PELUANG USAHA: Math Monkey, Ajak Anak Cinta Matematika Lewat Permainan

Matematika kerap dianggap sebagai salah satu pelajaran dasar yang cukup menantang bagi anak-anak. Cara mengajar guru yang monoton di sekolah, membuat tak semua anak menyenangi mata pelajaran tersebut.
Deandra Syarizka | 01 April 2018 09:18 WIB
Mengajar anak belajar matematika dengan cara menyenangkan. - .

Bisnis,com, JAKARTA- Matematika kerap dianggap sebagai salah satu pelajaran dasar yang cukup menantang bagi anak-anak. Cara mengajar guru yang monoton di sekolah, membuat tak semua anak menyenangi mata pelajaran tersebut.

Padahal, Matematika merupakan salah satu mata pelajaran dasar yang diujiankan dalam Ujian Nasional. Pelajaran menghitung ini juga merupakan salah satu kualifikasi dasar yang diperlukan dalam banyak lapangan pekerjaan.

Kondisi ini yang dilihat sebagai peluang usaha oleh Cially Tan, Founder Math Monkey, sebuah lembaga kursus Matematika asal Amerika Serikat yang membuka bisnis di Indonesia sejak 2010. Hingga saat ini, Math Monkey telah membuka cabang ketiganya di Jakarta Selatan pada tahun lalu.

“Kita sering melihat bahwa keseringan anak-anak lemah di Matematika bukan karena mereka tidak bisa, tapi karena tidak cinta. Anak-anak selalu menganggap Matematika susah dan membosankan. Dengan Mathmonkey, kami melihat peluang untuk membuat anak cinta Matematika dan karena itu kita mendirikan Mathmonkey di Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya menggunakan metode ajar berbasis permainan dan juga metode menghitung cepat bernama Vedic Math. Dengan kedua metode tersebut, anak-anak diajarkan untuk menyelesaikan soal matematika dengan cepat dan secara mental dilatih untuk memilih caranya sendiri untuk menyelesaikan masalah.

Kombinasi kedua metode ajar tersebut diyakini dapat meningkatkan memori, mengembangkan otak kanan dan kiri serta melatih visual anak-anal. Dengan demikian, diharapkan anak-anak dapat lebih konsentrasi dalam menyerap materi. Adapun beberapa teknik yang diajarkan dalam metode ini antara lain magic of eleven, vertically crosswise, dan nikhilam multiplication.

Dia menjelaskan, Math Monkey menyediakan program kursus Matematika untuk anak 3-12 tahun. Setiap program belajarnya memiliki 15 per modul, dan akan naik level setelah tiga modul.

Adapun untuk membuka waralaba Math Monkey, diperlukan modal awal sekitar Rp250 juta di luar biaya sewa. Lokasi tempat kursus yang ideal disarankan dekat dengan kawasan sekolah dan area perumahan, serta memiliki fasilitas parker yang nyaman dan cukup.

“Sukses atau tidaknya usaha akan bergantung dari banyak faktor, terutama fokus pemilik di awal. Tapi rata-rata untuk usaha pendidikan, memerlukan waktu 18-24 bulan untuk balik modal,” ujarnya.

Dia menambahkan, bagi para pengusaha yang tertarik menjalankan usaha pendidikan, sangat penting untuk memiliki passion di bidang pendidikan, dan juga kesabaran. Pasalnya, pelanggan usahanya adalah anak-anak yang sangat membutuhkan perhatian dan kesabaran.

Namun secara umum, dia menilai usaha kursus Matematika masih memiliki peluang pasar yang menjanjikan. Hal ini ditandai dengan menignkatnya kesadaran orang tua bahwa Matematika adalah kemampuan terpenting setelah bahasa.

Untuk menjaring banyak murid, promosi tradisional seperti flyer, spanduk, iklan majalah dan pameran dinilai sangat efektif. Seiring berjalannya waktu,dia menilai testimoni pelanggan dan rekomendasi lebih berperan dalam mengembangkan usahanya.

 

Tag : peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top