Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ritel Pilih Berinovasi Untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Peritel yang sudah beroperasi, telah melakukan efisiensi di internal dalam menjalankan operasional ritel.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  10:46 WIB
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta terlihat sepi selama pandemi. Peritel juga mencatatkan penjualan menurun selama pandemi./Kamis (19/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta terlihat sepi selama pandemi. Peritel juga mencatatkan penjualan menurun selama pandemi./Kamis (19/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Inovasi dianggap menjadi salah satu jalan untuk memulihkan bisnis ritel di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Setidaknya hal ini bisa kembali menarik minat konsumen untuk berbelanja.

Vice President Corporate Communication PT. Trans Retail Indonesia, Satria Hamid mengatakan dengan ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, pihaknya melakukan beberapa inovasi.

Salah satunya yakni menajamkan program Transmart Home Delivery. Saat ini program tersebut sudah berjalan dan infrastrukturnya terus dimatangkan.

Inovasi lainnya yakni mengembangkan bisnis secara online, tentu dengan kerja sama antar grup sehingga konsumen akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dengan kehadiran mereka di media daring.

"Artinya bisnis ritel tidak akan ada matinya, sejauh ritel itu juga mau dan berupaya inovasi," tegas Satria kepada Bisnis baru-baru ini.

Sementara untuk retail offline atau toko, Satria menyebut tetap dikembangkan. Trans Retail akan melihat dan menjadwal ulang toko-toko yang berencana untuk dibuka.

Adapun beberapa waktu lalu, Transmart hadir di Cilegon dan pada 2021 kemungkinan akan tersedia di luar Pulau Jawa. "Memang tidak mudah buka toko, kami akan melihat, merevisi, dan menjadwal ulang toko kita yang akan buka," tuturnya.

Bagi toko yang sudah beroperasi, rencananya akan dilakukan efisiensi di internal dalam menjalankan operasional ritel. Namun yang pasti memang kehadiran ritel fisik dianggap penting untuk meningkatkan perekonomian di daerah.

Sebab dengan munculnya retail modern, menurut Satria banyak hal positif yang bisa didapatkan di daerah seperti penyerapan tenaga kerja, penetrasi produk lokal, ketahanan tangan, hingga memasarkan produk secara nasional.

"Kami mau jadi garda depan di bidang ritel, membantu pemerintah menjadi ujung tombang pemulihan ekonomi nasional di daerah," tegas Satria.

Dia berharap dalam upaya pemulihan bisnis ini, pemerintah bisa melakukan serangkaian kebijakan yang mendukung iklim usaha retail seperti kemudahan berinvestasi, kepastian berusaha, dan mempermudah izin di daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top