Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wajib Tahu! Ini 5 Tahap Pertumbuhan UMKM

Penelitian Niel C. Churcill dan Virginia L. Lewis yang diulas oleh Harvard Business Review menjelaskan 5 tahap pertumbuhan UMKM yang perlu dipahami. Apa saja?
Pelaku usaha UMKM menyiapkan pesanan pembeli yang bertransaksi secara online. /Bisnis - M. Faisal Nur Ikhsan
Pelaku usaha UMKM menyiapkan pesanan pembeli yang bertransaksi secara online. /Bisnis - M. Faisal Nur Ikhsan

Bisnis.com, Jakarta – Sektor Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat besar dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Namun, pandemi Covid-19 memberikan pukulan yang cukup berat bagi UMKM untuk mempertahankan bisnisnya.

Untuk dapat bertahan, UMKM perlu memperhatikan sejumlah hal. Sebuah penelitian oleh Niel C. Churcill dan Virginia L. Lewis yang diulas oleh Harvard Business Review menjelaskan 5 tahap pertumbuhan UMKM yang perlu dipahami oleh pelaku untuk mempertahankan usahanya. 

Berikut 5 tahap pertumbuhan UMKM:

1. Eksistensi

Pada tahap ini, hal utama yang perlu diketahui dan dihadapi oleh pelaku usaha adalah mendapatkan pelanggan dan menyampaikan produk yang ditawarkan.

Strategi yang paling dibutuhkan adalah cara untuk mempertahankan usaha tetap hidup. Jika usaha tidak mampu melakukannya, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menggulung tikar atau menjual asetnya.

2. Pertahanan

Jika berhasil berada di tahap ini, usaha tersebut dapat dikatakan sebagai bisnis yang dapat dijalankan. Artinya, usaha memiliki jumlah pelanggan yang cukup dan para pelanggan puas dengan produk. Maka pelaku usaha harus mampu mempertahankan kepuasan pelanggan tersebut.

Di samping itu, pelaku usaha harus memperhatikan alur pendapatan dan pengeluaran. 

3. Keberhasilan

Pada tahap ini, pelaku usaha dihadapkan pada pilihan untuk mengeksploitasi pencapaian yang telah diraihnya dan melebarkan sayap usaha atau menjaga kestabilan dan keuntungan.

Pelaku usaha yang memilih opsi 2 biasanya kecenderungan untuk memulai usaha baru, terjun ke dunia politik, atau menjalankan kesenangannya yang lain sembari menjaga bisnis tetap di posisi stabil.

4. Lepas Landas

Lepas landas berarti usaha mampu terjun (bergerak) dengan cepat, yang mana pelaku usaha harus mampu menangani lingkungan bisnis yang berkembang dan semakin kompleks.

Setelah melewati tahap keberhasilan, usaha akan beradu dengan sejumlah kompetitor. Pelaku usaha perlu fokus pada cara tumbuh dengan cepat agar tidak tertinggal dan membiayai pertumbuhan tersebut. 

5. Kemandirian Sumber Daya

Hal utama yang perlu diperhatikan pelaku usaha pada tahap ini adalah mengatur keuntungan finansial hasil pertumbuhan yang cepat. Pelaku usaha harus mampu menghilangkan inefisiensi dalam usaha dengan meningkatkan alat-alat produksi dan kualitas pekerja. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper