Adopsi Konsep STEAM, Nissan Dream Classroom Dimulai di Auto China 2018

Di acara Auto China 2018 pada April baru-baru ini, Nissan menggelar Nissan Dream Classroom dengan lebih dari 20 siswa dan guru. Ini adalah pertama kalinya Nissan Dream Classroom, salah satu program CSR paling terkenal di Nissan, diadakan di pameran otomotif tingkat atas internasional.
Muhammad Khadafi | 05 Mei 2018 07:49 WIB
Nissan Dream Classroom. - Nissan

Bisnis.com, BEIJING - Di acara Auto China 2018 pada April baru-baru ini, Nissan menggelar Nissan Dream Classroom dengan lebih dari 20 siswa dan guru. Ini adalah pertama kalinya Nissan Dream Classroom, salah satu program CSR paling terkenal di Nissan, diadakan di pameran otomotif tingkat atas internasional.

Pada acara tersebut, Nissan (China) Investment Co, Ltd (NCIC) dan Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT), Komite Industri Otomotif bersama-sama mengumumkan bahwa kedua pihak akan memperdalam kerja sama dalam mempromosikan Nissan Dream Classroom.

"Kami senang melihat bahwa Kelas Mimpi Nissan memasuki Auto China 2018 dan semakin banyak perusahaan dan remaja mendapatkan manfaat dari program ini," kata Suzuki Akihisa, Wakil Presiden Eksekutif NCIC, seperti dikutip dalam siaran pers Nissan, Jumat (4/5/2018).

"Kami berharap bahwa mempopulerkan budaya dan pengetahuan otomotif dapat menstimulasi minat anak-anak di bidang mobil dan sains, dengan demikian mewujudkan impian mereka dan membina lebih banyak bakat otomotif."

Dengan peluncuran kerjasama resmi, NCIC mengundang para siswa untuk mengunjungi stan Nissan dan mengalami kursus Desain Kelas selama pertunjukan. Di masa depan, NCIC akan membawa program ke pameran mobil lainnya di China untuk membantu lebih banyak siswa belajar tentang industri otomotif dan mengalami aktivitas yang hidup.

"Saya sangat bersemangat hari ini karena saya memiliki kesempatan untuk belajar bagaimana mobil dirancang," kata salah satu siswa muda. "Saya berharap saya bisa memiliki lebih banyak kesempatan untuk bergabung dengan kelas-kelas seperti itu yang tidak bisa dialami di sekolah."

Nissan Dream Classroom mengadopsi konsep pendidikan STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika) untuk memandu program. Pada akhir 2017, Nissan Dream Classroom memberi manfaat bagi lebih dari 75.000 siswa dan diharapkan menarik 1 juta orang untuk terlibat pada 2020.

Di masa depan, NCIC akan memberikan manfaat bagi lebih banyak mahasiswa China melalui Nissan Dream Classroom dan mempromosikan pengembangan berkesinambungan mobil China industri dan masyarakat Cina.

Tag : Auto China 2018
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top