Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum Memulai Usaha Salon

Kecantikan juga merupakan bisnis yang stabil, seringkali tidak terpengaruh selama resesi ekonomi.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  12:24 WIB
Ilustrasi salon
Ilustrasi salon

Bisnis.com, JAKARTA -- Berbicara tentang ide bisnis, usaha salon mungkin adalah pilihan paling aman apalagi industri kecantikan dihargai hingga US$532 miliar per tahun.

Kecantikan juga merupakan bisnis yang stabil, seringkali tidak terpengaruh selama resesi ekonomi.

Memulai usaha salon tidak cukup hanya dengan berbekal keterampilan menata rambut, ada banyak hal yang perlu disiapkan sebelumnya yang pasti akan menantang.

Dilansir melalui Business News Daily, setidaknya di Amerika Serikat, modal untuk membuka salon sendiri sekitar US$62.000 untuk sebuah salon standar, tentunya akan ada lebih banyak biaya jika Anda menginginkan salon yang lebih berkelas.

Biayanya dapat mencapai US$500.000. Tidak peduli berapa banyak uang dan tenaga yang Anda investasikan, jika kemauan sudah bulat Anda pasti akan melakukan apa saja untuk memastikan kesuksesan salon baru Anda.

Namun, ada baiknya Anda memperhatikan 10 tips dari para ahli berikut ini unutk memulai usaha baru Anda dengan langkah yang tepat:

1. Susun rencana bisnis salon Anda

Menyusun rencana bisnis harus menjadi langkah pertama Anda ketika memulai bisnis apapun. Perencanaan akan memberikan Anda gambaran tujuan yang jelas, serta menguraikan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis juga dapat memunculkan ide bagus terkait apa yang harus dilakuakn untuk menjadi sukses.

Pastikan Anda memiliki pemahaman yang baik tentang pasar salon yang ada di wilayah Anda, termasuk seberapa besar pasar yang Anda hadapi, jika sedang tumbuh dan tren. Ini akan membantu Anda merencanakan dengan tepat bagaimana Anda akan bersaing dengan salon lain.

2. Cari tahu tentang regulasi dan aturan bisnis di tempat usaha Anda.

Aturan dan peraturan berbeda-beda di mana Anda tinggal dan jenis salon apa yang Anda buka. Misalnya, salon yang hanya menyediakan layanan untuk rambut akan memerlukan lisensi berbeda dari salon yang juga menawarkan perawatan wajah atau pijat.

3. Buat salon Anda beda dari yang lain.

\"Dengan keberadaan salon di setiap sudut, bahkan di kota-kota kecil, memasuki pasar dengan niche atau layanan khusus secara otomatis dapat meningkatkan publikasi tentang salon Anda,\" kata Pamela Jeschonek, pemilik Everyday Esthetics Eyebrow Studio.

Menumbuhkan bisnis Anda di pasar niche jauh lebih mudah daripada mencoba sukses di pasar umum yang lebih besar.

Pasar niche memberi Anda keamanan lebih besar terhadap kegagalan dan peluang untuk mencari tahu strategi apa yang bekerja dengan baik (dan apa yang tidak) untuk bisnis Anda dengan memungkinkan Anda berinteraksi lebih dekat dengan pelanggan Anda.

4. Temukan distributor yang tepat.

Untuk mendapatkan perlengkapan untuk salon, Anda harus menghubungi distributor. Anda dapat menemukan distributor lokal, grosir atau nasional dengan agen lokal.

Ketika memulai pencarian distributor Anda, ingatlah untuk berbelanja dengan hati-hati dan pertimbangkan setiap prospek. Lihat perbandingan harga dan layanan pelanggan yang ditawarkan berbagai distributor, dan tanyakan apakah mereka menawarkan penawaran belanja atau diskon.

5. Kembangkan basis klien yang solid.

Sebagai pemilik salon, Anda harus menempatkan klien dan pengalaman mereka sebagai prioritas Anda. Pelayanan terbaik akan membuat pelanggan kembali lagi ke salon Anda dan seiring waktu, akan membentuk basis klien yang solid.

6. Pilih lokasi yang tepat untuk salon Anda.

Pertimbangkan lokasi di daerah padat penduduk dan mudah diakses dengan mobil atau angkutan umum. Pastikan juga Anda cukup jauh dari pesaing yang menawarkan layanan yang sama dengan salon Anda.

7. Pekerjakan seorang penata ruang profesional

Jika kemampuan finansial Anda memungkinkan, rekrut seorang desainer untuk membantu Anda menciptakan ruang kerja yang nyaman tidak hanya untuk pelanggan tetapi juga untuk pekerja, termasuk Anda. Seorang desainer interior dapat membantu Anda menentukan tampilan dan nuansa keseluruhan yang konsisten dengan konsep yang ingin Anda proyeksikan.

8. Fokus pada pengembangan staf Anda.

Reputasi salon Anda akan dinilai dari seberapa baik orang yang Anda pekerjakan untuk membantu operasional dan layanan kepada pelanggan. Karena kecantikan adalah industri pribadi, sangat penting untuk mempertahankan staf yang terampil, berpengetahuan dan ramah.

Meluangkan waktu untuk melatih karyawan Anda secara menyeluruh akan membantu bisnis Anda berjalan lebih lancar dan mempertahankan reputasi profesional.

9. Pikirkan tentang kebutuhan klien Anda.

Saat Anda baru memulai usaha, kumpulkan umpan balik dari klien Anda tentang apa yang mereka sukai dan tidak sukai tentang salon Anda. Buat garis besar dalam rencana bisnis tentang cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan klien sebanyak mungkin dan tunjukkan kepada pelanggan Anda bahwa Anda menghargai dan bertindak atas masukan mereka.

10. Tentukan harga yang sesuai dengan pelayanan.

Mungkin sulit untuk memutuskan berapa biaya untuk layanan Anda, terutama ketika baru memulai bisnis sendiri. Setelah melakukan riset dan mendapatkan gambaran kasar tentang harga yang dapat dibebankan , Anda harus mempertimbangkan dengan cermat keterampilan dan pelatihan Anda sendiri dan menentukan harga berdasarkan itu , bukan apa yang dikenakan oleh orang lain di daerah Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis salon
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top