Cargill Gandeng WFP dan CARE Tingkatkan Kebutuhan Nutrisi di Indonesia

Cargill Indonesia, perusahaan penyedia pangan pertanian, keuangan dan industri memfokuskan kegiatan corporate social responsibilitynya tahun ini untuk program peningkatan nutrisi.
Mia Chitra Dinisari | 21 Juni 2017 12:15 WIB
Program CSR Cargill Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Cargill Indonesia, perusahaan penyedia pangan pertanian, keuangan dan industri memfokuskan kegiatan corporate social responsibilitynya tahun ini untuk program peningkatan nutrisi.

Program peningkatan nutrisi akan menjadi fokus bagi kegiatan CR sepanjang tahun fiskal 2017/2018 (1 Juni 2017 s/d 31 Mei 2018).
Agung Baskoro, Corporate Responsibility Manager Cargill Indonesia menyatakan alasan perusahaan fokus pada peningkatan nutrisi, karena berdasarkan data tingkat malnutrisi di Indonesia itu cukup tinggi.

"Selain itu, ada ketidakseimbangan pemenuhan kebutuhan nutrisi di Indonesia. Misalnya di daerah ini kebutuhan nutrisi terpenuhi atau bahkan berlebihan, sementara di daerah lainnya justru banyak yang malnutrisi," ujarnya di Jakarta

Untuk program tersebut, Cargill Indonesia menggandeng dua lembaga non profit yakni World Food Programme (WFP) dan CARE.

Kerjasama dengan WFP untuk mengimplementasikan program bagi peningkatan kesehatan dan nutrisi di beberapa negara termasuk Indonesia. Kolaborasi Cargill dan WFP di Indonesia akan memberikan bantuan perkuatan bagi program nasional pemerintah dalam peningkatan gizi anak sekolah (PROGAS) melalui distribusi 76.000 paket makanan sehat untuk anak sekolah di tiga propinsi (Banten, Jawa Timur dan NTT). Cargill telah bekerjasama dengan WFP untuk program makanan sehat bagi anak sekolah di 62 negara selama 12 tahun terakhir.

Kepala Perwakilan World Food Programme Indonesia, Anthea Webb, menyatakan, "Cargill bersama dengan WFP membantu lebih dari 100.000 anak-anak di seluruh Indonesia untuk dapat menikmati sarapan bergizi di sekolah. Dengan mendukung Program Gizi Anak Sekolah milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kami membantu anak-anak sekolah tumbuh lebih pintar, sehat, dan sukses”. ujarnya

Selain itu, Cargill juga berkolaborasi dengan CARE International, kerjasama global Cargill dan CARE di 9 negara dilakukan untuk mendukung Sustainable Development Goals, program PROSPER di Indonesia bekerjasama dengan pemerintah lokal untuk memastikan 25 sekolah di Banten dan Makassar ditingkatkan fasilitas air bersih dan sanitasi nya dan untuk mempromosikan pola makan bersih dan sehat bagi 9000 anak sekolah dasar, 300 guru, 1.200 orang tua dan 100 pegawai kantin sekolah. Program ini juga bertujuan menjangkau 25.000 anggota masyarakat untuk memilih makanan yang lebih sehat dan meningkatkan pola hidup bersih.

Helen Vanwel, Country Director CARE International Indonesia, menyatakan,”CARE International Indonesia mengucapkan selamat kepada Cargill atas peluncuran laporan Corporate Responsibility. CARE International Indonesia telah bekerja sama dengan Cargill dalam mempromosikan Program Sustainable and Food Secure World (PROSPER), meningkatkan layanan terhadap air, sanitasi dan kebersihan ke beberapa sekolah di Provinsi Banten dan Kota Makassar tahun lalu, dan CARE International Indonesia menghargai dukungan yang diberikan Cargill untuk anak-anak sekolah di Indonesia karena ini menunjukkan pandangan dan komitmen Cargill terhadap tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata”. katanya.

Lebih lanjut Agung menjelaskan bahwa untuk program CSR periode 2014 – 2016 fokus CSR adalah program keberlanjutan, pembangunan masyarakat dan peningkatan nutrisi.
“Tujuan Cargill adalah menyejahterakan dunia dengan cara yang aman, bertanggung jawab dan berkelanjutan dan laporan ini menjelaskan bagaimana upaya kami mewujudkan tujuan tersebut di Indonesia”, dikatakan oleh Arief Susanto, Country Representative Cargill untuk Indonesia. ”Program tanggung jawab perusahaan kami bertujuan untuk memperkuat kehidupan masyarakat didesa dan kehidupan para petani melalui peningkatan nutrisi, edukasi dan pembangunan infrastruktur sosial untuk mendukung Indonesia agar lebih makmur”.

Beberapa program yang telah dirampungkan Cargil 2014-2016 adalah

· Program penanaman pohon di berbagai lokasi di Indonesia untuk mendukung keberlanjutan. Telah lebih dari 135,000 ditanam sejak tahun 2014, Cargill Indonesia sudah mendekati target 150.000 pohon pada tahun 2018 dan kemungkinan besar akan melampaui target ini.

· Peningkatan nutrisi di sekolah-sekolah: Cargill telah memberikan lebih dari 17.000 paket makanan sehat ke anak sekolah di Indonesia.

· Meningkatkan kehidupan petani dan keberlanjutan. Cargill telah mendukung lebih dari 30,000 petani kelapa dan coklat untuk menerima sertifikasi UTZ.

· Pembangunan komunitas: Cargill telah menyumbangkan hampir 60.000 buku, merenovasi 101 sekolah dan 55 perpustakaan, memberikan 899 beasiswa dan memberikan pelatihan bagi 191 guru sejak tahun 2014.

· Pembangunan komunitas: Di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat disekitar lokasi kebun kelapa sawit milik Cargill, berkontribusi melalui pembangunan dan perbaikan 400 km jalan, renovasi 43 fasilitas publik, penyediaan 46 unit fasilitas air bersih dan kegiatan pelayanan kesehatan rutin bagi 12,345 anggota masyarakat.

 

Tag : cargill
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top