Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perhitungan Modal Bisnis Rice Bowl, Keuntungan dan Potensi Pasar

Jika Anda juga menekuni dunia kuliner dan memiliki keahlian ini, tidak ada salahnya jika Anda ikut mencoba dan menjadikannya sebagai peluang bisnis.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 29 April 2022  |  16:46 WIB
Perhitungan Modal Bisnis Rice Bowl, Keuntungan dan Potensi Pasar
Ilustrasi masakan ricebowl
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Rice bowl, merupakan solusi yang tepat bagi masyarakat yang tengah sibuk dalam menjalani aktivitasnya, namun menawarkan makanan yang memuaskan.

Bukan hanya itu, Rice bowl juga menawarkan makanan dengan kemasan yang praktis dengan berbagai ragam menu yang bisa Anda pilih.

Jika Anda juga menekuni dunia kuliner dan memiliki keahlian ini, tidak ada salahnya jika Anda ikut mencoba dan menjadikannya sebagai peluang bisnis.

Untuk potensi rice bowl sendiri cukup memiliki peluang yang besar, terutama sering dinikmati oleh kaum muda. Selain itu, usaha Anda juga akan menjadi laris manis jika berada di lokasi yang sesuai dengan niche Anda.

Namun, berapa kira-kira modal dalam membangun bisnis rice bowl?

Sebenarnya penentuan modal sendiri cukup fleksibel dengan menu, konsep, jumlah porsi dan lain-lainnya. Contohnya, Anda bisa saja memulai dari harga sekitar Rp5 juta.

Kemudian, untuk harga penjualan sendiri dapat Anda sesuaikan dengan target market Anda. Apakah bisa dimulai dari dari range Rp15 ribu, atau bahkan dari Rp30.000 jika Anda menjual di mall.

Anda dapat menyesuaikan juga dengan modal awal yang Anda keluarkan. Pastikan bahwa harga yang Anda pasang sesuai dengan target market Anda.

Setelah menentukan modal, lantas berapa kisaran keuntungan yang bisa Anda dapatkan?

Sebagai contoh, Anda bisa memulai dengan modal Rp7,5 juta dan harga rata-rata jual sebesar Rp17.000.

Kemudian Anda bisa menetapkan target penjualan sebanyak 40-50 porsi dalam sehari. Contohnya, Anda bisa saja menjual sebanyak 1.200 porsi dalam 30 hari.

Lalu jika dihitung, dalam sebulan maka Anda bisa mencapai omzet sebesar Rp20 jutaan. Anda bisa memperoleh keuntungan di kisaran Rp12,5 juta dalam sebulannya.

Untuk itu, perlu diingat bahwa Anda perlu melakukan analisis pasar agar bisnis Anda menjadi laku, mendapatkan banyak pelanggan dan menjadi lebih sukses dengan cepat.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan strategi dan kesehatan finansial yang baik, agar bisnis Anda dapat bertahan dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner tips bisnis bisnis kuliner
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top