalam kondisi pandemi ini, bisnis akan didorong untuk lebih mengoptimalkan penjualan secara digital. Untuk itu dibutuhkan strategi pemasaran tepat agar bisa menggaet pelanggan.

Namun, memulai bisnis tidak semudah membalikkan tangan. Ada berbagai hambatan saat mencoba peruntungan bisnis.

Seperti produk yang kurang matang, produk yang ternyata kurang tepat, dan target pasar yang belum sesuai. Founder & CEO Tribelio.com  Denny Santoso  mengatakan untuk sukses berbisnis online, maka perlu belajar dari pengalaman dan juga aksi nyata.

Menurutnya belajar memang mudah, tapi bila tidak diuji langsung di lapangan maka teori tidak ada gunanya. “Pendapatan  datang dari aksi nyata, bukan belajar saja,” kata Denny dalam keterangan resminya, selasa (18/11/2020).

Dia menambahkan  untuk berbisnis perlu berani mengambil risiko untuk mewujudkan ide-ide yang dimiliki. Tapi manajemen risiko perlu dilakukan dengan benar.

“Tentunya harus ada keberanian mengambil risiko dengan penuh perhitungan tidak hanya asal-asalan. Untuk itu sebelum memulai bisnis, amatlah penting untuk memiliki strategi yang tepat,” lanjut Denny.

Dia menyarankan fondasi awal yang harus dipahami oleh banyak pebisnis pemula adalah dengan memiliki daftar (list) yang berisikan data pelanggan atau calon pelanggan. Dengan adanya sebuah daftar atau list building, para pelaku usaha dapat membangun database pelanggan dan mengelolanya hingga menghasilkan omzet yang luar biasa, daripada harus menunggu pelanggan datang setiap harinya.

Dengan database yang sudah tersusun rapi, pelaku usaha dapat mengirimkan promosi lewat media sosial ataupun e-mail yang bisa langsung dilakukan tanpa menguras waktu. Pengiriman lebih cepat dan tentunya ditujukan kepada orang yang tepat. Dan produk atau jasa yang ditawarkan perlu ditingkatkan promosinya agar kesadaran masyarakat atas adanya produk atau jasa tersebut bisa meningkat.

“Pastikan konten yang dibagikan memiliki manfaat bagi orang banyak, agar pelanggan atau calon pelanggan dalam database bisa membagikannya ke orang lain,” jelasnya.

Seringkali calon pengusaha melihat hambatan menjadi penghalang untuk memulai berbisnis. Untuk menghadapi hal tersebut, Denny memiliki suatu strategi dasar sebelum memulai bisnis online, yang terangkum dalam buku bernama List Building Black Book (LBBB). Buku yang telah terjual lebih dari 2.000 copy hanya dalam 3 hari ini memiliki panduan termudah dan paling rinci untuk memulai bisnis online sekarang.

"Buku ini berisikan semua langkah dan strategi yang sudah dibuktikan oleh ribuan orang dalam peningkatan penghasilan mereka, baik perorangan maupun bisnisnya. Semua yang saya tulis ini berdasarkan pengalaman saya sendiri, dari 21 tahun berbisnis dan 13 tahun di digital marketing," tambah Denny.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis
Editor : Kahfi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top