Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratu Kebuli Hadirkan Menu Khas Timur Tengah, Harganya Terjangkau

Ratu Kebuli merupakan restoran masakan khas Timur Tengah. Mulanya, sang pemilik Ratu Kebuli Suraya berbisnis jewellery. Namun pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 mendorongnya untuk menggeluti bisnis kuliner ini.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  08:20 WIB
Suraya, Pemilik Ratu Kebuli.  - Ratu Kebuli
Suraya, Pemilik Ratu Kebuli. - Ratu Kebuli

Bisnis.com, JAKARTA - Ratu Kebuli merupakan restoran yang menyajikan masakan khas Timur Tengah. Mulanya, sang pemilik Ratu Kebuli Suraya berbisnis jewellery. Namun, pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 mendorongnya untuk menyeriusi bisnis kuliner ini.

Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal, termasuk aktivitas bisnis perhiasan yang digeluti Suraya. Wanita keturunan Arab ini sejak penguncian lebih banyak beraktivitas di rumah, termasuk memasak. Salah satu masakan yang sering disajikan di rumahnya ialah Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi.

"Kebetulan saat pandemi, semua jenis makanan dan minuman yang serba rempah tengah dicari karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Dari situ saya berpikir kenapa tidak memulai bisnis masakan khas Timur Tengah yang memang kaya rempah,” ujarnya.

Dia lantas mencoba menawarkan beragam kuliner khas Timur Tengah kepada saudara dan teman-teman. Ternyata banyak diantara mereka yang melakukan repeat order sehingga Suraya pun mulai berpikir untuk menyulap ruko yang semula digunakan sebagai tempat usaha jewellery menjadi restoran khas Timur Tengah bernama Ratu Kebuli.

“Sebelumnya fokus di online, baru pada Desember 2020 kami mulai membuka restoran kulinerr Timu Tengah di ruko yang tadinya dipakai untuk bisnis jewellery,” tuturnya.

Ternyata tanggapan masyarakat sangat bagus dan antusias. Pasalnya, selama ini banyak masyarakat yang masih agak enggan berkunjung ke restoran kuliner khas Timur Tengah karena persepsi harga yang relatif mahal dan cita rasa rempah yang terlalu kuat.

Namun di sinilah Ratu Kebuli menangkap peluang bisnis dengan membuat kuliner khas Timur Tengah dengan harga terjangkau tetapi tetap mempertahankan kualitas rasa dengan menggunakan rempah-rempah seperti Kapulaga yang diimpor langsung dari India, yang harga per kilogramnya mencapai Rp700.000 hingga Rp800.000.

Ratu Kebuli memiliki dua varian nasi yang disajikan, yakni Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi yang menggunakan beras basmati.

Nasi kebuli memiliki ciri khas tampilan warna kecoklatan karena rempah-rempahnya digiling halus kemudian dicampur dengan nasi sehingga rempahnya lebih berasa. Adapun untuk nasi mandhi menggunakan rempah utuh sehingga lebih gurih dan wangi.

Adapun untuk kisaran harga Nasi Kebuli dan Nasi Mandhi di Ratu Kebuli mulai dari Rp30.000 per porsi sudah lengkap dengan lauk ayam, sedangkan nasi dengan lauk kambing dibanderol seharga Rp50.000 per porsi.

Menurut Suraya, nasi kebuli ini biasanya hanya disediakan pada acara tertentu, khususnya di keluarga Arab. Namun kini masyarakat dapat menikmati kapan pun mereka inginkan. Selain itu, menikmati masakan khas Timur Tengah juga memberikan sensasi rasa emosional karena mengingatkan mereka akan kondisi di Arab Saudi.

“Ada yang bilang kalau makan nasi kebuli ini mereka ingat Mekkah. Kadang jika mereka kangen makanan seperti saat haji atau umroh, langsung pesan di Ratu Kebuli, apalagi dari segi harga kami masih terjangkau,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wanita pengusaha Restoran Timur Tengah
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top