Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Gulung Tikar, Brand Fashion Ini Justru Sukses Ekspor via Online

Selain penjualan yang terus meningkat, Belle Fashion juga dapat menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  09:44 WIB
Gudang Belle Fashion
Gudang Belle Fashion

Bisnis.com, JAKARTA -- Mempertahankan bisnis yang sudah berjalan selama bertahun-tahun bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kejelian dan inovasi untuk terus beradaptasi, terutama di tengah ketatnya persaingan bisnis di dalam negeri.

Andre Teddy Oktavianus dan Abdilah Nilam merupakan salah satu pelaku usaha yang telah merintis bisnis fashionnya sejak 1995 di bawah bendera usaha Belle Fashion. Keduanya memulai bisnis secara offline dan sempat membuka toko pakaian di Pasar Tanah Abang pada 2014.

Namun sayangnya, setelah dua tahun berjalan bukannya bisnis tersebut berkembang justru makin menurun karena sepinya pelanggan sehingga merekapun harus rela untuk gulung tikar dan menutup gerainya di pusat grosir tersebut.

Sebagai seorang pebisnis, tentu saja Andre dan Abdillah tidak tinggal diam. Mereka terus memutar otak hingga akhirnya diputuskanlah untuk merambah ke dunia online dengan memasarkan produknya melalui marketplace pada 2017. Apalagi mereka juga banyak mendengar bahwa saat ini masyarakat mulai mencari produk-produk fashion melalui marketplace.

Dalam memasarkan poduknya, Belle Fashion fokus pada berbagai produk pakaian wanita seperti kaos, kemeja, outwear, rok, dan lain sebagainya dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp5ribu hingga Rp80ribu sehingga dapat menarik minat para konsumen.

“Kami memproduksi sendiri produk-produk Belle Fashion sehingga kami bisa menjual dengan harga yang lebih terjangkau karena margin yang kami ambil juga tidak tinggi,” ujar Andre.

Setelah memasarkan produknya melalui marketplace, khususnya di Shopee pertumbuhan bisnis Belle Fashion melesat tajam. Bahkan di masa pandemi ini, penjualan meningkat dua kali lipat dibandingkan masa sebelum pandemi.

“Di masa pandemi saat ini, masyarakat lebih gemar berburu kebutuhan secara online sehingga permintaan produk Belle Fashion juga ikut meningkat dua kali lipat. Dulu rata-rata pesanan sebelum pandemi sekitar 600 paket per hari, selama pandemi ini bisa di atas 1000 paket per hari,” tutur Abdillah.

Selain penjualan yang terus meningkat, Belle Fashion juga dapat menjangkau wilayah yang lebih luas lagi. Jika sebelumnya Belle Fashion hanya fokus ke channel penjualan offline sehingga hanya dapat menjangkau konsumen di daerah perkotaan, melalui platform Shopee mereka bisa menjual hingga ke kota terpencil di Indonesia sekalipun.

“Kami juga aktif berpartisipasi dalam kampanye-kampanye yang Shopee hadirkan sehingga mampu mendorong ketertarikan konsumen untuk berbelanja dan mengecek produk Belle Fashion. Dengan adanya fitur gratis ongkir, diskon dan cashback juga menjadi salah satu nilai tambah untuk para konsumen kami,” papa Andre.

Program Ekspor

Tidak hanya itu, Belle Fashion juga berhasil memperluas pangsa pasarnya hingga ke sejumlah negara lainya di Asia setelah mengikuti program ekspor Shopee yang membuka kesempatan toko milik Andre dan Abdilah ini untuk bisa go international.

Padahal, sebelumnya mereka tidak pernah berpikir untuk menjual produknya ke luar negeri. Namun, setelah begabung bersama Shopee selama 2 tahun, Belle Fashion kemudian diajak untuk mengikuti program ekspor dan menjadi salah satu toko yang masuk ke batch pertama program di tahun 2019.

Andre menutukan bahwa program ekspor yang diberikan oleh Shopee bermanfaat untuk menaikkan penjualan produk-produk Belle Fashion. Mereka mengaku senang karena produk mereka bisa dibeli di negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, terlebih pasar-pasar baru dari negara tujuan ekspor Shopee seperti Thailand, Vietnam dan Brazil.

“Dengan mengikuti program ekspor Shopee kini lebih dari 100 produk Belle Fashion tiap bulannya dibeli oleh konsumen di Singapura, Malaysia, Thailand, dan banyak negara lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, produk yang paling banyak diminati dalam program ekspor yang diberikan oleh Shopee terurtama untuk kategori fashion muslim.

Abdilah mengatakan saat awal bergabung di program ekspor Shopee, mereka banyak mendapatkan pelatihan dan edukasi terutama hal-hal yang harus diperhatikan saat ekspor seperti packaging dan quality control.

Ke depannya, Belle Fashion akan terus optimis dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan toko, serta tidak henti mengeluarkan produk-produk unggulan untuk konsumen di Indonesia dan luar negeri.

“Kami meyakini bahwa produk lokal juga tidak kalah bersaing dan mampu merebut hati masyarakat negara lain,” ujarnya.

Program Ekspor yang digelar oleh Shopee ini berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, asosiasi gabungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia serta Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SMESCO), tujuannya untuk mewujudkan 500.000 eksportir hingga tahun 2030.

Pada tahun ini, program dimulai awal Maret 2021 yang juga didukung Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perdagangan. Berdasarkan data Kemendag, saat ini di Indonesia terdapat 13.177 UKM eksportir, yang mewakili 90% dari eksportir nasional pada periode Januari—September 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion fashion tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top