Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bayar US$55 Juta, 3 Miliarder Ini Akan Tinggal di Luar Angkasa Selama 10 Hari

Ketiganya akan menumpang kapsul SpaceX's Crew Dragon awal tahun depan, dengan astronot veteran NASA sebagai komandan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  14:08 WIB
NASA akan mengutus dua astronot untuk meluncurkan Nasa SpaceX. - NASA\\n
NASA akan mengutus dua astronot untuk meluncurkan Nasa SpaceX. - NASA\\n

Bisnis.com, JAKARTA -- Seorang investor real estat Amerika, investor Kanada, dan mantan pilot Angkatan Udara Israel masing-masing membayar US$55 juta untuk menjadi bagian dari awak astronot swasta pertama yang melakukan perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Ketiganya akan menumpang kapsul SpaceX's Crew Dragon awal tahun depan, dengan astronot veteran NASA sebagai komandan.

Michael Lopez-Alegria, pensiunan astronot NASA dengan waktu terbang hampir 260 hari dalam empat misi luar angkasa sebelumnya dan sekarang menjadi wakil presiden di Axiom, akan memimpin misi Ax-1 selama 10 hari.

Pesawat luar angkasa SpaceX Dragon nantinya akan membawa Larry Connor, seorang pengusaha real estate dan teknologi Amerika; Eytan Stibbe, seorang pengusaha dan mantan pilot pesawat tempur Israel; Mark Pathy, seorang investor dan filantropis Kanada.

Dilansir melalui Scientific American, Connor, yang telah menerbangkan lebih dari 16 pesawat berbeda dan berkompetisi di Kejuaraan Aerobatik Nasional AS, akan menjadi pilot Dragon sebagai astronot swasta pertama yang mengemudikan misi luar angkasa orbital.

SpaceX merancang Dragon untuk terbang secara mandiri dan peran manusia hanya diperlukan dalam situasi darurat.

Connor, 77 tahun, adalah konglomerat The Connor Group, sebuah firma investasi apartemen mewah dengan aset lebih dari US$3 miliar.

Dia juga ikut mendirikan dua perusahaan teknologi finansial dan The Connor Group Kids & Community Partners, yang melayani kaum muda yang kurang beruntung di komunitas tempat The Connor Group beroperasi.

Pathy, 50 tahun, akan menjadi orang Kanada ke-11 yang terbang ke luar angkasa, setelah sembilan astronot Badan Antariksa Kanada dan salah satu pendiri Cirque du Soleil menjadi "turis luar angkasa" pertama di Kanada pada 2009.

Pathy adalah CEO dan chairman di Mavrik, sebuah perusahaan investasi dan pembiayaan swasta, dan merupakan ketua dewan direksi Stingray Group, sebuah perusahaan musik, media dan teknologi, keduanya berbasis di Montreal.

Ia juga menjabat sebagai dewan direksi Pathy Family Foundation dan merupakan anggota dewan dan komite eksekutif di Dans la Rue dan Montreal Children's Hospital Foundation.

Stibbe, yang lahir di Haifa, akan menjadi orang Israel kedua yang diluncurkan ke luar angkasa, mengikuti temannya Ilan Ramon, yang meninggal secara tragis di pesawat ulang-alik Columbia pada tahun 2003.

Stibbe mendirikan Vital Capital Fund, yang berfokus pada bisnis dan usaha pembiayaan terutama di Afrika.

Ia juga salah satu pendiri dan anggota dewan Pusat Studi Afrika di Universitas Ben-Gurion dan anggota dewan beberapa organisasi non-pemerintah yang didedikasikan untuk pendidikan, seni dan budaya.

Pada usia 63, Stibbe akan menjadi orang tertua ketiga yang memasuki orbit.

Misi Ax-1 akan menjadi misi luar angkasa dengan sepenuhnya awak swasta pertama yang mengitari orbit Bumi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daftar miliarder SpaceX
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top