Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hal Penting yang Harus Diperhatikan untuk Memulai Bisnis MLM

Sebelum terjun, berikut tips-tips Anda masuk bisnis MLM agar tidak terjebak dalam MLM palsu dan merugikan.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  15:25 WIB
Ilustrasi tips sukses bisnis
Ilustrasi tips sukses bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis pemasaran jaringan sempat menjadi pilihan terutama semenjak masa pandemi.

Bisnis pemasaran jaringan mencakup dengan pemasaran multi-level (MLM), pemasaran langsung atau consumer direct marketing (CDM) dan hybrids.

Berbagai perusahaan terkemuka sendiri dapat bertumbuh dikarenakan menggunakan model pemasaran dan distribusi ini. Namun, berbagai pendatang baru juga cukup meragukan model ini.

Meskipun pemasaran jaringan menguntungkan bagi beberapa pemilik bisnis independen atau bagi agen, hal ini dapat menjadi tantangan bagi orang lain.

Untuk itu, dilansir dari Thebalancesmb (5/07/19), berikut enam faktor penentu yang perlu diteliti.

1. Perhatikan upline Anda

Cari tahu persis berapa banyak yang diperoleh wakil presiden senior, presiden, dan orang yang merekrut Anda setiap tahun, bulanan, dan bahkan mingguan dari penjualan produk atau layanan.

Anda juga perlu perlakukan seluruh upline sebagai calon mitra bisnis baru yang perlu dibina. Jika perusahaannya baru, tanyakan tentang latar belakang pendiri dan jenis kesuksesan apa yang mereka miliki dalam karir atau bisnis mereka sebelumnya.

2. Perhatikan produknya

Anda dapat memilih produk populer yang murah dan dijual di toko ritel, online atau melalui saluran pemasaran dan distribusi tradisional lainnya. Jika Ada persaingan, maka orang-orang membeli produk tersebut.

3. Bagaimana Anda memperoleh uang

MLM biasanya menawarkan bonus untuk perekrutan dan komisi atau sisa penjualan. Oleh karena itu, dengan mempercayai pada produk atau layanan yang didistribusikan akan membantu produk atau layanan menjual dirinya sendiri.

4. Perhatikan kebijakan promosi produk

Anda bisa saja terlibat dalam pemasaran dan promosi. Di lain sisi, beberapa perusahaan memiliki kebijakan terbuka lebar yang memungkinkan pemilik bisnis independen terlibat dalam promosi mereka sendiri. Perusahaan lain menyediakan materi yang disetujui untuk digunakan agen untuk promosi.

Materi yang disetujui dapat mencakup video dan situs web untuk melindungi merek dan reputasi perusahaan secara keseluruhan.

5. Bagaimana Anda direkrut

Ketika ada perekrutan yang terlibat, pertanyakan apakah perusahaan hanya fokus pada perekrutan atau digabungkan dengan akuisisi pelanggan dan membangun tim distribusi.

Hindari skema piramida di mana pemilik bisnis independen hanya dibayar ketika mereka merekrut perwakilan lain dan tidak dibayar ketika mereka benar-benar menjual produk atau layanan.

6. Pastikan mengapa Anda melakukan ini

Beberapa orang telah menghasilkan banyak uang dalam pemasaran jaringan, sementara banyak orang lain membuang banyak waktu dan uang mereka. Meskipun penting untuk mempertahankan ekspektasi yang masuk akal, jangan berharap untuk mendapatkan laba bersih yang menjangkau satu orang sesering mungkin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis mlm
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top