30.000 Pelamar Perebutkan 120 Formasi CPNS Pemprov Yogyakarta

Bisnis.com, JOGJA - Pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah DIY dijadwalkan berlangsung 5-19 September 2013 dengan sistem online. 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 03 September 2013  |  12:19 WIB

Bisnis.com, JOGJA - Pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah DIY dijadwalkan berlangsung 5-19 September 2013 dengan sistem online. 

Sebanyak 30.000 pelamar diperkirakan akan memperebutkan 120 formasi yang ditawarkan.

Anggota Komisi A DPRD DIY, Arif Noor Hartanto, mengatakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah mengajukan anggaran pelaksanaan CPNS pada APBD Perubahan DIY 2013 sebesar Rp1 miliar untuk perhitungan 30.000 orang pelamar.

Kendati begitu, Arif meminta agar BKD dapat menghitung ulang kebutuhan itu sesuai dengan pengalaman pendaftaran CPNS pada tahun- tahun sebelumnya.
 “Sehingga kalau lebih jumlah anggarannya bisa lebih dikecilkan,”katanya, Senin (2/9/2013).

Ia mengingatkan agar transparansi proses penerimaan CPNS dapat ditegakkan. Menurutnya, tidak hanya kecerdasan saja yang harus menjadi penilaian, tetapi pemahaman mengenai nilai-nilai budaya yang adiluhung di DIY.

Belajar dari penerimaan CPNS sebelumnya, sumber daya yang berhasil disaring banyak yang berbakat. “Tapi kurang memiliki unggah-ungguh, tidak tahu tata krama".

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Agus Suprianto, menegaskan calon peserta tes CPNS harus mendaftar online. Jika tidak, berkas tidak akan diterima. Selengkapnya informasi terkait dengan penerimaan CPNS DIY itu dapat diakses dalam laman www.bkd.jogjaprov.go.id.

Agus mengatakan, untuk penerimaan CPNS kali ini, Pemerintah DIY hanya akan membuka 120 formasi untuk tenaga pendidikan (12 orang), tenaga Kesehatan (47 orang) dan tenaga Teknis (61 orang).

“Kebutuhan pegawai sebenarnya mencapai 1.074 orang karena setelah dua kali moratorium dan banyaknya pegawai pensiun. Tapi Pemerintah Pusat hanya menyetujui 120 formasi,” ungkapnya.

Dia menambahkan penyaringan akan dilakukan dengan tes administrasi sebelum dilakukan tes tertulis. Seluruh soal dan pemeriksaan dilakukan oleh Pemerintah Pusat, sedangkan Pemerintah DIY hanya sebagai pelaksana penyelenggaran ujian. (Andreas Tri Pamungkas/JIBI/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cpns, pemprov yogyakarta

Sumber : JIBI News

Editor : Yusran Yunus
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top