Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ma.ja Watch, Sukses Jualan 200 Unit Jam Tangan Kayu Setiap Bulannya

Berawal dari hobi mengoleksi jam tangan berbagai merek, Justisia berpikir untuk membuat jam tangan sendiri berbahan dasar kayu.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  10:48 WIB
Ma.ja Watch, Sukses Jualan 200 Unit Jam Tangan Kayu Setiap Bulannya
Justisia, pemilik ma.ja watch - dokumentasi pribadi
Bagikan

Bisnis.com, Jakarta – Justisia Duhita Dewi, pecinta dan kolektor jam tangan, membangun bisnis jam tangan kayu hingga tembus pameran di Jerman.

Berawal dari hobi mengoleksi jam tangan berbagai merek, Justisia berpikir untuk membuat jam tangan sendiri berbahan dasar kayu.

“Dengan hobi menjadi kolektor jam tangan, sepertinya sangat bisa untuk membuat jam tangan sendiri. Saya sudah terbiasa membandingkan jam mana yang bagus atau mesinnya seperti apa” Ujar pemilik bisnis Ma.ja Watch (11/05/22).

Justisia melihat tren mode masa depan akan mengarah pada konsep ramah lingkungan. Oleh karena itu, Justisia memutuskan menggunakan bahan dasar kayu yang juga bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang sensitif dengan bahan metal.

Mulai dari awal 2021, Justisia mencari pengrajin kayu berpengalaman sambil melakukan riset pasar. Setelahnya, Justisia membangun bisnisnya dengan modal Rp20 juta untuk membeli mesin, bahan hingga kemasan. Modal tersebut juga digunakan kembali untuk menjadi modal berikutnya.

Untuk produknya, Ma.ja Watch  membawa cerita dari Indonesia seperti dari wayang. Contohnya, terdapat seri seperti Srikandi dan Arjuna.

Kemudian, Ma.ja Watch juga menerapkan konsep di mana pelanggan dapat menentukan seleranya sendiri. Contohnya, pelanggan dapat menentukan sendiri tali jam tangan dan model yang mereka sukai. Ma.ja Watch juga memiliki tali bahan kanvas yang dicetak sendiri.

Penjualan dan Pencapaian Ma.ja Watch

Pasar Ma.ja Watch adalah pria dan wanita yang berada di usia 22 hingga 50 tahun. Koleksinya memiliki harga mulai dari Rp639 ribu hingga Rp2,1 juta, dan paling banyak dibeli di pulau Jawa.

Per bulannya, Ma.ja Watch mencapai penjualan sebanyak 200 item.

Mengenai pencapaian, Ma.ja Watch sudah mengikuti pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2022 dan menjadi finalis dalam Apresiasi Kreasi Indonesia. Pada tanggal 19 hingga 23 Mei, Ma.ja Watch akan mengikuti Berlin Design Week, Jerman.

Harapan dan Strategi ke Depannya

Justisia mengungkapkan bahwa Ma.ja Watch mendapatkan kerja sama dengan salah satu pemilik toko fisik yang hampir ada di setiap mal.

Kemudian, jika saat ini penjualan per bulan sebanyak 200, Justisia optimis untuk ke depannya penjualan dapat mencapai sebanyak 1000 jam tangan. 

Selain itu, Ma.ja Watch juga menargetkan agar ke depannya bisa ekspor dan ingin menjadi lebih besar lagi dengan mengajak investor.

Tips Bisnis

Dalam memulai bisnis, Justisia menyarankan bahwa Anda perlu memiliki tujuan. Anda dapat membuat produk atau layanan yang memecahkan masalah, atau menyempurnakan apa yang sudah ada.

Kemudian, Justisia menyarankan untuk tidak takut bermimpi. Anda dapat bermimpi besar dan mulailah secara perlahan namun tetap konsisten.

Tips terakhir adalah lakukan riset yang baik dalam membuat produk, seperti target pasar dan strategi pemasarannya. Jika sudah melakukan riset dengan matang, jangan takut untuk melangkah karena sudah memperhitungkan risikonya.

“Bisnis menurut saya tidak hanya selalu mengenai uang, melainkan bagaimana kita memecahkan masalah dari masyarakat dan memberikan manfaat bagi orang banyak. Dengan menerapkan hal tersebut, saya yakin bahwa kesuksesan akan mengikuti” Ucapnya.

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hobi kayu jam tangan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top