Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Bisnis Batik Prabuseno, Brand yang Bidik Kalangan Muda

Mengintip perjalanan bisnis Adetya Bayu Pamungkas merupakan CEO dan Founder mengembangkan Batik Prabuseno
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 17 Oktober 2022  |  20:46 WIB
Perjalanan Bisnis Batik Prabuseno, Brand yang Bidik Kalangan Muda
Batik Prabuseno
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis batik menawarkan peluang yang menjanjikan. Apalagi, mengigat batik telah menjadi warisan budaya yang harus dilestarikan.

Selain pemerintah gencar dalam mengembangkan dunia perbatikan. Kini, dunia pun mulai memberikan apresiasi lebih pada produk batik Indonesia. Tak heran, apabila makin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan kain tradisional ini sebagai bahan baku produk fesyen.

Adapun salah satu contoh bisnis batik yang sukses adalah Batik Prabuseno, di mana bisnis ini mengembangan rancangan batik dengan bahan dan motif batik yang modern untuk anak muda. Bahkan dengan ciri khasnya, membuat Batik Prabuseno kian menarik di mata pelanggan. Lantas, seperti apa bisnis Batik Prabuseno ini? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Profil Bisnis Batik Prabuseno

Adetya Bayu Pamungkas merupakan CEO dan Founder dari Batik Prabuseno. Adapun, bisnis ini telah berdiri sejak Juni 2020.

Melansir dari Instagramnya yakni @adetya.bayu mengungkapkan bahwa bisnis batiknya ini dilatar belakangi atas banyaknya perajin dan suplier batik yang terdampak akibat pembatasan mobilitas masyarakat.

Tentunya, dengan mengoptimalkan potensi batik melalui inovasi pemilihan motif dan warna, membuat bisnisnya berkembang, di mana total penjualan produk Batik Prabuseno saat ini bisa mencapai rata-rata 8.000 pcs per bulannya baik secara online maupun offline.

Selain dengan total penjualan, adanya pembukaan toko baru, yakni di Surakarta (Solo) pada Senin (10/10/2022) lalu. Setelah toko pertamanya berlokasi di Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, makin membuktikan bahwa pakaian batik ini ternyata bisa bersaing, bahkan punya pasar yang luas. 

Batik Prabuseno juga mengadakan diskon hingga 15% yang berlaku selama periode 10 – 30 Oktober 2022 dalam rangka merayakan grand opening toko yang baru dibukanya ini. Periode diskon tersebut pun diselenggarakan pada bulan diperingatinya Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober.

Adetya Bayu Pamungkas selaku Founder & CEO Batik Prabuseno mengatakan bahwa Batik Prabuseno dikenal sebagai tempat berbelanja produk pakaian batik kekinian oleh kawula muda. Dia mengatakan mereka menyediakan berbagai produk pakaian batik dengan model dan motif beragam yang disesuaikan dengan gaya generasi milenial saat ini.

Jenis batik yang ditawarkan, lanjutnya, mulai dari kemeja, tunik, blazer, dress, blouse, hingga kain batik.

Adetya menyatakan total penjualan produk Batik Prabuseno saat ini bisa mencapai rata-rata 8.000 pcs per bulannya.

"Diharapkan untuk ke depannya, Batik Prabuseno akan terus semakin berkembang dan menjadi wadah untuk melestarikan budaya Indonesia,” pungkas Adetya.

Berdasarkan hasil penelusuran Bisnis menemukan, Batik Prabuseno menerima pesanan seragam, hal ini lah yang menjadi poin plus bisnis tersebut. Sayangnya, sejauh ini pihak Batik Prabuseno belum menawarkan peluang kemitraan. Terkait alasan tidak diketahui jelas.

Namun, dengan melihat komitmen Batik Prabuseno yang tidak hanya memastikan bahwa bisnisnya menawarkan produk berkualitas baik, bukan tak mungkin pihak manajemen Batik Prabuseno juga memikirkan aspek bisnis lainnya seperti perencanaan logistik, pelayanan, hingga pemasaran yang harus dibuat secara matang agar kelangsungan bisnis terjaga dengan baik dan bisa menawarkan produk ke tangan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batik hari batik batik indonesia batik tulis batik keren
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top