Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Strategi Desain Grafis Untuk Tingkatkan Pemasaran

Visualisasi desain grafis yang menarik bisa meningkatkan daya tarik bagi segmen pemasaran.
Ithamar Yaomi DC
Ithamar Yaomi DC - Bisnis.com 01 Oktober 2021  |  19:39 WIB
Ini Strategi Desain Grafis Untuk Tingkatkan Pemasaran
Desain Grafis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Menciptakan konten yang menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman, sangat penting untuk meningkatkan pemasaran.

Mampu berkreativitas dengan tren terbaru maka akan membuatmu semakin mudah beradaptasi di tengah pandemi. Simak 7 tren yang wajib dikuasai untuk meningkatkan kemampuan dalam pemasaran:

  1. Visual menjadi lebih inklusif

Visual yang inklusif akan menjadi andalan dalam komunikasi pemasaran di tengah pandemi. Ikon, ilustrasi, dan foto kini menampilkan beragam etnis, orientasi, dan kemampuan.

Visualisasi menciptakan jaminan yang mencerminkan masyarakat di mana sebuah brand ada akan menguntungkan perusahaan dan mendekatkan masyarakat.

  1. Visualisasi data fokus pada topik menyenangkan

Visualisasi data yang menyenangkan menjadi hal yang populer dan akan menjadi salah satu tren desain grafis terbesar di tahun 2022. 

Alih-alih berfokus pada dampak pandemi, perusahaan biasanyamerancang visualisasi data pada topik seperti game dan pekerjaan jarak jauh.

  1. Warna background yang berani dan cerah

Apa yang membuat suatu konten menonjol di lingkungan online yang ramai? Kualitas hebat dan background yang eyecatchingTren warna terus berkembang. Mereka cenderung bolak-balik antara gaya yang lebih berani dan versi yang diredam.

  1. Ikon dan ilustrasi menjadi lebih berwarna

Ikon warna-warni sedang populer saat ini, dan kemungkinan akan terus seperti itu hingga tahun 2022. Tren ini berlaku untuk ikon 3D dan flat, yang terakhir menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. 

  1. Font serif

Mengapa brand beralih ke font serif? Karena mereka tradisional dan elegan. Font serif tidak hanya membangkitkan nostalgia tetapi juga menumbuhkan rasa aman.

Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, keamanan seperti itulah yang diinginkan konsumen. Banyak brand mengadopsi font serif untuk teks di situs web mereka, serta di seluruh visual media sosial mereka. Yang lain menggunakan campuran font serif dengan font yang lebih modern.

  1. Branded memes

Meme biasanya dibuat sesuai dengan kebutuhan audiens. Ada juga yang membuat meme dengan tujuan menghibur konsumen.

  1. Kutipan (quotes)

Kutipan bijak telah menjadi andalan pemasaran. Jadi, mengejutkan melihat kutipan menjadi salah satu tren desain grafis 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desain grafis pemasaran

Sumber : Business2 Community

Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top