Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Strategi Perusahaan Jasa Kurir Menyeimbangkan Kerja Karyawan Saat Pandemi Covid-19

Vice President Human Capital & Corporate Affairs PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), David Rasul mengakui selain gaji dan tunjangan kerja yang besar, work life balance kini menjadi salah satu pertimbangan para pencari kerja
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 April 2020  |  06:52 WIB
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- Selama masa pandemi Covid-19, bisnis jasa logistik dan kurir masih harus berjibaku dan tidak bisa menikmati kemegahan work from home.

Berkaca dari kenyataan tersebut, lantas bagaimana upaya menyeimbangkan work life balance ala perusahaan jasa kurir? Vice President Human Capital & Corporate Affairs PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), David Rasul mengakui selain gaji dan tunjangan kerja yang besar, work life balance kini menjadi salah satu pertimbangan para pencari kerja.

Secara umum David mengatakan, internalisasi work life balance pada perusahaan jasa kurir ini tercermin dalam prinsip kerja karyawan JNE yakni; jujur, disiplin, visioner, dan tanggung jawab.

David menjelaskan, dalam mewujudkan prinsip kerja tersebut, JNE menjalankan dalam bentuk kebijakan mau pun program. Wujud kebijakan dan program tersebut bukan hanya dalam rangka untuk skill personil tapi juga spiritual.

“Oleh karena itu, program untuk karyawan bukan hanya pelatihan atau event dengan hadiah menarik, tapi juga umroh atau holyland, pelatihan ESQ, dan yang lainnya,” ujar David kepada Bisnis melalui pesan singkat, beberapa waktu yang lalu.

Sebagai konsekuensi, setiap tahun JNE menyiapkan budget untuk menerapkan work life balance bagi karyawan. Nilai budget terbilang besar dan diberikan disesuaikan dengan rencana kegiatan yang disetujui.

David memerinci ada sejumlah kegiatan regular yang telah menjadi kalender tetap seperti; kegiatan perjalanan keagamaan, kegiatan rohani, kegiatan olahraga, dan kegiatan-kegiatan lain yang bersifat pemenuhan hobi karyawan. Beberapa kegiatan rutin yang dilakukan JNE antara lain; perayaan hari ulang tahun JNE dengan hadiah utama, buka puasa akbar dengan hadiah utama umroh.

Untuk memicu motivasi, David menyebut perusahaan selalu memberikan reward secara rutin bagi karyawan. Misalnya, program umroh dan holyland untuk karyawan yang lebih dari 12 tahun bekerja di JNE. David menambahkan program reward lain adalah pemberiaan penghargaan terhadap karyawan terbaik pada semua level setiap tahunnya.

"Alhasil penerapan WLB pastinya dapat menekan turn over Perusahaan hal itu dapat dilihat turn over perusahaan sampai saat ini dapat terjaga sekitar +- 1%,” sambung David.

Bukti kesuksesan penerapan sejumlah program WLB ini menurut David juga terlihat dari produktivitas karyawan JNE yang sangat tinggi. Imbasnya, kualitas pelayanan membaik dan menciptakan loyalitas pelanggan menggunakan JNE. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pengiriman melalui JNE yang konsisten mengalami kenaikan setiap tahun.

“Kenaikan ini konsisten sebesar 30% sejak 2010. Hal ini juga karena dipicu perkembangan e-commerce di Indonesia,” ujarnya.

Di tengah tantangan pandemi Covid-19 dimana perusahaan jasa logistik dan kurir harus tetap beroperasi, David menjelaskan JNE telah menetapkan konsep  pola kerja karyawan berupa Work From Home sebagian. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kualitas layanan Perusahaan dan meminimalisir resiko penyebaran Covid-19.

Sebelum masa pandemi Covid-19 yang juga rentan menimbulkan kecemasan psikis dan depresi, David mengakui perusahaan sudah memiliki mekanisme mitigasi pada kesehatan mental karyawa. Dia menjelaskan, secara umum gejala depresi seorang karyawan harus dapat diketahui pertama kali oleh atasan terkait.

“Atasan kemudian akan memanggil yang bersangkutan dan memberikan layanan counselling. Selanjutnya apabila dibutuhkan atasan dapat memberikan cuti kepada karyawan yang mengalami depresi,” sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa kurir pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top