Kimbal Musk: Adik Elon Musk yang Sukses di Bisnis Kuliner

Tak kalah dengan kakaknya, Elon Musk, Kimbal Musk sukses sebagai seorang pengusaha, investor, aktivis lingkungan, serta pemilik restoran.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 September 2018 12:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Tak kalah dengan kakaknya, Elon Musk, Kimbal Musk sukses sebagai seorang pengusaha, investor, aktivis lingkungan, serta pemilik restoran.

Kimbal Musk dianggap sebagai pebisnis “sosial global" karena upayanya mengupayakan "Amerika dengan setiap akses makanan bagi semua orang". Bersama Elon, Kimbal mendirikan perusahaan panduan kota online bernama Zip2. Selain itu,  ia juga merupakan pemilik restoran The Kitchen Boulder.

Dia juga salah satu pendiri The Kitchen Community, sebuah organisasi nirlaba yang telah mendirikan banyak ruang kelas luar ruangan yang disebut "Learning Gardens" di sekolah-sekolah di seluruh AS, dan Square Roots, akselerator pertanian untuk komunitas urban.

Kimbal juga pemilik The Kitchen Cafe, LLC, sebuah jaringan restoran yang berlokasi di pedesaan AS, dan anggota dewan direksi aktif dari Tesla Inc., SpaceX, dan Chipotle Mexican Grill.

Berikut adalah perjalanan hidup dan bisnis Kimbal Musk, seperti dilansir thefamouspeople.com:

Masa Kecil

Kimbal Musk lahir pada 20 September 1972, di Pretoria, Afrika Selatan dan dibesarkan dalam keluarga yang bersama Elon, saudara perempuan mereka Tosca dan beberapa sepupu. Ayahnya, Errol, adalah memiliki bengkel teknik sementara ibunya, Maye, adalah ahli gizi terkenal.

Setelah lulus dari sekolah menengah, Kimbal pergi ke Kingston, Ontario, Kanada untuk tinggal bersama saudaranya dan belajar bisnis di Queen's University. Saat masih menjadi mahasiswa, ia mendapat pekerjaan pertamanya di Scotiabank. Musk menyelesaikan pendidikannya di universitas pada tahun 1995.

Karir

Pada tahun 1995, Kimbal Musk merambah dunia wirausaha dan investasi melalui bisnis lukisan perumahan dengan College Pro Painters. Pada tahun yang sama, ia dan Elon mendirikan perusahaan kedua mereka, Zip2, yang bergerak dalam bidang panduan online dan menyediakan versi elektronik dari New York Times dan surat kabar Chicago Tribune. Pada tahun 1999, Compaq mengakuisisi perusahaan dalam kesepakatan senilai US$307 juta.

Kimbl kemudian menjadi investor terkemuka di sektor perangkat lunak dan teknologi. Dia berinvestasi di salah satu usaha Elon yang paling awal, X.com, yang bergerak dalam bidang perbankan online dan penyedia layanan keuangan.

Pada awal tahun 2000, sebuah perusahaan bernama Confinity bergabung dengan X.com. Perusahaan kemudian memutuskan untuk menghentikan semua operasi internet banking dan fokus kepada layanan keuangan PayPal. Perusahaan itu sendiri berganti nama menjadi PayPal pada tahun 2001. Setahun kemudian, situs lelang dan e-commerce eBay mengakuisisi X.com seharga US$1,5 miliar.

Setelah sukses dengan PayPal Kimbal menemukan jalan bisnis baru dengan tinggal di California dan mulai membangun kerajaannya di sektor energi. Kimbal Musk kemudian pergi ke New York untuk belajar kuliner di French Culinary Institute.

Setelah lulus, Musk dan istrinya, Jen Lewin, memulai perjalanan darat pada bulan Februari 2002 di seluruh penjuru AS untuk mencari lokasi yang ideal untuk mendirikan restoran mereka. Mereka mengunjungi Chicago, Jackson Hole, Denver, Santa Fe, San Diego, Laguna Beach, Los Angeles, San Francisco, Portland, dan Seattle sebelum akhirnya menetap di Boulder, Colorado, untuk mendirikan bisnis kulinernya.

Kimbal, Lewin, dan Chef Hugo Matheson membuka The Kitchen Boulder pada bulan April 2004. Mereka pertama kali melebarkan sayap ke lantai atas gedung yang sama dan meluncurkan cocktail Lounge bernama The Kitchen Upstairs.

Next Door, sebuah restoran kasual perkotaan yang terletak tepat di sebelah barat restoran asli Kimbl di Park Street Mall, diluncurkan pada 2011. Jaringan restoran ini saat ini memiliki cabang di Glendale, Stapleton, dan Stasiun Union Denver.

Selama 13 tahun terakhir, The Kitchen telah menjadi jaringan restoran dengan misi untuk menyediakan makanan nyata yang sederhana bagi warga AS. The Kitchen telah dipilih sebagai salah satu restoran terbaik di negara ini oleh berbagai gerai dan organisasi kuliner, termasuk Food & Wine, Zagat’s, Gourmet, OpenTable, dan James Beard Foundation.

Pada November 2006, Kimbal menjadi Chief Executive Officer perosahaan penyedia solusi marketing surel, OneRiot, Inc., namun meninggalkan perusahaan pada September 2011 setelah OneRiot diakuisisi oleh Walmart Labs.

Pada tahun 2017, ia mendirikan perusahaan makanan, Square Roots Urban Growers, yang berfokus pada pengembangan pertanian dalam lingkungan perkotaan.

Selain sukses sebagai pengusaha, Kimbal Musk juga aktif sebagai filantropis. Ia telah bergabung dengan Yayasan Growe sejak 2004 dan secara aktif mengkoordinasikan upaya untuk menanam lebih banyak kebun sekolah di komunitas Boulder.

Pada tahun 2011, ia dan Matheson mendirikan The Kitchen Community, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada pendirian Learning Gardens, pusat belajar anak-anak mengenai aspek makanan, pola makan sehat, pilihan gaya hidup dan lingkungan. Kimbal telah menyisihkan sebagian penjualan dari masing-masing restoran The Kitchen untuk membangun dan mempertahankan Learning Gardens.

Pada 2017, enam tahun sejak pembentukannya, The Kitchen Community telah membuka lebih dari 400 Learning Gardens, menjangkau lebih dari 100.000 siswa di Chicago, Los Angeles, Memphis, Indianapolis, dan Denver.

Tag : bisnis kuliner, elon musk
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top