Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingat! Ini 5 Prioritas Bagi Para Pengusaha Muda

Pengusaha muda berada di persimpangan jalan. Usia yang masih muda membuat orang-orang skeptis terhadap kemampuan mereka, tetapi mereka juga masih cukup muda untuk bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka hingga maksimal.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 15 April 2021  |  20:11 WIB
Ilustrasi pengusaha sukses. Anda harus jujur dengan orang-orang terdekat Anda.  - istimewa
Ilustrasi pengusaha sukses. Anda harus jujur dengan orang-orang terdekat Anda. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha muda berada di persimpangan jalan. Usia yang masih muda membuat orang-orang skeptis terhadap kemampuan mereka, tetapi mereka juga masih cukup muda untuk bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka hingga maksimal.

Katakanlah Anda akan mencapai 'X', dan kebanyakan orang harus melawan keinginan untuk memutar mata, menepuk kepala, dan mengacak-acak rambut Anda hanya karena usia.

Akan tetapi ketika Anda benar-benar mencapai 'X,' orang akan terpesona oleh kemampuan Anda untuk mengatasi rintangan yang luar biasa.

Untuk berubah dari pengusaha skeptis menjadi optimistis bukan hal yang mudah, banyak orang bahkan menyerah sebelum sampai di tujuan.

Untungnya, tidak ada takdir yang mengatakan bahwa setiap pengusaha muda akan gagal.

Anda memiliki banyak peluang daripada hambatan, yang harus Anda lakukan untuk tetap fokus dan tumbuh sebagai pengusaha sukses adalah lima hal di bawah ini, seperti dilansir melalui Entrepreneur.

1. Pilih tujuan yang tidak dapat ditawar.

Tidak ada yang salah dengan bermimpi untuk mendapatkan kekayaan yang cukup, tetapi Anda tidak seharusnya menetap pada standar yang biasa saja. Pilih satu tujuan yang tidak dapat ditawar.

Saat target Anda difokuskan pada hal-hal yang berwujud dan material, tujuan tersebut berisiko dapat ditawar atau turun nilainya saat tekanan menjadi terlalu tinggi. Mobil atau rumah baru tidak akan memuaskan rasa 'lapar' ini; hanya kesuksesan akhir yang dapat membuat Anda merasa puas.

2. Tetapkan rutinitas harian.

Manusia adalah makhluk yang hidup dengan kebiasaan. Anda akan menemukan bahwa Anda paling produktif, merasa lebih bersemangat, dan lebih menikmati hidup jika dapat menuntaskan rutinitas harian. Bangun di waktu yang sama setiap hari, olahragadi waktu yang sama setiap hari, membaca buku di waktu yang sama setiap hari, dan lain lain.

Tentu saja akan ada saat-saat ritual ini perlu dikesampingkan untuk urusan mendesak, tetapi memiliki rutinitas untuk kembali akan membantu Anda merasa nyaman.

3. Bekerja dengan waktu Anda sendiri.

Meskipun tidak ada yang salah dengan bekerja lebih lama, atau bangun lebih awal, Anda harus jujur pada diri sendiri tentang kapan Anda paling produktif.

Apakah Anda menyelesaikan pekerjaan paling banyak antara siang hingga matahari terbenam? Kosongkan waktu itu untuk menjadi kreatif dan membuat kemajuan. Apakah Anda lebih seperti night owl? Tidurlah agar Anda memiliki lebih banyak energi saat matahari terbenam.

Lakukan apa pun yang perlu Anda lakukan untuk membuat diri Anda lebih produktif.

4. Jujurlah dengan orang lain.

Anda mungkin telah mencoba menangani semua tanggung jawab Anda sekaligus tanpa membiarkan bahwa Anda sedang di ambang kelelahan.

Anda mencoba untuk menghabiskan waktu dengan keluarga, bergaul dengan teman-teman dan pergi dengan pacar Anda, sambil tetap berusaha untuk mencapai tujuan Anda.

Ini tidak akan berhasil dalam jangka panjang, dan cepat atau lambat orang akan mulai menyadarinya.

Anda harus jujur dengan orang-orang terdekat Anda. Beri tahu mereka bahwa Anda berada dalam masa kreatif ketika Anda perlu fokus menyelesaikan pekerjaan. Jika mereka berharga dalam hidup Anda, mereka akan memahami dan mendukung Anda.

5. Tetap antusias bahkan saat gagal.

Anda mungkin akan gagal. Anda mungkin akan merasa lelah, malu dan putus asa. Ini terjadi pada setiap pengusaha, dan itu juga dapat terjadi pada Anda. Perbedaannya adalah Anda mampu menngatasinya, menjaga antusiasme, dan terus berusaha.

Sementara wirausahawan yang gagal terhenti oleh kemunduran, Anda akan beralih dari kegagalan ke kegagalan tanpa kehilangan momentum. Jangan takut untuk gagal sampai akhirnya Anda bisa melakukannya dengan benar.

Karena Anda masih muda, jika Anda mengacau. Anda punya banyak waktu untuk mencari tahu apa yang salah dan bagaimana cara melakukannya dengan lebih baik.

Anda tahu bahwa Anda mampu melakukan hal-hal menakjubkan. Sekarang saatnya untuk menunjukkan hal itu kepada dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengusaha pendidikan karakter
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top