Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Dunia Kerja di Tahun 2022, Siap-siap Pekerja dan Job Seeker

Apa saja tren di dunia kerja untuk di tahun 2022 mendatang? Berikut beberapa contohnya.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  16:31 WIB
Bursa kerja - Antara
Bursa kerja - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tahun ini memberikan beberapa harapan, terutama setelah melewati krisis Covid. Beberapa organisasi juga dapat kembali ke jalurnya dan beberapa karyawan mulai bisa bekerja secara offline.

Selain itu, tahun ini juga menjadi tahun kebangkitan dan pemulihan. Kini, terdapat peningkatan dalam adopsi teknologi baru dan alat yang canggih untuk memfasilitasi kerja jarak jauh.

Dilansir dari Entrepreneur, diketahui bahwa tahun 2022 akan menjadi tahun pertumbuhan. Pandemi global telah membuat organisasi di seluruh dunia menyadari pentingnya digitalisasi dan penerapan teknologi modern untuk menyelesaikan pekerjaan.

Oleh karena itu, apa saja tren di dunia kerja untuk di tahun 2022 mendatang? Berikut beberapa tren yang dilansir dari Entrepreneur.

1. Bekerja secara hybrid

Bekerja jarak jauh menjadi cara berbisnis. Penggunaan platform kolaboratif seperti Zoom, Slack, Microsoft Teams, dan lainnya memungkinkan organisasi berfungsi secara virtual saat karyawan bekerja dari kenyamanan dan keamanan di rumah mereka.

Beberapa karyawan mungkin memilih untuk bekerja di kantor selama beberapa hari dan kemudian bekerja dari jarak jauh di hari lain. Hal ini juga dimungkinkan untuk dijalankan, untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang sehat.

2. Masuknya generasi Z

Para profesional Gen-Z yang lebih muda siap memasuki dunia korporat. Selain itu, generasi muda juga memiliki pendekatan yang unik dan perspektif yang segar terhadap pekerjaan. Mereka tidak mau bekerja secara tradisional dan tumbuh dengan teknologi.

Hal ini menjadi tantangan bagi perusahaan untuk memberikan lingkungan yang kondusif bagi generasi baru, yang memiliki paham pada teknologi dengan ide dan semangat. Generasi Z juga lebih menyukai budaya kerja yang fleksibel.

Jika generasi ini dilengkapi dengan lingkungan yang sesuai, maka mereka dapat membantu organisasi atau perusahaan, dalam menyesuaikan diri dengan tren terbaru di pasar

3. Komunikasi yang terpusat

Munculnya kerja secara hybrid, meningkatkan kebutuhan dalam komunikasi secara terpusat. Ketika Anda memiliki beberapa karyawan yang bekerja di tempat dan yang lainnya bekerja dari jarak jauh, Anda harus memastikan semua orang berada di kemajuan yang sama.

Platform kolaboratif seperti Skype, Zoom, Google Meets, Slack, Microsoft Teams, dan lainnya memungkinkan para profesional untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan mereka secara real-time.

Dari obrolan grup dan panggilan video hingga berbagi dokumen penting, platform kolaboratif memungkinkan Anda memusatkan komunikasi dalam suatu organisasi.

4. Fokus dalam keseimbangan kehidupan kerja

Bekerja dari jarak jauh memungkinkan mereka untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. Hal ini mencegah karyawan menghabiskan waktu berjam-jam bekerja di kantor dan jauh dari keluarga mereka.

Selain itu, pandemi membuat karyawan mulai lebih fokus untuk menikmati keseimbangan kehidupan kerja yang ideal tanpa mengorbankan salah satu dari dua aspek kehidupan mereka.

5. Lebih fokus pada kesejahteraan mental karyawan

Pandemi telah menjadi masa sulit bagi para profesional di seluruh dunia. Beberapa karyawan yang terampil dan berdedikasi kehilangan pekerjaan karena organisasi merasa sulit untuk mempertahankan diri selama pandemi.

Selain itu, bekerja jarak jauh juga membuat diri mereka lelah dengan memperpanjang jam kerja mereka dan menjadi kelelahan. Keadaan dan hal-hal lainnya secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan mental karyawan.

Sekarang setelah karyawan kembali bekerja, organisasi atau perusahaan berfokus untuk menyediakan lingkungan kerja yang merangsang dan mendorong karyawan. Inisiatif tersebut telah membuat perusahaan atau korporasi menyadari pentingnya kesehatan mental dan meningkatkan keterlibatan karyawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Lowongan Kerja peluang kerja insinyur singapura Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top