Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kisah 10 Hewan Peliharaan Termahal di Dunia

Bagi pecinta hewan, merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah menjadi hal yang lumrah untuk memenuhi keinginannya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 25 Juli 2020  |  18:44 WIB
Hewan peliharaan Ratu Elizabeth
Hewan peliharaan Ratu Elizabeth

Bisnis.com, JAKARTA -- Kecintaan pada hewan kerap meronggoh kantong kian menipis karena harganya yang fantastis. Namun, hal tersebut bukanlah  perkara besar bagi pecinta hewan.

Dikutip dari Listverse, Sabtu (25/7/2020), di seluruh dunia ada sejumlah hewan dengan harga yang sangat mahal.

1. Kuda Balap Fusaichi Pegasus 

Bagi para pecinta olahraga berkuda, mencari jenis kuda yang bagus dan mahal tentu jadi incaran. Kuda termahal yang pernah dibeli bernama Fusaichi Pegasus. Kuda ini dijual tak lama setelah memenangkan kejuaraan Kentucky Derby pada 2000.

Uang yang digelontorkan untuk membeli Kuda Fusaichi Pegasus sekitar US$60 juta sampai US$70 juta atau setara Rp934 miliar.

2. Pacific Bluefin Tuna atau Ikan Tuna Sirip Biru Pasifik

Ikan tuna sirip biru Pasifik adalah ikan termahal di dunia karena daging berlemak di perut ikan ini sangat diincar oleh restoran sushi di seluruh dunia. Pasar ikan di Jepang sudah biasa melelang tuna sirip biru, alhasil pada 2019 Kiyoshi Kimura yang dijuluki Raja Tuna memeli ikan dengan berat 278 kilogram ini dengan harga US$3,1 juta atau setara Rp44,5 miliar.

3. Koi Jepang

Ikan Koi adalah jenis ikan yang diagungkan di Jepang. Warnanya yang cerah dan bentuknya yang unik menjadi incaran para pecinta ikan hias di dunia. Terbukti pada 2017 lalu, ikan koi yang baru 9 tahun dilelang dengan harga US$1,8 juta atau setara Rp25 miliar.

4. Sapi Banteng bernama America

Banteng jantan bernama America ini adalah jenis banteng Angus yang dibiakkan secara khusus di North Dakota, Amerika Serikat. Pada Februari 2019, hewan ini dibeli dengan harga US$1,51 juta atau setara Rp21,5 miliar. America menjadi incaran karena dia punya daging yang banyak dan berkualitas untuk menjadi daging olahan wagyu.

5. Anjing Mastiff Tibet Big Splash

Di China, seekor anjing jenis Mastiff Tibet bernama Big Splash terjual dengan harga US$1,5 juta atau setara Rp25 miliar. Maklum saja, anjing ini punya taring besar dan bulu tebal yang halus. Anjing ini sudah ada lebih dari 5.000 tahun dan dianggap sebagai simbol masyarakat China, sehingga anjing ini kerap diperlakukan bak bangsawan.

6. Burung Merpati, bernama Armando

Merpati termasuk dalam spesies tertua burung peliharaan. Salah satu burung merpati pembalap yang dibeli dengan harga termahal bernama Armando. Pada 2019, Armando dibeli oleh pebisnis asal China dengan harga US$1,4 juta atau setara Rp19 miliar. Armando memikat karena dia punya kemampun menjadi pejantan dari merpati balap generasi baru. 

7. Domba Deverontale Perfection

Seekor domba bernama Deverontale Perfection yang berusia 8 bulan asal Skotlandia ini punya fisik yang sempurna sehingga diincar untuk pembiakkan maupun rekayasa genetika.

Deverontale pun memecahkan rekor domba termahal diberandol dengan harga US$347 ribu atau setara Rp5 miliar. Deverontale dibeli oleh Jimmy Douglas, peternak dari Cairness, Skotlandia.

8. Sir Lancelot Encore

Nina Otto dan Edgar dari keluarga Fort Lauderdale, Florida, kehilangan anjing Labrador emas kesayangan bernama Sir Lancelot sehingga mereka membekukan DNA-nya.

Suami dan istri ini berusaha kembali membangkitkan Sir Lancelot dengan harga US$155 ribu atay setara Rp2,1 miliar untuk jasa kloning hewan peliharaan kepada dokter hewan ahli cloning. Pada 2009 terlahir kembali Sir Lancelot Encore versi kloning.

9. Kumbang Rusa

Kumbang rusa adalah serangga paling berharga di Jepang dan paling langka di dunia. Spesies ini memiliki mandibula berdarah bersama tanduk yang menonjol sehingga menambah nilainya bagi para komunitas serangga. Harga yang pernah digelontorkan untuk satu ekor kumbang rusa adalah US$90,500 atau setara dengan Rp1,2 miliar pada 1999.

10.  Kucing Little Nicky

Seperti kasus Sir Lancelot, perempuan asal Texas, AS bernama Julie pergi ke Genetic Savings & Clone, Inc di California untuk melakukan cloning atas hewan kucing peliharaannya bernama Nicky.

Proses kloning itu menelan biaya US$50.000 atau setara Rp713 juta. Julie pun menerima anakan kucing hasil kloning itu dan dia menamainya Little Nicky untuk menghormati seniornya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikan hewan Kucing hewan peliharaan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top