Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Undang Ebiet G Ade, Kagama Jateng Galang Dana Bencana Banjarnegara

Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Jawa Tengah menggelar konser amal dengan tema 'Kagama Peduli Bencana' di Wisma Perdamaian, Jumat (23/1/2015) malam, yang berhasil menggalang dana senilai Rp738 juta.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 24 Januari 2015  |  23:27 WIB
Undang Ebiet G Ade, Kagama Jateng Galang Dana Bencana Banjarnegara
Ebiet G Ade. - Antara
Bagikan

Bisnis.com,SEMARANG — Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Jawa Tengah menggelar konser amal dengan tema 'Kagama Peduli Bencana' di Wisma Perdamaian, Jumat (23/1/2015) malam, yang berhasil menggalang dana senilai Rp738 juta.

Konser itu menampilkan kolaborasi penyanyi kawakan Ebiet G Ade dan Maestro Saxophone Nano Tirto atau Supriyatno (Direktur Utama Bank Jateng)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penyelenggaraan konser oleh Kagama membuktikan tingginya kegotongroyongan di Jateng untuk membantu korban bencana. Menurutnya, kegotongroyongan seperti ini diperlukan karena wilayah ini merupakan rawan bencana.

Dia juga berharap akan banyak bermunculan agen-agen yang tanggap terhadap terjadinya bencana dari kalangan pelajar, mahasiswa, anak muda, pramuka, PMR, dan PMI.

"Sudah bukan rahasia lagi, Jateng merupakan supermarket bencana. Segala bencana ada disini, seperti banjir, tanah longsor, gunung meletus, kebakaran hingga tsunami. Tinggal kita pilih mana saja. Tapi saya harap tidak ada yang dipilih. Untuk itu saya lagi mencari agen-agen bencana yang tanggap dan bersahabat dengan bencana," kata Ganjar yang juga Ketua Umum Kagama Jateng, Jumat malam.

Menanggapi tingginya tingkat bencana di Jateng, Rektor UGM Dwikorita Karnawati sudah memprogramkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mitigasi bencana. KKN tersebut rencananya dilakukan selama tiga tahun di tempat rawan bencana, yang ada di Jateng.

Setiap tim KKN terdiri dari 30 mahasiswa. Mereka harus memberi edukasi warga tentang kearifan lokal dalam mendeteksi bencana atau disebut ilmu titen.

"Untuk mitigasi bencana kami sudah memasang 10 alat early warning system. Lima di Banjarnegara dan sisanya tersebar di daerah yang rawan bencana. Selain itu, ada KKN mitigasi bencana untuk mengajarkan warga ilmu titen selama minimal tiga tahun berturut-turut," ungkapnya.

Sebagai informasi, total dana bantuan yang berhasil digalang pada konser ini sebesar Rp738,5 juta. Dana tersebut terkumpul dari sumbangan anggota Kagama. Selain itu, dari hasil lelang lukisan yang terjual Rp70 juta, serta lelang CD terbaru Ebiet G Ade Rp7,5 juta, dan gitar bertanda tangan Ebiet G Ade yang dilelang Rp20 juta.

Seluruh dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk para korban bencana longsor di Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

longsor banjarnegara
Editor : Muhammad Khamdi
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top