Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Platform ini Bantu Pemilik Kapal Tetap Bertahan di Masa Pandemi

Selain itu, acap kali pemilik kapal hanya mengangkut barang saat menuju ke lokasi pengiriman, tetapi ketika perjalanan pulang, kapal tersebut tidak lagi bermuatan sehingga dapat membuat biaya pengangkutan menjadi lebih mahal.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 31 Januari 2021  |  09:16 WIB
Zonasea
Zonasea

Bisnis.com, JAKARTA -- Salah satu permasalahan yang sering kali dihadapi oleh para pelaku usaha di bidang perkapalan adalah mereka hanya fokus pada satu komoditas barang saja sehingga ketika komoditas tersebut sedang anjlok maka langsung terdampak pada bisnisnya.

Selain itu, acap kali pemilik kapal hanya mengangkut barang saat menuju ke lokasi pengiriman, tetapi ketika perjalanan pulang, kapal tersebut tidak lagi bermuatan sehingga dapat membuat biaya pengangkutan menjadi lebih mahal.

Untuk mengatasi persoalan yang dihadapi di industri perkapalan, terutama di masa pandemi ini, para pelaku usaha sebetulnya dapat memanfaatkan platform Zonasea yaitu sebuat platform marketplace yang dapat menghubungkan pemilik kapal dengan pemilik muatan, yang umumnya berfokus pada angkutan curah, break bulk, angkutan cair, dan angkutan kimia melalui digital atau secara online.

Roland Permana, founder Zonasea yang telah berkecimpung di dunia pelayaran selama lebih dari 10 tahun berharap dengan adanya platform ini dapat membantu perusahaan kapal dalam mengangkut berbagai barang atau komoditas dari pemilik muatan.

“Perusahaan kapal sebetulnya tidak harus hanya fokus melayani satu komoditas saja tetapi juga komoditas yang lain. Misalnya, pemilik kapal tanker tidak harus fokus pada minyak sawit saja tapi juga bisa ke market lainnya, seperti market transportasi BBM (Bahan Bakar Minyak) ketika bisnis minyak sawit sedang lesu,” ujar Roland dalam keterangan tertulisnya.

Melalui Zonasea, para pemilik kapal bisa melihat adanya peluang pengangkutan berbagai komoditas yang bisa ditangkap. Selain itu, keuntungan lainnya pemilik kapal juga dapat mengisi kekosongan saat perjalanan pulangnya sehingga pemilik kargo bisa mendapatkan biaya pengangkutan yang lebih murah daripada biasanya.

“Kami juga bisa mengantisipasi adanya mediator yang sering melakukan penipuan dan memberikan informasi yang tidak jelas terhadap penawaran kapal ataupun kargo yang ternyata fiktif karena semua dilakukan secara digital,” tuturnya.

Tim dari Zonasea akan melakukan verifikasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan tersebut pada saat pendaftaran, agar seluruh anggota yang bergabung dapat merasa aman dalam bertransaksi meski tanpa tatap muka terutama selama pandemi masih berlangsung.

Selama masa pandemi Covid-19, ketika industri perkapalan ikut terdampak, ternyata tak sedikit pemilik usaha kapal yang menjalin kerjasama dengan Zonasea karena dapat membantu mereka mendapatkan klien secara digital.
Saat ini saja sudah ada lebih dari 100 kapal yang secara resmi bergabung di dalam platform ini, dalam periode waktu 3 bulan.

“Sungguh pencapaian yang luar biasa, kami didukung dan dipercaya oleh banyak pihak. Karenanya, kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa Zonasea dapat mengambil peran yang signifikan dalam membantu mencapai salah satu visi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis kapal tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top