Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peluang Kerja Sama Station Sewa Powerbank Recharge, Syarat, dan Keuntungannya

Sewa powerbank kini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan yang ditawarkan oleh startup ReCharge.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 22 November 2022  |  20:13 WIB
Peluang Kerja Sama Station Sewa Powerbank Recharge, Syarat, dan Keuntungannya
Recharge - twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penggunaan smartphone yang tinggi ini mendorong orang-orang membutuhkan daya baterai yang lebih besar atau cara isi ulang yang lebih praktis.

Hal ini mendorong Dick Listijono untuk mengembangkan startup ReCharge, perusahaan yang menyediakan layanan penyewaan power bank berbasis aplikasi pertama di Indonesia.

Lantas, seperti apa profil bisnis dari startup ReCharge yang kini telah sukses menyewakan 115.000 powerbank. Bahkan, sudah ada lebih dari 800 ReCharge Station yang tersebar di seluruh Jabodetabek, Bandung dan Yogyakarta? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Profil Bisnis ReCharge

Melansir dari situs resmi ReCharge pada Selasa (22/11/2022), Recharge didirikan oleh Dick Listijono, di mana perusahaan tersebut berada di bawah naungan PT Jalan Terus Saja.

Startup yang didirikan sejak tahun 2018 ini, memang berbasis Internet of Things (IoT) yang punya visi memberikan kemudahan mobilitas dan mendukung produktivitas masyarakat yang memang lekat dengan penggunakan ponsel.

Bahkan, model penyewaan power bank seperti ReCharge dinilai lebih environmentally friendly atau ramah lingkungan, karena tidak menimbulkan banyak e-waste atau limbah elektronik.

Pasalnya, dengan mencolokkan perangkat di stop kontak terus menerus maka akan memakan lebih banyak volt. Sementara, ReCharge yang menawarkan powerbank tentu punya power consumption yang jauh lebih sedikit dan jauh lebih stabil.

Terkait cara penggunaan, bagi pengguna baru harus melakukan registrasi sebelum menyewa dengan menggunakan nomor telepon dan e-mail. Setelahnya, aplikasi ReCharge menetapkan ada Rp30.000 sebagai minimum topup.

Hasil penelusuran Bisnis menemukan, saat ini ReCharge punya tiga tipe mesin, yakni kecil, sedang dan besar. Di mana, yang membedakannya hanyalah jumlah stok powerbank yang ada.

Adapun, ReCharge sendiri menyediakan powerbank dengan kapasitas 5.000 mAH dengan kemampuan fast Charging hingga 2 kali pengisian penuh serta tersedia kabel Apple Lighning, Android Micro USB, USB Type C. Untuk biaya sewa, mulai dari Rp2.000 hingga Rp30.000 untuk semua tipe mesin.

Agar mempercepat penyebaran di lokasi strategis, ReCharge bekerjasama dengan pengelola TransJakarta, MRT Jakarta, dan KRL menghadirkan Recharge Station di 35 Halte TransJakarta, 23 Stasiun KRL line Jakarta Kota – Bogor, dan 13 Stasiun MRT Jakarta.

Saat ini Recharge Station sudah hadir di berbagai lokasi lainnya, seperti pusat perbelanjaan banyak Pondok Indah Mall, Pasific Place, fX Sudirman, Mal Kelapa Gading, Kuningan City, Bintari Jaya Xchange, Living World, Mega Bekasi Hypermall, Mall BTM Bogor, serta sejumlah gedung perkantoran, restoran, sekolah, balai pertemuan dan tempat liburan.

Bahkan mesin ReCharge Station juga akan tersedia di area Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-17 pada 15-16 November 2022 di Bali.

Kerja Sama Powerbank Station

ReCharge menawarkan peluang kerja sama pada masyarakat umum yang tertarik membuat fasilitas powerbank station.

Bagi Dick, ini tentu bisa menjadi suatu keuntungan bagi seorang pengusaha, karena dapat menarik pelanggan baru dengan layanan penyewaan powerbank. Sayangnya, tidak diketahui informasi terkait biaya yang diperlukan dan standar lokasi yang diinginkan oleh pihak manajemen. Sehingga, untuk informasi terkait hal itu, Anda bisa menghubungi manajemen ReCharge.

Jenis Mesin ReCharge Station

1. ReCharge Station Large

Mesin ini punya konsumsi daya sebesar 110W saat idle, 710W max, di mana estimasi harga mencapai Rp150.000 per bulan. Kompabilitas smartphone, terpasang adaptor pengisian daya Android dan IOS dengan kapasitas slot sebanyak 50 powerbank. Sementara itu, ada juga jenis besar yang hanya memberikan 30 slot powerbank. 

2. ReCharge Station Medium

Mesin ini punya konsumsi daya sebesar 30W saat idle, 230W max. Kompabilitas smartphone, terpasang adaptor pengisian daya Android dan IOS dengan kapasitas slot sebanyak 16 powerbank.

3. ReCharge Station Small

Mesin ini punya konsumsi daya sebesar 110W saat idle, 110W max. Kompabilitas smartphone, terpasang adaptor pengisian daya Android dan IOS dengan kapasitas slot sebanyak 8 powerbank. Sementara itu, ada juga jenis ReCharge Station Small dengan konsumsi daya 3.5W saat idle, 50W max untuk 8 slot powerbank. Serta, pilihan lainnya yaitu konsumsi daya sebesar 3,5W dengan 1025 max, di mana kapasitas powerbank sebanyak 16 slot. 

Bahkan, Recharge menawarkan layanan media placement untuk dimanfaatkan sebagai channel advertising dan branding. Sebab, sudah ada 250 mesin dengan layar 43 inci yang terletak di lokasi strategis dengan audio dan video kualitas tinggi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

powerbank peluang bisnis smartphone
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top