ICSA Luncurkan ICSA Academy

Indonesian Corporate Secretary Association atau Asosiasi Sekretaris Perusahaan Indonesia meluncurkan ICSA Academy. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi Corporate Secretary (Corsec).
Agne Yasa | 24 Januari 2018 00:13 WIB
Logo icsa

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesian Corporate Secretary Association atau Asosiasi Sekretaris Perusahaan Indonesia meluncurkan ICSA Academy.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi Corporate Secretary (Corsec).

Hardijanto Saroso, Ketua Umum ICSA, mengatakan peran Corsec sangat strategis dan sentral dalam mengembangkan dan melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) di Indonesia.

"Itu tugas utama Corsec sebagai salah satu pilar pelaksana GCG di perusahaan. ICSA Academy kami luncurkan dalam rangka memastikan agar kualitas dari Corsec semakin [memenuhi] standar secara nasional dan internasional,” jelas Hardijanto dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Selasa (23/1/2018).

ICSA memandang perlu untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan skill yang diperlukan terutama bagi anggota yang baru masuk ke dunia Corsec.

Selain itu, ICSA memandang perusahaan perlu menyadari dan mendayagunakan secara optimal fungsi Corsec bukan hanya untuk implementasi tata kelola perusahaan yang baik melainkan  juga untuk keberlangsungan secara jangka panjang.

ICSA Academy merupakan program pendidikan Corsec sebagai corporate governance officer di mana program pendidikan disusun secara komprehensif untuk meningkatkan dan memperkuat peranan Corsec di perusahaan.

Diharapkan perusahaan mempunyai sikap peduli, mampu melaksanakan tata kelola dengan baik dan pada akhirnya memberikan kontribusi positif kepada bangsa dan negara.

Maryati Apong, Wakil Ketua Umum ICSA Bidang Pendidikan, mengatakan silabus program dirancang berdasarkan aturan-aturan di Indonesia dan berdasarkan best practice tugas dan tanggung jawab Corsec secara internasional.

"ICSA Academy akan fokus pada 3 kompetensi utama Corsec yaitu pengetahuan, skill dan attitude. Kami juga akan memasukkan pengetahuan dan skill yang diperlukan Corsec secara komprehensif sehingga peran Corsec semakin signifikan bagi pemangku kepentingan,” jelas Maryati.

ICSA Academy memiliki tiga program utama yaitu program regular, program pengembangan (development program) dan program khusus (special program).

Program regular terbagi ke dalam dua area utama yaitu regulatory area yang membahas aturan-aturan pasar modal beserta tata cara aturan dan kepatuhan terhadap aturan-aturan tersebut.

Area kedua adalah non-regulatory area di mana di area ini seorang Corsec akan memperluas wawasan dan pengetahuannya atas tugas dan tanggungjawabnya sebagai Corsec.

Program pengembangan memfokuskan diri pada 5 keahlian utama. Pertama, corporate governance untuk meningkatkan kompetensi Corsec sebagai corporate governance officer.

Kedua, corporate legal dan corporate action untuk semakin menguasai konsekuensi sebagai perusahaan terbuka termasuk persiapan corporate action.

Ketiga, investor relations untuk memastikan program hubungan investor yang efektif.

Keempat, communication untuk mendapatkan image positif dan kepercayaan publik. Terakhir, management untuk memperkuat fungsi Corsec sebagai board advisor.

Sementara itu, program ketiga yaitu program khusus akan dikembangkan ICSA Academy sesuai dengan kebutuhan khusus dari Corsec antara lain seperti pertukaran program dengan asosiasi Corsec di Asean, pelatihan dan workshop bekerjasama dengan IFC, OJK, IDX, KSEI dan lain-lain.

Tag : icsa
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top