Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Berawal dari Reseller, Indah Catur Agustin Sukses Kembangkan Bisnis Sleep Buddy

Cerita perjalanan Sleep Buddy yang sukses menjadi brand sprei lokal asal Surabaya yang diminati banyak pelanggan
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 30 Maret 2023  |  12:12 WIB
Berawal dari Reseller, Indah Catur Agustin Sukses Kembangkan Bisnis Sleep Buddy
Indah Citra Agustin

Bisnis.com, JAKARTA - Di Indonesia tak banyak dari pelaku industri tekstil yang memanfaatkan sisa kain menjadi barang yang berguna. 

Menariknya, Sleep Buddy menjadi salah satu perusahaan asal Surabaya ini konsisten memanfaatkan limbah kain sisa untuk didaur ulang menjadi produk menarik seperti, Cushion, Table Runner dan Throw Blanket. 

Perusahaan yang hadir sejak tahun 2009 dikembangkan oleh Indah Catur Agustin bersama sang suami. Meski keduanya tidak memiliki latar belakang di bidang konveksi. Namun mereka giat dalam memutar otak agar bisa mengembangkan bisnisnya. 

“Sempat jadi reseller produk home living. Tapi, saya mulai merasa ingin punya bisnis sendiri,  jadi saya mulai serius belajar bagaimana mempelajari berbagai teknik menjahit, mulai dari cutting hingga cari bahan. Dulu hanya satu penjahit,” tuturnya.

Awalnya, merek Sleep Buddy Bedding sendiri dijual melalui gerai fisik yang berlokasi di salah satu mall di Surabaya pada tahun 2010. Sayang, di tengah perjalanan usaha, dirinya mengalami hal pahit, lantaran gerai yang dia tempati harus tutup. 

“Nyaris terpuruk. Namun dia kami memutuskan langsung bangkit dan berjualan online,” ujarnya. 

Berkat kegigihannya guna membalikkan kondisi yang merugi, dia pun gencar memanfaatkan platform digital, mulai dari membuat website dan menempat produknya di e-commerce. 

Tak hanya itu, baginya pendekatan dengan mendengar masukan dari pelanggan menjadi elemen penting dalam memperbaiki produk sembari menambahkan inovasi untuk menjawab kebutuhan pasar. 

Diklaim Indah, pemilihan bahan yang menjadi alasan utamanya mengapa produknya menjadi pilihan masyarakat. 

Penggunaan Lyocell alias serat selulosa buatan tanpa menggunakan kedua senyawa kimia juga menjadi salah satu keunggulan yang membuat produknya sangat nyaman, dari segi kelembutan dan tingkat ketebalannya. 

“Keutamaan dari produk Sleep Buddy adalah bagaimana kami dapat terus memberikan kualitas terbaik bagi para sahabat Sleep Buddy terlepas dari semua permasalahan yang sedang Sleep Buddy hadapi,” kata Indah.

Menurutnya, selama 14 tahun hadir, Sleep buddy sampai ada di posisi ini karena adanya dukungan dari pelanggan. Bagi Indah, masukkan kritik dan saran menjadi bagian penting dari kemajuan Sleep Buddy hingga sekarang.

Bisa dikatakan, dengan terus mengedepankan kualitas, Sleep Buddy terus bertahan sampai bisa memiliki dari para pelanggan Sleep Buddy yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Sebagai pelaku UMKM, kami selalu mendengarkan komplain dari para pelanggan untuk melakukan perbaikan produk, terus berinovasi dan terus melakukan research and development," tutur Indah dalam Peluncuran Kampanye Bertajuk "Berani Mendengar dan Kembali Berceritera" yang disiarkan secara virtual Rabu (29/3/2023).

Dijelaskan Indah, kampanye "Berani Mendengar dan Kembali Berceritera ini merupakan salah satu usaha Sleep Buddy untuk lebih mengedepankan keinginan dari para pelanggan. 

"Dengan kampanye ini diharapkan Sleep Buddy dapat lebih mendengarkan keinginan dan kebutuhan para pelanggan dan dapat terus berinovasi dalam memproduksi produk yang pelanggan butuhkan dengan tetap peduli dengan sesama dan alam," tambahnya. 

Sejauh ini, pelanggan memang berkontribusi sangat besar tak hanya dari segi penjualan. Saat ini, dirinya mengatakan produk Sleep Buddy telah dipasarkan ke banyak daerah Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokoh bisnis tips bisnis peluang bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    Terpopuler

    Banner E-paper
    back to top To top